Anda di halaman 1dari 25

 Pengertian  Contoh

Perkembangan (Development) Ada karakter manusia yg


merupakan suatu proses yang awalnya sangat buruk/nakal,
pasti di alami oleh setiap tetapi setelh mendapatkan
individu, perkembangan ini pendidikan, moral yg baik,
adalah proses yang bersifat dan mengganti pemikiran yg
kotornya dgn pemikiran yg
kualitatif dan berhubunga dengan
bersih. Maka, kedepannya
kematangan seorang individu perkembangan sikap baiknya
yang ditinjau dari perubahan akan mulai menonjol
yang bersifat progresif serta
sistematis di dalam diri manusia.
Ciri – ciri perkembangan secara umum yaitu :
 1. Terjadinya perubahan dalam aspek fisik (perubahan berat
badan dan organ – organ tubuh) dan aspek psikis (matangnya
kemampuan berpikir, mengingat, dan berkreasi)
 2. Terjadinya perubahan dalam proporsi; aspek fisik (proporsi
tubuh anak beubah sesuai dengan fase perkembangannya)
dan aspek psikis (perubahan imajinasi dari fantasi ke realitas)
 3. Lenyapnya tanda – tanda yang lama; tanda - tanda fisik
(lenyapnya kelenjar thymus (kelenjar anak – anak) seiring
bertambahnya usia) aspek psikis (lenyapnya gerak – gerik
kanak – kanak dan perilaku impulsif).
 4. Diperolehnya tanda – tanda yang baru; tanda – tanda fisik
(pergantian gigi dan karakter seks pada usia remaja) tanda –
tanda psikis (berkembangnya rasa ingin tahu tentang
pengetahuan, moral, interaksi dengan lawan jenis).
 1. Perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti
(never ending process) artinya manusia secara terus menerus
berkembang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar.
 2. Semua aspek perkembangan saling mempengaruhi artinya
setiap aspek perkembangan individu baik fisik, emosi, intelegensi
maupun sosial saling mempengaruhi jika salah satu aspek tersebut
tidak ada.
 3. Perkembangan itu mengikuti pola atau arah tertentu artinya
perkembangan terjadi secara teratur sehingga hasil
perkembangan dari tahap sebelumnya yang merupakan prasyarat
bagi perkembangan selanjutnya.
 4.Perkembangan terjadi pada tempo yang berlainan
perkembangan fisik dan mental mencapai kematangannya terjadi
pada waktu dan trmpo yang berbeda ( ada yang lambat ada yang
cepat).
 5. Setiap fase perkembangan memiliki ciri khas.
 6. Setiap individu yang normal akan mengalami fase
perkembangan.
 7. Perinsip kematangan
Fase Perkembangan

Remaja (12-22)

Perkembangan Kanak-kanak
Biologis akhir (6-11)
Kanak-kanak
Awal (1-5)
Perkembangan Perkembangan
Kognitif Sosial
Bayi (0-1)

Prenatal
Santrock dan Yussen membagi atas lima fase yaitu:
1. Fase pra natal (saat dalam kandungan)
Adalah waktu terletak antara masa pembuahan dan masa kelahiran
2. Fase Bayi
Adalah saat perkembangan yang berlangsung sejak lahir sampai 18 atau24 bulan,
masa ini adalah masa yang sangat bergantung pada orang tua.
3. Fase Kanak-kanak Awal( masa pra sekolah)
Adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak akhir masa bayi sampai 5 atau 6
tahun.
4. Fase Kanak-kanak tengah dan akhir ( masa usia sekolah dasar)
Adalah fase perkembangan yang berlangsung sejak kira-kiora umur 6 sampai 11
tahun
5. Fase Remaja
Adalah masa perkembengan yang merupakan transisi dari masa anak-anak ke masa
dewasa awal, yang dimulai kira-kisa umur 10 sampai 12 tahun dan beakhir kira-
kira umur 18 sampai 22 tahun.
 Keterjalinan proses-proses biologis kognitif dan sosial menghasilkan fase-fase
perkembangan.
 1). TeoriNativisme
Berasal dari kata natus (lahir),
nativis (pembawaan) yang ajarannya
memandang manusia sejak lahir telah
membawa sesuatu potensi. Misalnya:
kalau ayahnya pintar, maka kemungkinan
besar anaknya juga pintar.
 2). Teori Empirisme ( Teori Lingkungan)
Teori ini megemukakan bahwa
anak manusia itu lahir dalam keadaan suci
(tidak membawa apa-apa).
 3). Teori Konvergens
Teori ini berpandangan bahwa
perkembangan individu itu baik bakat,
keturunan, maupun lingkungan, kedua-
duanya mempunyai peranan yang penting.
 4. Teori Pskodinamika
teori ini menjelaskan hakekat dan
perkembangan kepribadian. Yang
mengasumsikan bahwa kepribadian
berkembang ketika terjadi konflik-konflik
dari aspek-aspek psikologi.
PENGERTIAN TUGAS-TUGAS
PERKEMBANGAN

