Anda di halaman 1dari 43

SHIP APPLICATION

CO2 SYSTEM - FIXED FIRE


FIGHTING SYSTEM
(FLOODING SYSTEM)
PT. Pratama Megah Indonesia Internasional
CO2 System - Fixed Fire Fighting
System (FLOODING SYSTEM)
High pressure fire extinguishing system

1. INTRODUCTION
Apa itu CO2 HIGH PRESSURE SYSTEM ?

 Sebuah system pemadam kebakaran yang menggunakan media karbon


dioksida yang bertekanan tinggi sebagai pemadam api.
 Sistem ini dikenal pada kapal sebagai fixed fire extinguishing system.
 Berdasarkan aturan (rules) dari berbagai badan klasifikasi nasional atau
internasional bahwa sistem ini digunakan untuk memproteksi area di
machinery spaces, cargo pump rooms, cargo holds, paint stores, galley
exhaust ventilation ducts , flammable liquid locker , engine control room ,
DLL.
AREA YANG DILINDUNGI OLEH CO2 SYSTEM

MACHINERY SPACE CARGO PUMP ROOM CARGO HOLD

PAINT STORE GALLEY ECR


MENGAPA CO2 ?

 Gas CO2 yang dikeluarkan dari tabung CO2 dapat memutuskan rantai
pembakaran dengan cara menghilangkan gas O2 yang ada pada
ruangan tersebut.
KEUNTUNGAN CO2 ?

 Kepadatan 1,5 kali lebih tinggi dari udara. Jadi CO2 mengendap dan menggusur
udara.
 Dapat dengan mudah dicairkan dan dikemas dalam botol.
 20% - 30% konsentrasi CO2 memadamkan api dengan disiram
 Tidak korosif
 Non-konduktor listrik
 Tidak ada residu yang tersisa setelah aplikasi
 Tidak ada penurunan usia
KELEMAHAN CO2 ?

 CO2 sangat asphyxiating. Konsentrasi 9% menyebabkan ketidaksadaran


dalam hitungan menit.
 Sangat sedikit efek pendinginan sehingga ada bahaya pengapian ulang.
 Saat habis, partikel CO2 padat hadir dan menghasilkan listrik statis yang
cukup untuk menghasilkan percikan.
CO2 System - Fixed Fire Fighting
System (FLOODING SYSTEM)
High pressure fire extinguishing system

2. REGULATION & STANDARD


SOLAS CHAPTER II-2 Section A Regulation 5 Point
2 (Sistem Karbon Dioksida)

 Point 2.1. Bila karbon dioksida digunakan sebagai bahan pemadam didalam ruang muat,
jumlah gas yang tersedia harus cukup mengeluarkan gas bebas dengan volume minimum 30%
isi kotor ruang muatan terbesar di kapal yang ditutup rapat.
 Point 2.2. Bila karbon dioksida digunakan sebagai bahan pemadam kebakaran untuk ruang
mesin, jumlah gas yang dibawa harus cukup memberikan volume gas bebas sama dengan
yang lebih besar dari salah satu volume berikut :
.1 40% dari isi kotor ruang mesin yang terbesar yang dilindungi tidak termasuk selubung
mesin diatas bidang datar yang luas bidang horizontalnya 40% atau kurang dari luas
bidang datar dari ruangan tersebut diukur pada tengah antara pelat alas dalam dan
bagian bawah dari selubung; atau
.2 35% dari isi kotor seluruh ruang mesin terbesar yang dilindungi termasuk selubung
(engine casing).
Dengan catatan presentase tersebut di atas boleh dikurangi 35% dan 30% secara proporsional
untuk kapal yang tonase kotornya kurang dari 2000 juga dengan catatan bahwa jumlah 2 atau
lebar ruang mesin tidak sepenuhnya terpisah,ruangan-ruangan mesin itu harus dianggap sebagai
satu kompartemen.
SOLAS CHAPTER II-2 Section A Regulation 5 Point
2 (Sistem Karbon Dioksida)  LANJUTAN
 Point 2.3 Untuk memenuhi maksud dari paragraf ini volume dari karbon dioksida bebas harus
dihitung pada tekanan q = 0,56 m3/kg. (Quantity Co2 Free)
 Point 2.4 Untuk ruang-ruang mesin, sistem pipa tetapnya harus sedemikian hingga 85% dari gas
dapat dimasukan kedalam ruangan dalam 2 menit. (Fixed Pipe)
 Point 2.5 Sistem karbondioksida yang dipasang pada atau sesudah tanggal 1 Oktober
1994 harus memenuhi persyaratan berikut : (Setelah amandemen SOLAS 1994)
.1 Dua kontrol yang terpisah harus disediakan untuk melepas karbon dioksida kedalam
ruang tertutup dan untuk menjamin aktifitas alarm. Satu kontrol harus digunakan untuk
membuang gas dari bejana tempat penyimpanannya. Kontrol kedua harus digunakan
untuk membuka katup pipa yang membawa gas kedalam ruang tertutup.
(Pilot Cylinder)
.2 Dua kontrol harus dipasang di dalam kotak pelepas yang diidentifikasikan dengan jelas
untuk ruang tersebut. Jika kotak berisi kontrol harus dikunci. kunci kotak harus diletakkan
dalam kotak yang tertutup kaca yang mudah pecah yang berdekatan dengan kotak
kontrol. (Realease Box)
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM
No. Key Equipment Reference Parameter Design Formula
Calculation of the necessary BKI Rules Volume III Rules For 1. Quantity of CO2 is to based on
quantity of CO2 Machinery Installations 2016 gas volume of 0.56 m3 per kg of
Edition, Section 12 Fire Protection
CO2
and Fire Equipment , G. High
2. If two or more individually
Pressure CO2 Fire Extinguishing
1 floodable space are connected to QCO2 = 0.56 m3 /kg
System, 1. Calculation of The
the CO2 system, the total CO2
Necessary Quantity of CO2 , page
quantity available need to be more
25/83
than largest quantity required for
one of these spaces.

