Anda di halaman 1dari 89

Dr.

Indiwan Seto Wahjuwibowo MSi

5/3/2019 2
5/3/2019 3
APA ITU MEDIA RELATIONS?

 Usaha untuk mencapai publikasi yang maksimal


atas suatu informasi dalam rangka menciptakan
pengetahuan dan pemahaman bagi khalayak dari
organisasi atau perusahaan (Frank Jefkins )

 Hubungan antara suatu organisasi dengan media


secara dua arah atau dua pihak (Sam Black &
Melvin L. Sharpe)

 Tujuan : memaksimalkan positive coverage di


media massa tanpa harus membayar
layaknya sebuah iklan
MEMAHAMI MEDIA
 Apa itu media dilihat dari:
 Kepemilikannya (the owner),
 Kebijakan redaksi,
 Frekuensi penerbitan ,
 Tanggal terbit,
 Proses pencetakan,
 Daerah sirkulasi,
 Jangkauan pembaca,
 Metode distribusi
Prinsip-prinsip media
relations
 Memahami dan melayani media
 Membangun reputasi sebagai orang
yang dapat dipercaya.
 Menyediakan salinan yang baik.
 Bekerja sama dalam penyediaan materi
 Menyediakan fasilitas verifikasi
 Membangun hubungan personal yang
kokoh
Tanggung Jawab dan Loyalitas
yang Saling Bertentangan
 Praktisi PR:
Tanggung jawab utama PRO: pada
perusahaan induk atau perusahaan
kliennya
Tugas pokok PRO: menjalankan
program-program PR yang telah
direncanakan dan disetujui sebelumnya,
Tanggung Jawab dan Loyalitas
yang Saling Bertentangan
 Jurnalis:
Tanggung jawab utama : perusahaan
penerbit yang segala segala
kebijakannya.
Karena tuntutan memuaskan pembaca,
jurnalis akan memuat hal-hal yang akan
menarik minat mereka bukannya apa yang
diinginkan para praktisi PR.
PR harus menyadari bahwa tidak
selamanya para jurnalis menjadi sekutu
atau sahabat yang menyenangkan.
KENALI DULU
MEDIA MASSA

 MEDIA UNTUK MENJANGKAU


KHALAYAK DALAM WAKTU SINGKAT
SECARA LUAS
 DIKELOLA SECARA PROFESIONAL
 KARATERISTIK CETAK, ELEKTRONIK,
DOT.COM
 TEKNOLOGI MODERN, KAPITAL, ADA
KEPENTINGAN

5/3/2019 10
FUNGSI SOSIAL MEDIA
MASSA

 PENGAWASAN SOSIAL : SEBAGAI JENDELA,


FILTER, PENUNJUK
 KORELASI SOSIAL : MENGHUBUNGKAN SATU
DENGAN LAINNYA
 NILAI-NILAI : MEWARISKAN NILAI-NILAI
BUDAYA, SOSIAL, MORAL
 TO INFORM, TO EDUCATE, TO ENTERTAIN, TO
INFLUENCE

5/3/2019 11
KEGIATAN
HUBUNGAN MEDIA

 PENYEBARAN SIARAN PERS /RILIS


 LATAR BELAKANG INFORMASI
 UNDANG MEDIA
 KONFERENSI PERS / RESEPSI PERS
 BUAT KEGIATAN / EVENT / PRESS TOUR
 KUNJUNGAN KE MEDIA
 SURAT PEMBACA
 BENTUK KELOMPOK WARTAWAN
5/3/2019 12
PROGRAM
KOMUNIKASI

 HUBUNGAN MEDIA
 PENGEMBANGAN PESAN INTI
 PENYEBARANLUASAN INFORMASI
 MANAJEMEN DATA / INF
 PEMANTAUAN MEDIA
 MEDIA TRAINING UNTUK JURU BICARA
 PEMETAAN MEDIA

5/3/2019 13
IMPLEMENTASI
PROGRAM

 HUBUNGAN MEDIA
MENCIPTAKAN hubungan yang
mutualis dan sinergis dgn media.
 HUBUNGAN DIKELOLA DGN CARA :
DISKUSI DGN MEDIA, PERTEMUAN
REGULER, MEDIA VISIT