 Menurut J. Havighust (Hurlock, 1990). Dia


mengatakan bahwa tugas perkembangaan adalah
tugas yang muncul pada saat atau sekitar satu
periode tertentu dari kehidupan individu dan jika
berhasil akan menimbulkan rasa bahagia dan
membawa keberhasilan dalam melaksanakan tugas-
tugas berikutnya. Dan jika gagal akan menimbulkan
rasa tidak bahagia dan sulit dalam menghadapi
tugas-tugas berikutnya.
3 MACAM BAHAYA POTENSIAL

 1). Harapan-harapan yang kurang tepat, baik


individu maupun lingkungan sosial
 2). Melengkapi tahap-tahap tertentu dalam
perkembangan sebagai akibat kegagalan
 3). Adanya krisis yang dialami individu karena
melewati satu tingkat ke tingkatan lainnya.
1). Mencapai hubungan baru yang lebih matang dengan teman sebaya baik
pria maupun wanita

A. Hakikat Tugas.
(1) belajar melihat kenyataan; (2) berkembang menajdi orang dewasa diantara orang
dewasa lainnya; (3) belajar bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan
bersama; (4) belajar memimpin orang lain tanpa mendominasinya.
B. Dasar Biologis
(1) manusia terbagi ke dalam dua jenis kelamin; (2) kemantangan seksual terjadi pada
masa remaja, sehingga daya tarik seksual menjadi kekuatan yang dominan terhadap
kehidupannya; (3) hubungan sosial diantara remaja dipengaruhi oleh kematangan
fisik yang dicapainya.
C. Dasar Psikologis.
Pada akhir masa anak-anak, anak-anak lebih cepat perkembangannya dan menaruh
perhatian untuk bergaul dengan orang lain. Pada usia 14-16 tahun, mereka sudah
cukup memiliki keterampilan, dan mulai meninggalkan kelompok besar, serta
membentuk kelompok-kelompok kecil, sehingga pergaulan mereka menjadi lebih
akrab.
Keberhasilan remaja dalam menyelesaikan tugas perkembangan ini mengantarkannya
ke dalam satu kondisi penyesuaian yang baik dalam keseluruhan hidupnya.
 2. Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita

a. Hakikat Tugas.
Remaja dapat menerima dan belajar peran sosial
sebagai pria atau wanita dewasa yang
dijunjung tinggi oleh masayarakat.

b. Dasar Biologis.
Siklus pertumbuhan fisik remaja berbeda pria dan
wanita.

c. Dasar Psikologis.
Karena peranan pria dan wanita relatif berbeda
dalm masayarakat, maka remaja pria remaja harus
menerima gagasan atau ide seorang pria dewasa
dan remaja wanita menerima ide sebagaim seorang
wanita dewasa.
 3. Menerima keadaan fisik dan menggunakanya secara efektif

a. Hakikat tugas.
Bertujuan agar remaja merasa bangga atau bersikap
toleran terhadap fisiknya, menggunakan dan memelihara
fisiknya secara efektif, dan merasa puas dengan fisiknya
tersebut.
b. Dasar Biologis.
Siklus pertumbuhan remaja melibatkan serangkaian
perubahan endoctrin dengan berkembangnya ciri-ciri seksual
dan fisik orang dewasa.
c. Dasar Psikologis
Perubahan fisik remaja tidak hanya paralel dengan perubahan
fisik, namun juga dengan perubahan sikap dan interes, minat
atau perhatiannya.
 4. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang dewasa
lainya.

a). Hakikat Tugas.


Tujuannya (1) membebaskan diri dari sikap dan perilaku yang
kekanak-kanakan atau bergantung pada orang tua, (2)
mengembangkan afeksi (cinta kasih) kepada orang tua, tanpa
bergantung padanya, dan (3) mengembangkan sikap respek
terhadap orang dewasa lainnya tanpa bergantung padanya.

b). Dasar Biologis.


