Anda di halaman 1dari 14

Mycobacterium tuberculosis

PRODI D-IV ANALIS KESEHATAN


UHAMKA JAKARTA

Herlina
Pendahuluan
 TBC adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh
bakteri tuberkulosis

 Bakteri ini ditemukan oleh Robert Koch pada tahun 1882,


sehingga TBC paru sering disebut juga KP(Koch Pulmonum).

 Sumber penularan utama adalah dahak (sputum) yang


berasal dari batuk penderita TBC, penularan umumnya
melalui udara dan terutama mengenai paru-paru, hanya
sebagian kecil yang mengenai bagian tubuh lain seperti
kelenjar getah bening, selaput otak, tulang, dan usus.

.
Klasifikasi
Mycobacterium tuberculosis
 Kingdom : Bacteria
 Filum : Actinobacteria
 Ordo : Actinomycetales
 Sub ordo : Corynebacterineae
 Famili : Mycobacteriaceae
 Genus : Mycobacterium
 Spesies : Mycobacterium tuberculosis
Morfologi
 Ukuran 0,4 x 3 mikron
 Bentuk batang
 Sifat gram negatif
 Tidak membentuk spora
 Sifat khusus tahan terhadap asam  disebut Basil
Tahan Asam (BTA)
 Tidak tahan panas  mati pada suhu 60°C selama 5-
20 menit
 Merupakan aerobik obligat
Media Biakan
 Media agar sintetik (middlebrook 7H10 dan 7 H11)
garam tertentu, viamin, asam oleat, albumin,
katalase, gliserol, glukosa dan malachite green.
Albumin berfungsi untuk menetralkan toksin dan
menghambat pengaruh asam lemak dalam
spesimen/medium . Malachite green berfungsi untuk
menghambat bakteri lain
 Media telur inspirasi (Lowenstein-Jensen/LJ) garam,
gliserol, dan substansi organik kompleks (telur segar,
kuning telur atau tepung kentang ). Bakteri akan
tumbuh pada dalam 3-6 minggu)
 Media kaldu (broth media)
Cara Penularan
 Sumber penularan adalah penderita TB BTA positif
 Pada waktu penderita batuk/bersin- kuman di
udara dalam bentuk droplet
 Droplet yang mengandung kuman dapat bertahan di
udara pada suhu kamar selama beberapa jam
 Droplet terhirup dalam saluran nafas  masuk ke
paru-paru sistem peredaran darah saluran
limfe menyebar ke bagian tubuh lainnya
Patogenesis
 Dropletmasuk ke bronkus alveolus
 Infeksi dimulai saat kuman TB membelah diri di
paruperadangan di parusaluran limfekelenjar
limfedisebut KOMPLEKS PRIMER
 Waktu antara terjadinya infeksi sampai pembentukan
kompleks primer adalah 4-6 minggu
 Daya tahan tubuh  menghentikan perkembangan
kuman
 Kuman persisten/dorman/tidur
 Masa inkubasi : 6 bulan
Tuberkulosis pasca primer :
 Tuberkulosis pasca primer terjadi setelah beberapa
bulan atau beberapa tahun sesudah infeksi primer
karena daya tahan tubuh menurun atau gizi buruk
 Ciri khas tuberkulosis pasca primer adalah terjadinya
perusakan paru yang luas disertai dengan
terbentuknya kavitas atau efusi pleura
Komplikasi
 TB stadium lanjut hemoptisis kematian (karena
syok hipovolumikatau tersumbatnya saluran napas
 Kolaps lobus
 Penyebaran infeksi ke organ lain motak, tulang,
persendia, ginjal
 Penurunan daya tahan tubuh HIV TB denga
HIV semakin parah
 Pasien HIV meningkat  pasien TB meningkat juga
Diagnosis TB
 Diagnosa penyakit TBC ditegakkan berdasarkan gejala
klinik, dibantu dengan pemeriksaan sputum BTA 3 kali (bisa
dilakukan pada orang dewasa dan anak besar)
 pemeriksaan rontgen (dilakukan pada anak dan dewasa),
test Mantoux (terutama pada anak – anak) dan LED (Laju
Endap Darah)
 Bila masih meragukan, ditambah pemeriksaan IgG- Anti TB
 Kultur BTA.
Diagnosis TB
 Sampel Dahak  purulenSPS (BTA 3 kali)
 Interpretasi pemeriksaan BTA 3 kali
Hasil BTA Tindakan Hasil tindakan Interpretasi
penunjang penunjang
Minimal 2 BTA
positif

Haya 1 BTA yang Rontgen Ro positif  positif


positif Ro negatif perlu kultur
TB
BTA negatif  Ulang BTA : TB Positif
pemberian SPS  positif
antibiotik spektrum
luas 1-2 minggu SPS negatif RO menunjang TB TB BTA neg
ulang RO RO pos
RO tidak menunjang TB Bukan TB
Interpretasi Pewarnaan BTA
Jumlah Bakteri TB yang Hasil
ditemukan
Tidak ada Negatif
1-9 BTA/100 lapang pandang (+) 1

10-100 BTA/1 lapang pandang (+) 2


> 100/1 lapang pandang (+) 3
Pengobatan

 TBC saat ini bukan termasuk penyakit yang tidak bisa


disembuhkan, penyakit ini bisa disembuhkan dengan
obat – obatan anti TBC seperti Rifampicin, INH,
Pirazinamid, Ethambutol, yang harus diminum secara
teratur selama 6- 9 bulan, dengan cara dan dosis yang
ditentukan oleh dokter.
 Pengobatan tidak boleh terputus, karena berbahaya
dapat menyebabkan timbul kuman TBC yang tahan
atau resisten obat.
Pencegahan
 Jangan meludah di sembarang tempat.
 Bila batuk, mulut ditutup dengan saputangan.
 Bawa ke dokter bila ada keluarga atau tetangga
yang batuk lebih dari 3 minggu.
 Periksa ke dokter bila anak berat badannya turun
atau tidak naik, serta sering demam.
 Penderita TBC dewasa harus segera diobati dengan
benar karena merupakan sumber penularan.
 Periksakan ke dokter bila anak kontak dengan
penderita TBC.
 Bayi harus divaksinasi BCG (dapat mencegah TBC 50-
80%).