5/3/2019 14
PENYEBARLUASAN
INFORMASI

 Press Release yg dibuat dan disebarkan


oleh Bagian Media Massa kepd media
 Siling (Informasi keliling) oleh Bag. Non
Media Massa
 Paket Informasi Media (Media Kit)
 Penyebaran informasi lewat media internal

5/3/2019 15
PROGRAM KHUSUS

 MEDIA MONITORING : Evaluasi kliping


harian, mingguan, bulanan. Analisa
media dan isi
 TUJUAN : Mengetahui dan memantau
isu yang beredar di masyarakat,
mengetahui kecenderungan opini
publik, sebagai dasar penentu
kebijakan pimpinan
5/3/2019 16
MEDIA MONITORING
 Evaluasi Kliping Harian
 Analisis Berita Harian
 Rekapitulasi Berdasarkan Pembidangan
 Rekapitulasi Berita Mingguan
 Rekapitulasi Berita Bulanan

5/3/2019 17
EVALUASI KLIPING HARIAN

 Berita hari ini berjumlah : 124 judul, 8 surat


pembaca, 13 foto
 Berdasarkan pembidangan, urutan berita yang
terbanyak adalah : 1. Bidang Pembangunan (48
judul – 39%) 2. Bidang Tata Praja dan Aparatur (
30 judul –24%). 3 .Bidang Kesejahteraan
Masyarakat ( 25 judul – 20%) 4. Bidang Ekonomi
(20 judul –16%)
5/3/2019 18
5/3/2019 19
HAL PENTING
TENTANG PERS
 1. Kebijakan Redaksi / Sikap politik media
2. Frekuensi penerbitan / tenggat terbit
3. Proses produksi
4. Daerah sirkulasi
5. Khalayak pembaca
6. Metode distribusi

5/3/2019 20
SOSOK WARTAWAN
1. MITOS : WARTAWAN BISA DIUNDNAG
KAPAN SAJA, SELALU MEMBERITAKAN
HAL NEGATIF, SELALU KOMERSIL,
SELALU URAKAN, MANUSIA PINTAR,
YANG MEMBUTUHKAN BERITA,
MANUSIA SAKTI
2. REALITAS : PROFESIONAL,
MANUSIA BIASA, TERIKAT PERATURAN
& HUKUM, KODE ETIK, ADA TUNTUTAN
DAN TUNTUNAN, DENGAN HATI
NURANI, PEKA, KRITIS

5/3/2019 21
ORANG-ORANG DI
BALIK MEDIA

 WARTAWAN – EDITOR – FOTOGRAFER –


KORDINATOR - SUPERVISOR
 PEMIMPIN REDAKSI
 PEMIMPIN USAHA
 PEMILIK MODAL : ORANG PARTAI – LSM –
TOKOH MASYARAKAT
 TIM RISET

5/3/2019 22
Siapa wartawan?

5/3/2019 23
PENGELOMPOKKAN
PRODUK

 KARYA JURNALISTIK / NON FIKSI


 FIKSI : CERPEN, SAJAK
 TULISAN OPINI
 TULISAN ANALISIS
 KARIKATUR

5/3/2019 24
PRODUK
JURNALISTIK
 BERITA
 FEATURE
 TULISAN ANALISIS
 TULISAN OPINI / KOLOM
 TAJUK RENCANA
 KARIKATUR
 FOTO JURNALISTIK
 POJOK
5/3/2019 25
SUMBER TULISAN

 LIPUTAN
 WAWANCARA
 PENGAMATAN
 PENELITIAN
 RILIS
 LATAR BELAKANG INFORMASI
 KEPUSTAKAAN

5/3/2019 26
AMPLOP

1. SEBAGAI TRANSPORTASI
2. SEBAGAI SUAP / JEBAKAN
3. SEBAGAI KEDEKATAN
4. SEBAGAI BAGIAN BIAYA PROMOSI
YANG PENTING ITIKAD BAIK
INSTITUSI / PEMDA

5/3/2019 27
PEMETAAN MEDIA
Riset untuk mengetahui profil, jangkauan
dan kecenderungan pemberitaan masing-
masing media terhadap Pemda Banten.

