Anda di halaman 1dari 12

KUALITAS DENTAL FOTO

RESTI ISWANI
Kualitas gambar terdiri dari:
A. Kontras
Kontras dalam radiografi adalah perbedaan warna hitam, putih dan abu-abu pada hasil akhir
sebuah foto. Hal itu tergantung pada kekontrasan subjek, kekontrasan film dan gambaran kabut pada
film.
1.Kekontrasan Subjek
Akibat perbedaan jumlah sinar X yang diserap dan diteruskan pada tubuh. Perbedaan itu tergantung
pada ketebalan jaringan, kepadatan jaringan dan perbedaan nomor atom (berhubungan dengan
absorpsi foto elektrik) dan kualitas penetrasi pesawat sinar x
2. Kontras Film
Kontras merupakan sifat dasar dari sebuah film, karena kekontrasan menunjukkan respon film
terhadap jumlah sinar X yang diterima maupun diteruskan. Kekontrasan tergantung pada
karakteristik kurva film, derajat kepadatan optik dalam menghitamkan film, tipe film (direct atau
indirect) serta proses pencucian film.
3. Gambaran Kabut
Gambaran kabut diakibatkan oleh pancaran radiasi yang menyentuh film mengakibatkan gambaran
kehitaman mengurangi kekontrasan gambar
B. Ketajaman Gambar
Ketajaman gambar tergantung pada posisi pesawat sinar X, objek dan
syarat-syarat lain: objek dan film harus berkontak, paralel serta
pengaturan sudut yang tepat.

C. Karakteristik dari pesawat sinar X


Ketentuan pesawat sinar X yang ideal antara lain:
• Mampu berpenetrasi melalui jaringan tubuh pasien, dengan sudut
sinar yang berbeda, dan bereaksi dengan emulsi film untuk
menghasilkan kontras yang baik.
• Paralel, tidak divergen, untuk mencegah pembesaran bayangan
• Dihasilkan dari satu sumber untuk mengurangi gambaran blur
D. Ketajaman dan Resolusi Gambar
Ketajaman diartikan sebagai kemampuan sinar X untuk memperjelas
tepi. Penyebab utama kehilangan tepi antara lain:
• Ketidak tajaman objek termasuk efek penumbra
• Ketidak tajaman akibat gerak pasien
• Ketidak tajaman akibat absorpsi, disebabkan oleh variasi bentuk,
contoh cervical burn out pada leher gigi
• Ketidak tajaman layar, akibat difusi dan penyebaran sinar
• Resolusi yang buruk. Resolusi adalah kemampuan film untuk
membedakan struktur dan menghasilkan gambaran terpisah dari
objek-objek kecil yang ditempatkan berdekatan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS FOTO
Faktor yang mempengaruhi kulaitas foto antara lain:
• Peralatan sinar X
• Reseptor gambar (film atau kombinasi film dan layar)
• Proses pencucian
• Pasien
• Operator dan teknik pemotretan
Kegagalan-kegagalan yang dapat mempengaruhi kualitas film

Masalah Kemungkinan Penyebab Penanggulangan


Umum Khusus
Foto Terlalu Gelap Overdevelopment - Konsentrasi developer terlalu - Bahan bahan diganti atau diencerkan
tinggi
- Developing terlalu lama - Sesuaikan petunjuk pabrik
- Suhu developer terlalu tinggi - Sesuaikan petunjuk pabrik

- Setting exposure salah - Sesuaikan dan ulangi pemeriksaan


- Setting pengatur waktu salah - Atur waktu servis dan perbaikan alat X-ray
- Kurangi exposure dan ulangi
Paparan X-ray berlebih - Jaringan pasien terlalu tipis
- Cek dan perbaikan berkala
- Kebocoran cahaya ke dalam - Inspeksi safelight secara visual, koin tes,
ruang gelap dan perbaiki kerusakan
- Kerusakan lampu safelight - Buang film
- Buang film, lakukan penilaian ulang
- Stok film lama fasilitas penyimpanan
Film berkabut - Penyimpanan film yang kurang - Cek engsel kaset, perbaiki atau ganti
baik