RULES DASAR VOLUME/KG GAS CO2


BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM  LANJUTAN
Machinery, boiler and cargo pump BKI Rules Volume III Rules For 1.1.1. The quantity of gas A. 40% Mixing ratio for calculation
spaces Machinery Installations 2016 available for space containing gross volume excluding casing.
Edition, Section 12 Fire Protection internal combustion machinery , oil- B. 35% Mixing ratio for calculation
and Fire Equipment , G. High fired boilers or other oil-fired gross volume including casing
Pressure CO2 Fire Extinguishing equipment, for purifier space, and
System, 1.1 Machinery, boiler, and for cargo pump rooms is to be
cargo pump , page 25/83 sufficient to give a minimum
volume of free gas equal to the
larger of the following :
A. 40 % of the gross volume of the
largest space excluding casing.
B. 35 % of the gross volume of the
largest space including the casing.
1.1.2. For cargo ships under 2000 A. 35% Mixing ratio for calculation

RULES PERHITUNGAN KEBUTUHAN CO GRT, the percentage specified in gross volume excluding casing.
1.1.1 a) and b) may be reduced to 2 B. 30% Mixing ratio for calculation
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM  LANJUTAN
Cargo Space BKI Rules Volume III Rules For 1.2.1. In cargo spaces, the
Machinery Installations 2016 quantity of CO2 available must be (kg)
Edition, Section 12 Fire Protection sufficient to fill at least 30 % of the
and Fire Equipment , G. High gross volume of the largest cargo
(kg)
Pressure CO2 Fire Extinguishing space which is capable of being
System, 1.2 Cargo Space page sealed. Calculation of the gross
26/83 volume is to be based on the Where :
distance from the double bottom A T = Total maximum area of design
3.1 (tank top) to the weather deck related gaps at the hatch cover (m2 )
including the hatchway and the B = Breadth of cargo space protected
vertical boundaries of the cargo by the CO2 system (m)
space concerned.
- For 30% not intended for carriage
of motor vehicles
- For 45% intended for carriage of
motor vehicles

RULES PERHITUNGAN KEBUTUHAN CO2


Cargo Space BKI Rules Volume III Rules For 1.2.3. In the case of cargo spaces
Machinery Installations 2016 in ships carrying only coal, ore,
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
Edition, Section 12 Fire Protection grain unseasoned, timber, non-
EQUIPMENT , G.andHIGH PRESSURE
Fire Equipment , G. High CO2
combustible cargo orEXTINGUISHING
cargo which
SYSTEM  LANJUTAN
Pressure CO2 Fire Extinguishing present a low fire risk application
System, 1.2 Cargo Space page may be made to the National
26/83 Authorities for exemption from this
CARGO SPACE requirement.
1.2.4. For the cargo spaces of
(kg)
ships intended for the transport of
motor vehicles with partly filled Where :
fuel tanks and for closed ro-ro AT = Total maximum area of design
spaces, the available quantity of related gaps at the hatch cover (m2)
CO2 must be sufficient to fill at B = Breadth of cargo space protected
3.2
least 45 % of the gross volume of by the CO2 system (m)
the largest enclosed cargo space.
1.2.5. It is recommended that mail
RULES PERHITUNGAN KEBUTUHAN CO2 rooms, spaces for bonded stores
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM 3. Rooms for CO2 Cylinders