Tujuan : menentukan media yang sesuai


dgn opini publik yang ingin dibentuk
serta menyebarkan informasi kebijakan
agar sesuai dgn sasaran

5/3/2019 28
5/3/2019 29
NILAI
JURNALISTIK
 SIGNIFIKAN / PENTING
 ACTUAL/ TIMELY / TIDAK BASI
 PROXIMITY / KEDEKATAN
 PROMINENCE / TERNAMA
 MAGNITUDE / BESARAN
 HUMAN INTEREST / KEMANUASIAAN
 PROGRESS / KEMAJUAN & PERUBAHAN

5/3/2019 30
Where Media Go for Info

• Internet • PR Practitioners
• Industry Trade • Blogs/Message
Publications Boards/Community
• Past Media Coverage Forums
• Competitors or • Other Media
Colleagues • White Papers/Annual
• Influencers/Experts Reports

31
The Five W’s

• Good news stories need to answer:

32
LAPORAN LATAR BLK
INFORMASI
 TULISAN INFORMASI YANG SANGAT
LENGKAP DARI BERBAGAI SISI
 PANJANG 2 HALAMAN – 1 ½ SPS
 ADA MASALAH AKTUAL SERIUS
 SDH / BELUM DIMUAT DI MEDIA
 SEIMBANG / BELUM
 TUJUAN UTAMA : UNTUK MENJELASKAN
SECARA KOMPREHENSIF
5/3/2019 33
PERLU
DIPAHAMI

 TIDAK SEMUA ACARA AKAN DIMUAT (KEBIJAKAN


REDAKSI, NILAI BERITA, TENGGAT WAKTU)
 JANGAN KAPOK UNDANG WARTAWAN
 NAMA BESAR BELUM JAMINAN
 TIDAK SUKA DITAGIH KAPAN BERITA DIMUAT
 TIDAK SUKA ADA MEDIA JD ANAK EMAS
 TIDAK SUKA TANDA TANGAN SEPERTI PEGAWAI
 TIDAK SUKA SUMBER YANG SELALU MENGATUR

5/3/2019 34
 Emergency Information
 Long-term image – information
 Short-term information
 Hide-Information

What’s kind of
information
5/3/2019 35
Selected Media
 Who is your target audience?
 What’s kind selected media for
them?
 How it relates to your audience

5/3/2019 36
Invited Media
 When we invited them?
 How we invited them?
 Preparing Supporting information
and examples
 How share that to the invited
media.
 Pocket Money; is it important?

5/3/2019 37
5/3/2019 38
JUMPA PERS
 PRAKEGIATAN
 UNDANGAN JANGAN MENDADAK
 HARGAI WARTAWAN, TEPAT WAKTU
 WARTAWAN LEBIH SUKA ACARA PAGI HARI
 JANGAN HARI LIBUR DAN JANGAN JAUH
 JIKA INGIN SANTAI DPT DI RUMAH MAKAN
 JANGAN TOLAK WRT YG TDK DIUNDANG
 SIAPKAN BAHAN DLM TEMPAT YANG MENGESANKAN
 (MASUKKAN CENDRAMATA/AMPLOP TRSPT)
 JANGAN SATU ARAH, BERI KESEMPATAN BERTANYA
 JANGAN NO COMMENT
5/3/2019 39
“Ten commandement”
agar konferensi pers bermutu
(Aceng Abdullah: 2001)

 Jangan undang wartawan mendadak


 Jangan jam karet!
 Pilih lokasi strategis dan mudah dijangkau
angkutan umum
 Jangan usir wartawan yang tidak diundang
 Siapkan narasumber yang kompeten

Ten commandement” agar konferensi pers bermutu (Aceng Abdullah;2001):


Ten commandement
 Sediakan pers release dan
dokumen pendukung (foto, dll)
 Hindari jumpa pers satu arah
 Jawablah pertanyaan wartawan
meski tidak terkait materi jumpa
pers
 Jika suasana santai yang
dikehendaki, bisa makan siang di
tempat santai
 Hindari jawaban “no comment”
Press Conference
 Selecting Place
 Selecting Media
 Distribute Information and photos
 Thematic Media
 General Media