- Kebocoran cahaya pada kaset


Foto Underdevelopment - Developer terlalu encer - Ganti developer
terlalu - Developing kurang lama
terang - Suhu developer terlalu - Sesuaikan petunjuk pabrik
rendah - Sesuaikan petunjuk pabrik
- Developer terlalu jenuh - Ganti developer
- Developer tercampur fixer
- Ganti developer
- Setting exposure salah
- Setting pengatur waktu
salah - Sesuaikan, ulangi prosedur
- Jaringan pasien terlalu tebal - Atur servis dan perbaikan alat X-ray
Exposure X-ray kurang - Tambah waktu exposure, ulangi
Kontras kurang Kesalahan teknik Pemasangan film terbalik Sesuaikan dan ulangi prosedur
- Overdevelopment (+Foto - Periksa kembali proses developing,
Kesalahan pengolahan lebih gelap) waktu dan suhu
foto - sda
- Underdevelopment (+Foto
terlalu terang) - Ganti larutan
- Developer tercampur fixer
- Waktu fiksasi kurang (Foto - Sesuaikan petunjuk pabrik
terlalu opak, berkilau
keputihan)
- Larutan fixer jenuh (Foto - Ganti fixer
terlalu opak, berkilau
keputihan)

Sda sda

Film Berkabut
Gambar kurang tajam Teknik salah - Pasien bergerak - Evaluasi dan instruksikan pasien
- Sesuaikan, ulangi
- Film terlalu ditekan selama
exposure - Lebih hati-hati menempatkan
- Posisi pasien salah (pada pasien, penggunaan alat bantu posisi
foto panoramic)
- Periksa kaset dan perbaiki atau
ganti

Kaset rusak - Kurang berkontaknya film - Ganti screen


dengan screen
- Kecepatan intensifying
screen tidak sesuai
Kurangi setting exposure, ulangi
Setting exposure yang salah
untuk objek yang tipis
Exposure X-ray menyebabkan film terbakar
Penampakan benda Kesalahan penanganan - Paket film tertekuk - Penanganan yang lebih berhati-hati
asing pada film - Sda
- Penanganan di kamar
gelap tidak hati-hati

Kesalahan pemrosesan - Spot putih asing - Penanganan lebih berhati-hati


- Periksa tangki bahan dan sesuaikan
- Kurang bahan saat - Bersihkan prosesor
perendaman film - Instruksi yang benar pada pasien,
- Setting mesin rusak ulangi
- Pasien menggigit film - Bersihkan screen secara rutin
terlalu keras
- Kotoran pada intensifying
screen
Penempatan pasien Penempatan paket film - Posisi film terbalik (+foto - Gunakan pemegang film untuk
salah salah terlalu terang) radiografi intra oral bila mungkin
- Sda
- Tidak menunjukkan daerah
yang dimaksud
- Film digunakan dua kali (+ - Penanganan film lebih hati-hati
film lebih gelap)

- Sudut tabung terlalu tinggi - Gunakan alat beam-aiming jika


menyebabkan pemendekan mungkin
Penempatan tabung X-ray bayangan
salah - Sudut tabung terlalu kecil
menyebabkan pemanjangan - Sda
bayangan

Posisi pasien salah (pada


unit panoramic)
Penempatan pasien lebih hati-hati
• Evaluasi mutu radiografi
A. Radiografi intra oral periapikal
1. Objek tercakup dalam radiograf sesuai dengan tujuan pembuatan radiograf
2. Tidak tumpang tindih/overlaping
3. Distorsi minimal dan ketajaman bik sesuai dengan tujuan pembuatan radiograf
4. Kontras, detil dan ketajaman baik sesuai dengan tujaun pembuatan radiograf.
• Kesimpulan mutu radiograf periapikal : radiograf dapat/tidak dapat di
interpretasikan
B. Radiografi ektra oral panoramik
1. Objek mencakup tepi bawah mandibula, kondilus, kiri dan kanan serta tepi
bawah orbita yang di sesuaikan dengan pembuatan radiograf
2. Kontras, ditail, dan ketajaman baik
3. Tidak ada distorsi horizontal dan vertikal