1. Dalam CO2 Flooding System, botol karbon dioksida ditempatkan di ruang


terpisah yang disebut ruang CO2. Persyaratan lokasi, aksesibilitas,
penggunaan dan ventilasi ruang penyimpanan CO2 adalah:
• Ruang untuk penyimpanan silinder atau tangki untuk gas pemadam tidak
boleh digunakan untuk tujuan lain.
• Ruang untuk silinder CO2 mungkin tidak terletak di depan sekat tabrakan
(Collision Bulkhead) dan, jika mungkin, harus ditempatkan di geladak terbuka
(Open Deck)
• Ruang silinder CO2 di bawah geladak terbuka harus memiliki tangga yang
mengarah langsung ke geladak terbuka.
• Koneksi langsung melalui pintu atau bukaan lain antara ruang silinder dan
ruang mesin atau ruang akomodasi di bawah geladak terbuka tidak diizinkan.
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .4. Piping
1. Manifold dan Valve distribusi yang digunakan harus yang di desain untuk nominal
working pressure PN 100 dengan Material Class I
2. Pipa yang bekerja diantara distribusi valve dan nozzle harus yang di desain untuk nominal
working pressure PN 40 dengan Material Class III
3. Semua pipa yang bekerja harus terlindungi dari korosif baik di dalam maupun di luar
sehingga menggunakan bahan material Galvanis
4. Untuk menentukan besarnya diameter pipa distribusi untuk CO2 system dan manifold bisa
dilihat pada tabel 12.6 section 12 , perhitungan ini berdasarkan NFPA calculation
program.
5. Untuk menentukan ketebalan minimum dari pipa distribusi dan manifold untuk CO2 system
bisa dilihat pada table 12.7 section 12.
6. Untuk koneksi antara tabung CO2 dengan manifold menggunakan hose line yang perlu di
approved oleh BKI sesuai dengan Section 11 , U.
7. Untuk system udara bertekanan harus dipasangn non retrun valve dan shut-off valve
8. Dalam system ini harus dipasang pressure relief valve dimana outle dari pressure relief
valve harus mengarah ke open deck.
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .5. Release Device
1. Dalam aturan BKI untuk system release menggunakan aktifasi
secara manual . Otomatis aktifasi tidak di ijinkan/disetujui.
2. Untuk merilis CO2 system dari storage cylinder terdapat dua
pemisah yang terdapat di pilot cylinder sebagai release device ,
pemisah tersebut untuk membuka valve distribusi dan
mengeluarkan gas CO2 pada storage cylinder.
3. Distribusi valve harus dapat dioperasikan secara manual , dan posisi
valve saat membuka dan menutup harus jelas dan mudah terlihat .
4. Distribusi valve terbuat dari material anti air laut (seawater-resistant)
5. Posisi distribusi valve harus dalam posisi Normally Closed (NC)
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .6. Nozzle
1. Jumlah nozzle pada ruang mesin minimal dipasang sebanyak 8 nozzle.
2. Pemasangan nozzle dibagian mesin harus dilakukan di bagian atas dan
bawah mesin
3. Nozzle juga bias dipasang atau ditambahkan untuk memproteksi di
bagian engine casing atau funnel casing.
4. Untuk ruang mesin yang berukuran kecil jumalah minimum nozzle bias
dikurangi sesuai dengan kebutuhan.
5. Untuk pemasangan nozzle di ruang muat harus berada posisi di atas