5/3/2019 42
Press Conference
 Running Press Conference
 Handle wartawan Bodrex
 Handle main journalist
 Handle minor journalist
 Follow Up Press Conference
 Check absent list
 Call them first after press conference
 Sent an press kit and others.
 Media Monitoring
 Say thanks for news insertion.
 Ask for more information needed (if no
insertion).
5/3/2019 43
5/3/2019 44
Wawancara khusus
 Wawancara khusus hanya
berhubungan dengan satu atau
dua wartawan yang dipilih. karena
kecocokan spesialisasi
 Wawancara khusus bisa juga
diselenggarakan atas permintaan
redaksi media berdasarkan isu-isu
yang mereka rumuskan
sebelumnya
 Media yang lain tidak bisa
menuduh anda pilih kasih atau
berlaku eksklusif
WAWANCARA PERS
 INISIATIF WARTAWAN
 WAWANCARA YANG DISIAPKAN
 WAWANCARA SPONTAN
 MAKIN TINGGI JABATAN MAKIN DICARI
 JIKA TIDAK KUASAI MASALAH, TOLAK SAJA
 JANGAN AROGAN
 CIPTAKAN SUASANA HANGAT
 JANGAN HERAN JIKA HASIL WWCARA TIDAK
DIMUAT
5/3/2019 46
5/3/2019 47
Press release
 tujuan : wartawan tidak salah mengutip
pernyataan dan data yang disampaikan
 tidak lebih dari dua halaman
 cantumkan contact person berikut nomor
telepon agar mudah dihubungi
 memiliki nilai-nilai jurnalistik
 singkat, jelas dan padat
 dibuat seperti menulis berita langsung
(straigth news) dengan gaya piramida terbalik
SIARAN PERS
 TULIS DGN SINGKAT PADAT, LENGKAP
 PENUHI UNSUR 5 W DAN 1 H
 SERTAKAN FOTO, STATISTIK, LT BLK INF
 TULIS PD KERTAS BERKOP SURAT
 CANTUMKAN NAMA PEJABAT BERWENANG. JK
BERSIFAT INDIVIDU, LAMPIRKAN IDENTITAS
 KIRIM SECEPATNYA / HUB. WARTAWAN YANG
DIKENAL / GUNAKAN INTERNET
 KONFIRMASIKAN / SDH TERIMA ATAU BELUM

5/3/2019 49
5/3/2019 50
RESEPSI PERS

 UCARA UTK MEMPERERAT HUB DGN


WARTAWAN / BUKA BERSAMA
 TIDAK HARUS SIAPKAN RILIS

 SIAPKAN ACARA DAN WAKRTU DGN MATANG

 TENTUKAN MEDIA YANG DIUNDANG

 PIMPINAN YANG AKAN HADIR

 TETAP ADA SAJA WARTAWAN YG BERTANYA

 SIAPKAN ACARA YANG MENARIK


5/3/2019 51
Resepsi pers (press
reception).
 lebih menyenangkan, santai
 dikenal dengan isitilah press
gathering atau forum silaturahmi.
5/3/2019 KUNJUNGAN PERS 53
Kunjungan pers
 Tentukan media yang akan diajak
 Jumlah wartawan yang diajak
 Tentukan waktu yang tepat (mis, saat pabrik
berproduksi)
 Sediakan pemandu/penerjemah
 Berikan kebebasan bagi wartawan bertanya
pada siapa saja
 Sediakan akomodasi yang memadai
 Sediakan bahan-bahan tertulis bagi wartawan
 Beri kesempatan wartawan mencoba produk
 Jika perlu sediakan uang saku
5/3/2019 ACARA PERS 55
Mengorganisasikan
Acara Pers
 Rencana penyelenggaraan resepsi
digodok matang jauh-jauh hari
 Pilihlah lokasi gedung atau bangunan
yang representatif serta strategis
 Cantumkan jadwal acara pada kartu
undangan
 Kirimkanlah undangan-undangan
tersebut dengan atas nama individu
atau juga nama medianya dalam
waktu yang cukup longgar (seminggu
sebelum acara). Sediakan lembar
konfirmasi kesediaan pers
 Pastikan bahwa segala hidangan
cukup memuaskan.
 Persiapkan waktu dan peralatan bicara
dengan seksama
 Sediakanlah informasi pers yang memadai
 Identifikasil setiap tamu dengan papan nama
kecil di dada agar mereka mudah dikenali.
Sebaiknya wartawan dibuat berbeda
 Jangan terlalu banyak berbasa basi dan
taatilah jadwal yang telah disusun
 Kerahkan para petugas secukupnya dan
rekan bicara bagi para tamu yang hadir
 Jangan campurkan para jurnalis dengan
tamu lainnya
5/3/2019 58
Media Gathering
 Selecting Place
 Sympathize with the journalist’s
situation if appropriate
 Create certain information
 Smile and Smart
 Rilex

