Anda di halaman 1dari 14

Pengolahan sinar X-ray

Resti Iswani
• Maksud adalah untuk mendapatkan hasil foto
roentgen yang optimal sehingga dapat digunakan
untuk menegakkan diagnosis dan rencana perawatan.

• Tujuan adalah menjadikan gambar yang tidak terlihat


(latent images ) menjadi gambar yang dapat terlihat.
• Tahap 1: Pengembangan ( developing)
Kristal halida perak yang sensitif pada emulsi dikonvesikan menjadi hitam
metalik perak menghasilkan bagian hitam/abu-abu pada gambar.
• Tahap 2: Pencucian (rinsing)
Film dicuci dalam air untuk menghilangkan sisa cairan pengembang.
• Tahap 3: Fiksasi (fixing)
Kristal halida perak yang tidak sensitif pada emulsi dihilangkan untuk
menampakkan bagian transparan atau putih pada gambar dan emulsi
mengeras.
• Tahap 4: Pencucian (cleansing)
Film benar-benar dicuci dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa
cairan fiksir
Tahap 5: Pengeringan (drying)
• Hasil radiografi hitam/putih/abu-abu dikeringkan.
Pengolahan manual
Pengolahan manual biasanya dilakukan di ruangan gelap, hal umum yang
diperlukan adalah :
• Cahaya rapat yang absolut
• Ruangan kerja yang adekuat
• Ventilasi yang adekuat
• Fasilitas pencucian yang adekuat
• kerja dengan bola lampu 25 Watt .
Peralatan pengolahan
• Wadah yang berisi cairan ( developer,fixer )
• Termometer
• Penghangat imersi
• Alat Pengatur waktu yang akurat
• Hanger /alat penggantung film
Tahap-tahap pengolahan manual
1. Paket film yang terekspos dibuka & film digantungkan di hanger
2. Film dicelupkan dalam larutan pengembang dan digerakkan
beberapa kali dalam larutan untuk menghilangkan gemebung udara
dan biarkan selama 5 menit dalam 20 0 C.
3. Sisa larutan pengembang dihilangkan menggunakan air sekitar 10
detik.
4. Film dicelupkan dalam larutan fiksir sekitar 8-10 menit.Film dicuci
menggunakan air mengalir sekitar 10-20 menit untuk
menghilangkan setiap sisa larutan fiksasi.
5. Film dapat dikeringkan dalam udara bebas.
Hal-hal penting dicatat mengenai pengembang :
• Cairan pengembang yang memiliki sifat alkali seharusnya dibuat
dengan konsentrasi berdasarkan intruksi dari pabrik.
• Cairan pengembang dioksidasi melalui udara dan efektifitasnya
menurun. Cairan seharusnya digunakan tidak lebih dari 10-14 hari,
terlepas dari banyaknya film yang diproses selama waktu tersebut.
• Jika proses pengembangan dibiarkan dilakukan terlalu lama, lebih
banyak perak akan didepositkan dari yang diharapkan dan hasil
radiografi akan terlalu gelap. Kebalikannya , jika terlalu sebentar
waktu pengembang, radiograf akan terlalu terang.
Unsur pokok Fungsi
Phenidone Membantu menampakkan gambar
Hydroquinone Membuat kontras
Sodium sulphite Bahan pengawet – mengurangi oksidasi
Potassium carbonate Aktivator - menentukan aktivitas agen pengembang
Pengendali – mencegah pengaburan dan
Benzotriazole mengontrol aktivitas agen pengembang
Mengeraskan emulsi
Glutaraldehyde Mencegah pertumbuhan bakteri
Fungicide Menjaga pH (7+)
Buffer Pelarut
Water
Unsur pokok Fungsi
Ammonium thiosulphate Menghilangkan kristal halide perak yang
tidak sensitif
Sodium sulphite Bahan pengawet – mencegah memburuknya
agen fiksasi
Aluminium chloride Pengeras
Acetic acid Acidifier – menjaga pH
Water Pelarut

Suhu Waktu Pengembangan

20 C 5 menit
21,1 C 4 ½ menit
22,2 C 4 menit
24,4 C 3 menit
26,7 C 2 ½ menit
• Proses otomatis
Kegunaan utama termasuk :
• Mempersingkat waktu - film kering diproduksi dalam waktu 5 menit.
• Kebutuhan akan ruangan gelap dihilangkan.
• Terkontrol, kondisi pengolahan sesuai standar mudah untuk dipertahankan.
• Cairan kimia dapat diisi secara otomatis melalui beberapa alat.

Keburukan utama termasuk:


• Pemeliharaan yang ketat dan pembersihan rutin sangat esensial; alat
pemutar yang kotor menghasilkan film yang tergores.
• Beberapa model dibutuhkan untuk percobaan.
• Peralatan relatif mahal.
• Mesin yang lebih kecil tidak dapat memproses film ekstraoral yang besar.
• Semua tahapannya dikerjakan secara otomatis oleh mesin.
• Hanya membutuhkan 4-6 menit untuk semua tahapannya.
• Harganya mahal dan membutuhkan perawatan berkala
WADAH RADIOGRAF
• wadah dibuat dari plastik atau karton dan memiliki plastik bening
yang menutup dan melindungi film.