Anda di halaman 1dari 18

INVENTORI

Dari Krepline ke Pauli


Emile Kraepelin (1856-1926)
• Seorang Psikiatris
• Pernah Bekerja bersama Wund
• Menggolongkan gangguan Jiwa
(DSM)
Muridnya Wund Dasarnya adalah:
Memecahkan masalah waktu 1. Perbedaan proses sensori
reaksi. sederhana
2. Sensori dengan motorik
3. Perseptual dan tingkah laku
Awalnya untuk menglasifikasikan Kemudian mengklasifikasikan
psikosis. antara normal dan abnormal

Manic depressive dan dementia


praecox
Simple Aritmatic test: Simple Aritmatic = tes kraepelin
Practice effect, memory,
kelelahan dan distraction
Krepelin Sebagai Tes Kepribadian

1. Jika tesnya rendah sekali: gejala adanya depresi mental


2. Salah hitung jumlah banyak: distraksi mental / mental disorde
3. Salah hitung jumlah tertentu: gejala trauma dengan angka
tertentu.
4. Suatu ketika hasilnya rendah: suatu saat kehilangan ingatan:
gejala epilepsi.
5. Naik turun pekerjaannya tidak stabil: gangguan emosional
6. Garis naik tegak lurus : gejala perfektionis
7. Penurunan hingga minimum normal: adanya kelelahan.
Tes Krapelin Sebagai Tes Bakat

Mengukur maksimum performance seseorang berdasarkan tes


obyektif. (Marcham Darokah-1967)
1. Speed factor (Kecepatan)
2. Accuracy factor (Ketelitian
3. Rithme Factor (keajegan)
4. Ausdeur Factor ( Ketahanan)
Pauli

Dibuat Oleh :
Richard Pauli bersama, Wilhelm Arnold serta Vanmetho (1938)
PERFORMANCE Performance
Hasil Kerja

ABILITY X MOTIVATION Ability


Kemampuan intelektual, motorik,
pengendalian diri,dll

Motivasi
Niat serta kemauan
Kepribadian Punya ciri berikut:
1. Bisa dilatih
2. Bisa terangsang/ tergerak
3. Bisa jenuh

Kita bisa melihat proses kejiwaan melalui cara orang bekerja


Tes Pauli melihat hasil kerja yang dipengaruhi oleh daya
tahan, ketekunan, dan ketelitian.
Pauli mengukur sikap kerja orang dalam keadaan lelah
ataupun dalam keadaan di bawah tekanan
Aspek diukur dalam Pauli

1. Energi (Jumlah)
Energi kerja yang dapat dimunculkan ketika dalam
kondisi tekanan
2. Ketelitian dan Tanggung Jawab (Pembetulan)
Kesediaan bertanggung jawab, teliti, kurang waspada,
kepedulian.
3. Kehati-hatian ( salah)
Menunjukkan konsentrasi, kecermatan, hati-hati dan
kesiagaan dalam bekerja
4. Pengendalian Perasaan (Simpangan)
Menunjukkan adanya ketenangan, penyesuaian diri,
keseimbangan, tempramen
5. Dorongan Berprestasi (Tinggi)
Kesediaan dan kemampuan untuk berpestasi dan
mengembangkan diri
6. Vitalitas dan Perencanaan (Titik Puncak)
Vitalitas dan perencanaan, ambisi, mengatur tempo
kerja
Sasaran kerja
(hasil kerjanya)

Pauli Proses Kerja


(simpangan, tanjakan,
titik Puncak, dll)
PERBEDAAN ADMINISTRASI

KRAEPELIN PAULI
• CARA MENGERJAKAN DARI BAWAH KE • CARA MENGERJAKAN DARI ATAS KE
ATAS BAWAH
• JAWABAN PENJUMLAHAN LENGKAP • JAWABAN PENJUMLAHAN SATUAN AKHIR
• PERPINDAHAN WAKTU DENGAN • PERPINDAHAN WAKTU DENGAN
INSTRUKSI PINDAH LAJUR INSTRUKSI GARIS
• WAKTU 15 DETIK • WAKTU 3 MENIT
• JUMLAH 50 WAKTU • JUMLAH 20 WAKTU

Beri Nilai