5/3/2019 59
Media Gathering
 Add a strong statement that
summarizes how you feel or think
about this topic
 Summarize key points you want
your audience to remember

5/3/2019 60
PRESS TOUR
 CARA UTK DEKATKAN WARTW DGN INSITUSI
 MEMBUAT LEBIH JKELAS TTG SUATU KASUS
 POTENSIAL JADI MARKETING PUBLIC RELATION
 TENTUKAN SECARA ADIL MEDIA YANG DIUNDANG &
JUMLAHNYA
 WAKTU,PEMANDU, AKOMODASI YANG TEPAT
 BERIKAN JUGA BAHAN TERTULIS
 BERI KESEMPATAN MENCOBA PRODUL BARU
 JIKA MUNGKIN BEKALI UANG SAKU

5/3/2019 61
5/3/2019 62
Hubungan Pers
 Menjalin hubungan yang baik dengan
pers -> menciptakan pengetahuan dan
pemahaman, bukan semata2x untuk
menyebarkan suatu pesan sesuai
dengan keinginan institusi atau klien
demi mendapatkan “suatu citra atau
sosok yang lebih indah daripada aslinya
di mata umum”
 Hubungan pers -> usaha untuk
mencapai publikasi atau penyiaran yang
maksimum atas suatu pesan atau
informasi humas dalam rangka
menciptkan pengetahuan & pemahaman
bagi khalayak dari organisasi atau
Hubungan Pers
 Prinsip2x hubungan pers yang baik
:
 Memahami dan melayani media
 Membangun reputasi sebagai orang
yang dapat dipercaya
 Menyediakan salinan yang baik
 Bekerja sama dalam penyediaan
materi
 Menyediakan fasilitas verifikasi
(membuktikan kebenaran)
 Membangun hubungan personal yang
kokoh
Hubungan Pers
 News Release yang baik :
 Susunan kalimat NR harus senada
dengan gaya yang digunakan oleh
para jurnalis
 NR harus dibuat dalam gaya
manuskrip yang serba singkat dan
padat, bukannya seperti surat cinta
atau bisnis yang penuh basa basi
 Bobot, karakter dan kandungan NR
haruslah disesuaikan dengan reputasi
& karakter media yang hendak
memuatnya
 Berita dikirim ke beberapa media
yang sekiranya sesuai & naskah
diserahkan ke meja redaksi beberapa
saat sebelum angkat cetak
NARASUMBER YANG
DISUKAI WARTAWAN
 1. MEMILIKI KREDIBILITAS : ORANG
NOMOR SATU, TERNAMA, PAKAR
DIBIDANGNYA, MEMILIKI WEWENANG,
BERPRESTASI, SANTUN
 2. TAJAM DAN ANALITIS
 3. KAYA DGN DATA & INFORMASI BARU
 4, BERANI
 5. PAHAM DUNIA JURNALISTIK

5/3/2019 66
5/3/2019 67
Bahaya Pers?

