Anda di halaman 1dari 10

Pengertian

Auditing
“ Auditing adalah pemeriksaan yang
dilakukan secara kritis dan sistematis,
oleh pihak yang independen, terhadap
laporan keuangan yang telah disusun
oleh manajemen, beserta catatan-
catatan pembukuan dan bukti-bukti
pendukungnya, dengan tujuan untuk
dapat memberikan pendapat mengenai
kewajaran laporan keuangan tersebut.
2
Auditing dan Asersi Manajemen
Auditing Standard Board (ASB), mengklasifikasikan asersi
laporan keuangan yaitu:
● Existence / occurance
● Completeness
● Rights and obligations
● Valuation / allocation
● Presentation and disclosure
ISA 200 (International Standard on Auditing 200)
● Audit harus dilakukan sesuai
standar auditing yang berlaku. ● Auditor melakukan pemeriksaan
● Auditor harus menaati kode secara sampling.
etik akuntan publik. ● Auditor harus merencanakan dan
● KAP harus memiliki Standar melaksanakan auditnya dengan
Pengendalian Mutu dan menggunakan Professional
akuntan publik harus Judgement.
menaatinya. ● Auditor harus mempertahankan
● Manajemen bertanggung independensi, integritas,
jawab untuk menyusun objektivitas serta sikap skeptis.
laporan keuangan sesuai ● Untuk bisa memberikan opini,
dengan SAK dan harus auditor harus mengumpulkan
mendesain internal control bahan bukti audit yang cukup dan
serta tepat.
mengimplementasikannya.
Perbedaan Auditing dan Akuntansi
● Auditing:
 Bersifat analitis.
 Dilakukan oleh akuntan publik.
 Berpedoman kepada Standar Profesional Akuntan
Publik, Kode Etik Profesi Akuntan Publik, dan Standar
Pengendalian Mutu.
● Akuntansi:
 Bersifat konstruktif.
 Dilakukan oleh pegawai perusahaan bagian akuntansi.
 Berpedoman kepada Standar Akuntansi Keuangan
atau ETAP atau IFRS.
Tahap-tahap Audit
● Client Acceptance (Penerimaan Klien)
● Planning (Perencanaan)
● Testing and Evidence (Test dan Bukti Audit)
● Evaluation and Judgement (Evaluasi dan Pertimbangan
Auditor)
Mengapa Diperlukan Audit?
● Laporan keuangan yang belum diaudit kurang dipercaya
kewajarannya
● Jika laporan keuangan sudah diaudit dan mendapat opini
wajar tanpa pengecualian (unqualified) dari KAP, berarti
pengguna laporan keuangan bisa yakin bahwa laporan
keuangan tersebut bebas dari salah saji
● Mulai tahun 2001, perusahaan yang total asetnya Rp25
milyar ke atas harus memasukkan audited financial
statementsnya ke Departemen Perdagangan dan
Perindustrian
● Perusahaan yang sudah go public harus memasukkan
audited financial statementsnya ke BAPEPAM-LK (OJK)
Jenis-jenis Audit
Dari luasnya Dari jenis pemeriksaan: Dari kelompok atau
pemeriksaan: ● Audit Operasional pelaksana audit:
● Pemeriksaan Umum (Management Audit) ● Auditor Ekstern
(General Audit) ● Pemeriksaan Ketaatan ● Auditor Intern
● Pemeriksaan Khusus (Complience Audit) ● Auditor Pajak
(Special Audit) ● Pemeriksaan Intern ● Auditor Pemerintah
(Internal Audit)
● Audit Komputer
(Computer Audit)
Profesi Akuntan di Indonesia
dan di Negara Lain
Di Indonesia Di Negara Lain
● Akuntan Publik ● Certified Public Accountant (CPA)
● Akuntan intern ● Chartered Financial Analyst (CFA)
● Akuntan manajemen ● Certified Internal Auditor (CIA)
● Akuntan Pemerintah ● Certified General Accountant (CGA)
● Konsultan SIA/SIM ● Chartered Accountant (CA)
Peer Review
Peer review (telaahan sejawat) dapat didefinisikan sebagai suatu
kegiatan pengujian dan review yang dilaksanakan oleh rekan
sejawat yang setara guna mendapatkan keyakinan yang
memadai bahwa organisasi audit yang di review telah patuh
terhadap sistem pengendalian mutu dan pelaksanaan
kegiatan audit telah sesuai dengan standar audit yang
berlaku.