Anda di halaman 1dari 32

Luka & Perdarahan

Anatomi
Jar.Lunak (Soft Tissue): Struktur terbesar
tubuh yg kaya dg pembuluh darah.
Terdiri atas:
1. Cardiovascular: Jantung,paru, &
pembuluh darah.
2. Musculoscletal: Kulit, Fascia, Otot,
pemb.darah, saraf, tendon dan
ligamen.
3. Visceral: organ2 dalam (intraabdomen
& Pelvis)
Jenis Trauma:

1. Termal/LB: Dingin, Panas, listrik.


2. Radiasi: Sinar matahari (UV), radiasi buatan.
3. Agen patogen: Bakteri,Virus,Jamur.
4. Zat kimia.
5. Trauma mekanik: truma tumpul & tajam.
Luka
Luka: Terputusnya
kontinuitas jaringan.

Perdarahan=bleeding:
extravasi komponen
darah.

Pendarahan=Vasculari
-sasi: struktur &
hemodinamik darah.
Jenis-jenis Luka
1. Abrasi/Ekscoriasi: luka gores
2. Vulnus Laseratum: luka robek
3. Vulnus scisum: luka sayat
4. Vulnus ecxacetun/Contusio: luka tekan/memar
5. Avulsi kulit: luka robek dg lap.kulit terangkat
6. Skin loss: luka dg kehilangan lap.kulit=defek/ row
surface
7. Bite/ vulnus morsum: luka gigitan
8. Sclopectorum: luka tembak
9. Degloving: luka avulsi tetapi spt lepas sarung
tangan.
10. Amputasi: Luka yg menyebabkan terputus suatu
organ
Abrasi/Ekscoriasi
Luka robek
Luka tekan/Contusio
Skin Avulsi
Skin loss
Luka tembak
De-gloving
Traumatik amputasi
Jenis Perdarahan

1. Berdasarkan Tahapan terjadi.


2. Berdasarkan penampakan perdarahan.
Berdasarkan Tahapan terjadi

1. Primer: saat trauma/tindakan bedah


terjadi
2. Reaktioner: 12-24 jam setelah
trauma/tindakan bedah terjadi
3. Sekunder: beberapa hari setelah
trauma/tindakan bedah terjadi
Berdasarkan penampakan
perdarahan
1. Overt:
perdarahan tampak pada
luka/drain yg dipasang
2. Concealed:
Tidak tampak, tetapi ditandai
oleh:pucat, TD turun, HR naik,
Frek.nfs naik.
Prinsip Penatalaksanaan Perdarahan

1. Cari sumber perdarahan: hentikan


perdarahan.
2. Atasi akibat perdarahan: syok
hemoragik tentukan klasisfikasi
syok (grade I<15%,II=15-30%,III=30-
40%,IV>40%) resusitasi cairan atau
blood replacement.
Faal Hemostasis
 Coagulation
cascade
 Vascular
Endothelium
 Anticlotting
Mechanisms
 Fibrinolytic System
 Platelets
 Blood Flow
Dynamics
Endothel Vascular

 Vascular
endothelium
expresses:
 Thrombomodulin
 Tissue
Plasminogen
Activator
 Tissue
thromboplastin/T
issue factor
Coagulasi
5
 Intrinsic Pathway Coagulation Pathways
 Extrinsic Pathway Intrinsic Pathway Extrinsic Pathway

 Common Contact IX TF Pathway Tissue Factor + VII


XI TF-VII a X
Pathway
XIIa HKa PL Common Pathway
 Contact Pathway Prothrombin
XIa
 Tissue Factor IXa
PL (Tenase)
PL
Pathway VIIIa
Xa XIII
(Prothrombinase)
Va
 Primary factor Thrombin
Protein C, Protein
in DIC S, Antithrombin III
XIIIa
Fibrinogen Fibrin Fibrin
(weak) (strong)
Penatalaksanaan Perdarahan

1. Digital pressure
 Terutama pd perdarahan karena putusnya kapiler/vena yg tampak/ jelas lokasi
anatominya. Dilanjutkan balut tekan area luka.

2. Packing kassa
Untuk menghentikan perdarahan luas secara sementara.

3. Posisi pasien
Bisa mengurangi jumlah perdarahan

4. Haemostat/ forcep artery= Peng-kleman


Luka dg ujung arteri/vena tampak jelas, diikuti kauterisasi/ligasi.

5. Ligatures/Jahit ikat
 Lanjutan dari peng-kleman.
 resorbable ligatures
6. Ligasi sementara pd arteri utama
Berguana untuk operasi besar untuk mengontrol perdarahan

7. Spongostan
Oxidised cellulose wound packs berguna untuk perdarah
rembesan yg dapat ditinggalkan pd luka karena dpt tereabsorbsi
sendiri.

8. Kauterisasi=Pembakarankoagulasi
Monopolar diathermy & bipolar diathermy
Teknik: tdp adhesive pad pd pasien utk melengkapi circuit
listriknya.
9. Bone wax
Perdarahan dari permukaan tulang yang trauma/fraktur.
Prinsip Penatalaksanaan Luka

1. Tahu tentang jenis luka


2. Tahu tentang mekanisme
trauma/penyebab luka
3. Tahu tentang faal hemostasis.
4. Tahu tentang jenis penyembuhan luka.
5. Tahu tentang fase dan lama
penyembuhan luka.
Jenis Penyembuhan Luka

1. Per primum  Sembuh stl penjahitan


luka.
2. Per secundum  sembuh alami: parut
jelek.
3. Pertertianum  Sembuh alami 4-7 hr
stl itu baru dijahit.
Fase & Lama Penyembuhan Luka
Teknik Menjahit Luka
Teknik Pembalutan

1. Prinsip & tujuan balutan yang baik:


 Menjaga luka dari kontaminasi
kuman/benda asing
 Menjaga luka dari trauma mekanik
 Menjaga suhu luka optimal
 Menjaga kelembaban optimal
 Mencegah penumpukan exudat/pus
 Imobilisasi luka
2. Bahan:
 Kasa steril
 Tule/jaring steril
 Kasa balut/verban gulung
 Cairan antisepsis
 Bidai/slab
 Plester
Cara:
 Cuci luka sampai bersih
 Tutup luka dengan tule
 Tutup dengan kasa
 Balut :dengan tekanan yg cukup
3. Balutan diganti bila:
 Luka bersih: tiap 5-7 hari
 Luka terkontaminasi: sebelum hari-4
 Luka kotor: tiap hari
TERIMA KASIH