5/3/2019 68
ETIKA MEDIA RELATIONS

 ETIKA DAN HUKUM PERS : KODE ETIK


PROFESI, UU MEDIA MASSA, HUKUM
PIDANA
 ASPEK MORAL : JUJUR, SANTUN, SIKAP
KEPRIBADIAN (HANGAT, TIDAK
SOMBONG)
 NILAI-NILAI : NORMA DAN NILAI DLM
MASYARAKAT

5/3/2019 69
TIPs
 HAK TOLAK ATAU HAK INGKAR WARTAWAN : HAK
YANG DILINDUNGI UU DAN WARTAWAN KRN
PEKERJAANNYA WAJIB MENYIMPAN RAHASIA. TIDAK
BERLAKU JIKA MENYANGKUIT KESELAMATAN
NEGARA
 HAK JAWAB . HAK INDIVIDU, INSTITUSI UNTUK
MENJAWAB JIKA PEMBERITAAN TIDAK BENAR DAN
MERUGIKAN BIASANYA DIBUAT DLM RALAT ATAU BOX
KHUSUS
 KEPENTINGAN BERSAMA. WARTAWAN DAN HUMAS
PUNYA KEPENTINGAN SAMA YI UTK MEMBERI
INFORMASI YG BENAR KEPD MASYARAKAT.

5/3/2019 70
Dr. Indiwan Seto Wahjuwibowo MSi

5/3/2019 71
5/3/2019 72
Print Media:
Criminal Law
and
Press Law cases
UU Pokok Pers/UU No. 40/1999*
dan
)
KUHP(Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)
Revised Press Law after the fall of Suharto,
to ensure the speeding up of the democratization
process by emphasizing the need for the
establishment of a free and independent press.
The press is often called the fourth estate,
because of its role as a social control instrument
of a civil society to balance the power
of the three branches of a democratic
elected government i.e. respectively the
Legislative, Judicative and Executive branches.
After the Declaration of Independence
the Government of the Republic of Indonesia
decided to base its Criminal Law
on the Criminal Law of the Netherlands Colonial Government.
In the early nineties an effort was undertaken to revise and update
the existing law, which to date is still an on-going process,
meaning a final draft has still to be submitted,
debated and ratified by the newly elected DPR (Parliament).
Aswendo Atmowiloto/Monitor - 1991 - sentenced 5 years in prison.
“Ini Dia Tokoh Yang Dikagumi Pembaca”(October 1990).
The Supreme Court reduced the sentence to four and a half years.
Abdul Wahid/Berita Buana - 1989 - sentenced 1 year in prison.
“Banyak makanan yang dihasilkan ternyata mengandung lemak babi”
(October 1998)
Chief Editor Sinar Pagi - 1980 - 6 months in prison
“Dilapor ke DPR: Bupati Tangerang lalap uang rakyat Rp28 juta”
(Juli 1980)
H.B. Jassin/Sastra - 1968 - “Langit Makin Mendung”
Tengku Hafaz/ Nusantara - 1971 - sentenced 1 year in prison

Source : Kebebasan Pers di Indonesia. Dari masa ke masa.


DR Krisna Harahap SH, MH.
Kompas vs Marimutu Sinivasan - US$1 million - settled
out of court

Majalah Tempo vs Marimutu Sinivasan - US1million -


Tempo loses, appeal to High Court

Koran Tempo vs Yoga Santoso/Pemuda Panca Marga -


Rp250 billion - the court overrules the case
Source :Jakarta Post, September 17, 2004
Majalah Tempo vs Azni Thalib Ch. - n/a
Megawati vs Rakyat Merdeka - 6 months - appeals to High Court
Akbar Tandjung vs Rakyat Merdeka - 5 months - appeals to High Court

PT Tempo Inti Utama vs Tomy Winata - Rp21 billion - appeals to HC


PT Tempo Inti Utama vs Tomy Winata - Rp200 billion - ordered to pay Rp500 million
danages - High Court overrules in favor of Tempo
PT Tempo Inti Utama vs Tomy Winata - US$14.6 million - Tempo wins
civil case
Koran Tempo vs Tomy Winata - Rp21 billion - Tempo wins
Majalah Tempo vs Tomy Winata BHM/chief editor sentenced one year in prison, appeals
to High Court. Two reporters not to be held liable.