6. Untuk cargo hold (ruang muat) yang memiliki tween deck maka lokasi
nozzle harus diletakan pada bagian atas dan bawah cargo hold (ruang
muat).
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .7. Alarm System
1. Untuk system alarm di ruang mesin biasanya dipasang alarm horn atau
siren sound yang terpasang secara independent atau terpisah dari CO2
Discharged system.
2. Alarm pre-discharged harus berfungsi secara otomatis sebelum flooding
terjadi, dimana dibutuhkan waktu minimal untuk evakuasi sebelum
flooding tidak boleh kurang dari 20 detik.
3. Alarm otomatis CO2 berfungsi ketika pintu release cabinet CO2 terbuka.
4. Suara alarm panjang secara kontinu sebagai tanda valve distribusi
terbuka.
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .8. General Arrangement Plan
1. Di ruangan kemudi (Wheelhouse) dan Ruangan CO2 rencana umum
dipasang dan menunjukan area mana saja yang diproteksi dengan CO2
, berapa jumlah tabung CO2 yang digunakan , berapa jumalah release
station serta letaknya.
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .9. Warning Sign
1. Tanda Peringatan yang tertulis pada setiap release station “ Do not
operate release until personnel have left the space, the ventilation has
been shut off and the space has been sealed”
2. Tanda Peringatan di dalam Ruang CO2 “ Before flooding with CO2 shut
off the ventilation and close air intakes. Open distribution valves first, then
the cylinder valves!”
3. Tanda Peringatan Saat Memasuki Ruangan CO2 “ In case of alarm or
release of CO2 leave the space immediately (danger of suffocation). The
spaced may be re-entered only after through ventilating and checking of
the atmosphere”
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .10. TESTING
Setelah instalasi , pipa yang terpasang harus di test tekan hidrolik yang di
saksikan oleh SURVEYOR BKI , dimana meliputi sebagai berikut :
1. Pipa antara tabung utama CO2 dan distribusi valve utama di test tekan
hidrolik sebesar 150 bar (Pipa Manifold).
2. Pipa yang melalui ruang akomodasi di tes tekan hidrolik sebesar 50 bar.
3. Semua pipa lain di test tekan hidrolik sebesar 10 bar.
4. Air tidak diperbolehkan sebagai media test hidrostatik , karena pipa
harus dalam keadaan kering setelah pengetesan dan tidak boleh basah.
Hal ini akan diajukan dan ditentukan oleh pihak BKI media apa yang baik
digunakan untuk pengetesan uji tekan hidrolik.
5. Media yang digunakan untuk pengecekan kebocoran pipa yaitu udara
bertekanan dan tekananya di atur.
BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE
EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING
SYSTEM .10. TESTING
Setelah instalasi , pipa yang terpasang harus di test tekan hidrolik yang di
saksikan oleh SURVEYOR BKI , dimana meliputi sebagai berikut :
6. Semua pipa di cek untuk bebas dari benda-benda yang ada di dalam
pipa yang dapat menghambat aliran di dalam pipa. (Flushing)
7. Fungsional tes dari peralatan alarm harus dilakukan.
CO2 System - Fixed Fire Fighting
System (FLOODING SYSTEM)
High pressure fire extinguishing system