Secara biologis, remaja sudah dapat mencapai tugas perkembangan ini,
karena mereka sudah memperoleh kematangan fisiknya.

c). Dasar Psikologis.


Di satu sisi, remaja ingin berkembang secara mandiri, namun di sisi
lain dengan melihat dunia dewasa yang asing dan rumit-mereka masih
ingin mendaptkan kenyamanan hidupnya dibawah perlindungan atau
kasih sayang orang tua.
 5). Mencapai jaminan kebebasan ekonomis

a). Hakikat Tugas


Tujuanya adalah agar remaja merasa mampu menciptakan
suatu kehidupan (mata pencaharian).

b). Dasar Biologis


Perkembangan fisik yang matang.

c). Dasar Psikologis


Kemampuan untuk menjadi orang dewas yang memliki
pekerjaan yang layak.
 6). Memilih dan menyiapkan lapangan pekerjaan

a). Hakikat Tugas.


Tujuan (1). Memilih suatu pekerjaan yang
sesuai dengankemampuan.(2).Mempersiapkan
diri, memiliki pengetahuan dan keterampilan.

b). Dasar biologis.


Remaja sudah memiliki ukuran dan kekuatan
fisik yang matang.

c). Dasar Psikologis.


Perencanaan dan persiapan pekerjaan
merupakan minat-nya yang pokok, pada usia
15-20 tahun.
 7). Persiapan memasuki kehidupan berkeluarga

 a). Hakikat tugas


(1). Mengembangkan sikap positif terhadap
pernikahan dan hidup berkeluarga. (2).
Memperoleh pengetahuan yang tepat tentang
pengelolaaan keluarga dan
pemeliharaan anak.
b). Dasar Biologis.
Kematangan seksual.

 c). Dasar Psikologis.


Sikap remaja terhadap pernikahan yang
beragam.
 8). Mengembangkan keterampilan itelektua

a). Hakikat Tugas


(1). Mengembangkan konsep-konsep
hukum, ekonomi, politik, geografi, hakekat
manusia, dan lembaga-lembaga sosial. (2).
Mengembangkan kemampuan berbahasa
dan kemampuan berpikir.
b). Dasar Biologis
Usia 14 tahun dinyatakan sebagai
kematangan mental.
c). Dasar Psikologis.
(1) keterampilan berbahasa. (2). Memperoleh
konsep-konsep. (3). Minat dan motivasi.
 9). Mencapai dan mengharapkan social yang bertanggung
jawab

 a). Hakikat Tugas.


(1). Berpartisipasi sebagai orang dewasa yang
bertanggung jawab sebagai masyarakat, (2).
Memperhitungkan nilai-nilai sosial dalam tingkah
laku dirinya.

b). Dasar Biologis.


Manusia memiliki dorongan sosial ( social instict).

c). Dasar Psikologis.


Remaja harus memiliki kesadaran untuk berkorban
untuk mencapai kebaikan, dan menghargai tau
menghormati perilaku yang disetujui masyarakat.
 10). Memperoleh suatu himpunan nilai-nilai dan
system etika sebagai tingkah laku

a). Hakikat Tugas.


(1). Memebentuk seperangkat nilai yang mungkin
dapat direalisasikan. (2). Mengembangkan
kesadaran untuk merealisasikan nilai-nilai. (3).
Mengembangkan kesadaran akan hubungannya
dengan sesama manusia dan alam. (4). Memahami
gambaran hidup dan nilai-nilai secara harmonis dan
selaras.

b). Dasar Psikologis.


Remaja mempunyai minat atau perahatian terhadap
masalah filosofis dan kegamaan.
KESIMPULAN
 Tugas perkembangan adalah suatu tugas yang timbul pada
suatu periode tertentu dalam perkembangan seseorang. Tugas
perkembangan merupakan petunjuk petunjuk yang
memungkinkan seseorang memehami apa yang diharapkan
masyarakat dari padanya pada suatu umur tertentu. bila gagal
dalam mencapai tugas itu akan membawa ketidak bahagiaan
dan kekecewaan dalam masyarakat serta menemui kesulitan
dalam tugas berikutnya
PERTANYAAN
 1). Apakah yang terjadi bila kita tidak mampu
memenuhi salah satu atau beberapa tugas
perkembanagan ?
 2). Jelaskan persamaan dan perbedaan cara
perkembangan remaja laki-laki dan perempuan ?
 3). Bagaimana cara mengatasi bahaya potensial yang
dapat menjadi penghambat tugas perkembangan ?