Source : Jakarta Post, September 17, 2004


“The main job of the Press Council is to maintain the freedom of
the press, so that the intervention of both the government and
capital owners is prevented, while at the same time serving the
interest of the public. The council has to make sure that press
freedom does not harm the people. I was told after I was sworn in
that most most complaints lodged to the council, so far, came from
the community. They claimed they were harassed by the media but
their complaints were not reported in leading media publications.”

Ichlasul Amal - The newly elected Chairman of the


(Quoted from an interview in The Jakarta Post , 19 September, 2003)
Press Council.
The South Jakarta District Court sentenced the chief editor of the Rakyat Merdeka daily, Karim
Paputungan, to five months in jail on Tuesday for printing a caricature that defamed Akbar
Tandjung, the Speaker of the House of Representatives and the chairman of the Golkar Party.
“The issue is not the sentence itself, but
using laws from the colonial era in a time of targeted at the natives. A press can indeed be
a free press, which is an insult to the press subjective and a caricature can indeed
and press freedom. The verdict confirms the be demeaning, but in an increasingly mature
tendency of more repressive press political climate people should be more
regulations. The press community must be mature. Caricatures should be accepted as a
more solid and work together with the Press part of life among the elite.
Council to advocate for the scrapping of the We are in a transitional period, and we came
colonial era (defamation) clauses in the from a time of repressive government. So this
Criminal Code. is a golden opportunity to at least eliminate
They were created by the Dutch colonial those clauses (in their use against the press)”.
rulers to crush the independence movement,
and were TODUNG MULYA LUBIS, noted lawyer.

(Quoted from a discourse in the Jakarta Post, September 11, 2003).


Rakyat Merdeka daily for violating Article 134 of the Criminal
newspapers executive editor Code on defamation of the president
Supratman told and vice president which is punishable
the South Jakarta District Court by a maximum six years in jail.
on Wednesday that he was just
conveying the people’s response to the Supratman’s team of lawyers, led by
government and was not deliberately Adnan Buyung Nasution, said the
attempting to insult President Megawati headlines were statements quoted to
reporters from demonstrating students
Soekarnoputri. and observers.
“I’m just a messenger of the people, “The prosecutors failed to see that the
which is one of my duties as a defendant should not be incriminated
journalist. What we delivered were with insulting the President…The
merely criticism of the government’s defendant was only doing his duty as a
policies to increase the prices of fuel, journalist and the articles are in line
telephone calls and electricity, not the with the Law No. 40/1999 on press and
president’s
Prosecutorpersonality or post.”demanded
Arnold Angkouw the Press Code of Ethics,” Buyung
a one-year jail sentence for Supratman concluded.
(Excerpts from an article in the Jakarta Post, September 25, 2003)
awyers representing Senior editor Fikri Jufri were Alliance of Independent

L Tempo media group


alleged on Tuesday that
judges had abused their
also present.
Fikri highlighted suspicions
that there had been
Journalists (AJI) chairwoman
Ati Nurbaiti said in a release
that confiscation, which has
authority in handling a libel orchestrated legal action, rarely been used on corruption
suit against the group, which, he said, was “proof of suspects, was another form of
following the confiscation of a black market of justice in restriction on press freedom.
some of the group’s property. this country.’ It also called on police,
“What puzzled me is how the prosecutors and judges to use
Legal team leader Todung bailiff was certain that the the 1999 Press Law instead of
Mulya Lubis said that they house belonged to Goenawan merely the Criminal Code in
will file an objection to the without producing any cases involving allegations of
confiscation with the East documentation on the press impropriety. “All
Jakart District Court, which property. Tomy’s lawyer journalists should be united in
had issued the order as admitted he was not aware of combating any form of
requested by businessman the confiscation, while the intimidation perpetrated by
Tomy Winata, who has court had not sent any prior, either the state, thugs or
alleged that the group libeled written notice to either Tempo powerful busineespeople who
him. Lawyers Maqdir Ismail, lawyers or the house threaten press freedom,” she
Lelyana Santosa and Tempo occupants,” he said. remarked.
(Excerpts from an article in The Jakarta Post, October 1, 2003
TERIMA KASIH

5/3/2019 89

Anda mungkin juga menyukai