3. SISTEM
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

• CO2 Flooding System adalah Sebuah system pemadam


kebakaran yang menggunakan media karbon dioksida yang
bertekanan tinggi sebagai pemadam api dengan
menghilangkan salah satu unsur segitiga api yaitu gas sehingga
api akan padam.
• CO2 Flooding System terdiri dari Cylinder CO2, Pipa Manifold ,
Distribution Valve / main Valve dan Distribution Pipe Line
dengan nozel.
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

KEUNTUNGAN SISTEM CO2


• Mudah pemasangannya
• Mudah pengoperasiannya
• Penggunaan CO2 dalam pemadaman api sangatefektif karena
langsung memutuskan combustion chain
• Sistem dapat bekerja tanpa menggunakan system kelistrikan sehingga
tetap bisa digunakan dalam keadaan darurat baik secara semi otomatis
dan juga secara manual
• Gas CO2 adalah gas yang tidak korosif dan tidak menimbulkan reaksi
kimia terhadap benda benda metal yang biasanya terletak pada ruang
mesin
• Tabung CO2 dapat diisi ulang
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING SYSTEM) - High pressure fire
extinguishing system
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

PENJELASAN SISTEM CO2


1. Pastikan semua personil / awak kapal telah meninggalkan lokasi yan terjadi kebakaran
2. Begitu pintu kabinet dibuka, saklar mikro diaktifkan.
3. Peralihan mikro akan memastikan aktivasi alarm peringatan CO2 dan ventilasi dimatikan.
4. Tarik manual lever pada Pilot Cylinder yang berisi gas CO2 dimana kapasitas berbeda dari CO2
cylinder utama. Dimana fungsi dari pilot cylinder ini untuk membuka master valve / distribution valve
serta membuka kepala valve pada cylinder CO2 utama yang keduanya dioperasikan secara
pneumatic.
5. Valve No 1 Yang ada di realease cabinet dibuka untuk membuka master valve / distribution valve
dioperasikan secara pneumatic .
6. Valve No 2 Yang ada di realease cabinet dibuka untuk membuka kepala valve pada cylinder co2
utama , dimana sebelum membuka kepala valve co2 gas Co2 dari pilot cylinder melalui time delay
terlebih dahulu lalu diteruskan ke kepala valve co2
7. Setelah kepala valve pada cylinder CO2 utama terbuka maka gas co2 langsung di distribusikan
melalui fleksibel hose , manifold dan pipa distribusi menuju ruangan yang di proteksi
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN UNTUK MENGAKTIFKAN SISTEM CO2


1. Membuka release cabinet benar-benar dalam kondisi darurat.
2. Segala alarm akan aktif ketika release cabinet dibuka.
3. Mengalirnya gas time delay unit bertujuan untuk dapat dilakukan evakuasi pada kru kapal
yang masih berada dalam area yang terjadi kebakaran , mengingat gas CO2 sangat
berbahaya bagi tubuh manusia yang dapat menyebabkan kematian jika menghirupnya.
4. Tutup semua ventilasi , pintu , fire damper , dan tutup palka (hatch cover)
5. Pastikan valve pada pilot cylinder , cylinder bank , dan distribution valve dapat bekerja
dengan baik.
6. Setelah pasca pemadaman menggunakan Co2 system , berikan waktu untuk pendinginan
structural sebelum membuka ruangan dan ventilasi.
7. Dilarang masuk ke ruangan pasca kebakaran tanpa menggunakan breathing apparatus
device.
CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

RELEASE CABINET + PILOT CYLINDER PANEL CO2 EXTINGUISHING SYSTEM


CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

PILOT SYSTEM CO2 SYSTEM


CO2 System - Fixed Fire Fighting System (FLOODING
SYSTEM) - High pressure fire extinguishing system

DISTRIBUTION VALVE & DISTRIBUTION PIPE LINE DISTRIBUTION PIPE LINE & NOZZLE
CO2 System - Fixed Fire Fighting
System (FLOODING SYSTEM)
High pressure fire extinguishing system

4. EXAMPLE CALCULATION
EXAMPLE CALCULATION QUANTITY OF CO2 AT ENGINE
ROOM

DATA UTAMA KAPAL

1. Tipe kapal : Accommodation Working Barge


2. Panjang Kapal Keseluruhan (L.O.A) : 97, 5 M
3. Lebar Kapal Keseluruhan (B.O.A) : 34,65 M
4. Tinggi Kapal (H) : 6.35 M
5. Sarat Kapal (T) :5M
6. Kapasitas Penumpang : 200 orang
7. GT : 4280
8. Volume Engine Room : 1.881 M3
EXAMPLE CALCULATION QUANTITY OF CO2 AT ENGINE
ROOM

The system is designed to comply with rule of BKI Rules Volume III Rules For Machinery Installations 2016 Edition, Section
12 Fire Protection and Fire Equipment , G. High Pressure CO2 Fire Extinguishing System.
1 Parameter calculation
Formula Quantity of CO2 (Q)

Quantity of Ervol x MR
= W ………….. (Bottle)
CO2 (Q) q

Where :
a. q = Quantity of CO2 is to based on gas volume = 0.563 m3 /kg
b. MR = Mixing ratio of carbon dioxide based on the volume of
protected spaces to be as follows :
- Gross Volume of engine room space including casing = 35 %
- Gross Volume of engine room space excluding casing = 40 %
- Other space = 40 %

c. ERVol = Gross Volume of Engine Room (m3 ) = 1,881.00 m


3

d. W = Weight of per Cylinder Co 2 used = 45 kg


EXAMPLE CALCULATION QUANTITY OF CO2 AT ENGINE
ROOM
2 Detail Calculation
2.1 Quantity of CO2 (Q)
Formula
Quantity of Ervol x MR
= W ………….. (Bottle)
CO2 (Q) q

Where :
a. q = Quantity of CO2 is to based on gas volume = 0.563 m3 /kg
b. MR = Mixing ratio of carbon dioxide based on the volume of
protected spaces to be as follows :
- Gross Volume of engine room space including casing = 35 %
- Gross Volume of engine room space excluding casing = 40 %
- Other space = 40 %

c. ERVol = Gross Volume of Engine Room (m3 ) = 1881 m3


d. W = Weight of per Cylinder Co 2 used = 45 kg

Quantity of
= 1881 x 0.35
CO2 (Q) 45
0.563

= 26.0 Bottle
EXAMPLE CALCULATION QUANTITY OF CO2 AT ENGINE
ROOM

BKI VOLUME III SECTION 12 FIRE PROTECTION AND FIRE EQUIPMENT , G. HIGH PRESSURE CO2 EXTINGUISHING SYSTEM .4.
Piping
1. Pipa Manifold di desain untuk nominal working pressure PN 100 dengan Material Class I
2. Untuk menentukan besarnya minimal diameter manifold dan minimal ketebalannya dapat dilihat pada table 12.6
dan 12.7
Table 12.6 Design of quick flooding lines Table 12.7 Minimum Steel Pipe Thicknesses for CO2
Nominal Diameter
Weight of CO2 for machinery and boiler spaces Weight of CO2 for cargo holds for motor vehicles Da - Da From Cylinders to Distribution Valves From Distribution Valves to Nozzle
(DN)
(mm) (inches) (Kg) (Kg) (mm) (mm) ( s = mm ) ( s = mm )
15 0.5 45 400 21.3 26.9 3.2 2.6
20 0.75 100 80
25 1 135 1200
30 48.3 4 3.2
2 1.25 275 2500 51 60.3 4.5 3.6
40 1.5 450 3700 63.5 76.1 5 3.6
50 2 1100 7200
82.5 88.9 5.6 4
65 2.5 1500 7200
80 3 2000 11500 101.6 6.3 4
90 3.5 3250 20000 108 114.3 7.2 4.5
100 4 4750 127 8 4.5
110 4.5 6810
125 5 9500
133 139.7 8 5
150 6 15250 152.4 168.3 8.8 5.6
PERHITUNGAN PIPA DAN PEMILIHAN PIPA
Dari perhitungan jumlah tabung yang diperlukan untuk memproteksi engine room dengan volume ruangan 1883 dibutuhkan 26 tabung co2
dengan kapasitas per tabung 45 kg , sehingga Weight (W) keseluruhan tabung adalah = 28 x 45 kg = 1260 kg , sehingga dapat dipilih
diamaternya sebgai berikut :
Table 12.6 Design of quick flooding lines
Nominal Diameter
Diameter
Weight of CO2 for machinery and boiler spaces Weight of CO minimum
2 for cargo holds for motor vehicles yang dipilih untuk manifold
(DN)
(mm) (inches) (Kg)
ND = (Kg) 2.5 inch (65 mm)
15 0.5 45 400
20 0.75 100 80
25 1 135 1200
2 1.25 275 2500
40 1.5 450 3700
50 2 1100 7200
65 2.5 1500 7200
80 3 2000 11500
90 3.5 3250 20000
100 4 4750
110 4.5 6810
125 5 9500
150 6 15250
PERHITUNGAN PIPA DAN PEMILIHAN PIPA
Table 12.7 Minimum Steel Pipe Thicknesses for CO2
Da - Da From Cylinders to Distribution Valves From Distribution Valves to Nozzle
(mm) (mm) ( s = mm ) ( s = mm ) Tebal minimum pipa manifold
21.3 26.9 3.2 2.6 5 mm
30 48.3 4 3.2
51 60.3 4.5 3.6
63.5 76.1 5 3.6
82.5 88.9 5.6 4
101.6 6.3 4
108 114.3 7.2 4.5
127 8 4.5
133 139.7 8 5
152.4 168.3 8.8 5.6
CO2 System - Fixed Fire Fighting
System (FLOODING SYSTEM)
High pressure fire extinguishing system

5. OUR PRODUCT
Fire Suppression Systems

CO2 Extinguishing Systems

 Bekerja dengan cepat untuk memadamkan api ,


media gas yang berbahaya bagi manusia .
 Dapat diaplikasikan untuk machinery spaces,
cargo pump rooms, cargo holds, paint stores,
galley exhaust ventilation ducts , flammable liquid
locker , engine control room , DLL.
Thank You
Bagus Prambudi, ST.
+62 821 5812 5017
engineering@pmindonesia.co.id
www.pmindonesia.co.id

43