Anda di halaman 1dari 14

Oleh :

Kelompok 4
1. Yulia Usman
2. Nada Uljannah
3. Annisa hulfitri
4. Iga mawarni
 perlulah kurikulum sekolah ditinjau
kembali dengan tujuan agar
hendaknya kurikulum itu jangan
menjadi sebab, maka demikian
banyaknya anak yang putus sekolah.
 Kemajuan teknologi dalam bentuk alat transport
memungkinkan manusia berpindah tempat dari
pulau ke pulau, dari desa ke desa. Urbanisasi
merupakan gejala yang umum di seluruh dunia
dengan segala problem yang berkaitan dengan itu.
Perpindahan penduduk melenyapkan isolasi suku-
bangsa. Pendidikan untuk memupuk saling
pengertian antar suku bangsa yang beraneka
ragam dengan menghilangkan prasangka atau
buruk sangka perlu mendapat perhatian untuk
memperkuat rasa kesatuan bangsa kita.
 Pada satu pihak sekolah itu sebagai lembaga yang
harus mengawetkan kebudayaan yang diwariskan
oleh nenek moyang dengan menyampaikan kepada
generasi muda. Akan tetapi tidak ada kepastian
apakah dari kebudayaan itu yang harus
dimasukkan ke dalam kurikulum
 Di lain pihak ada anggapan bahwa fungsi sekolah
adalah memajukan masyarakat dan bertindak
sebagai “agent of change”. Banyak yang pernah
diharapkan dari sekolah. Ada masanya dengan
pengajaran dapat dilenyapkan kemiskinan,
kemelaratan, kejahatan dan bermacam-macam
penyakit lainnya.
 Sekolah adalah suatu lembaga sosial untuk
tujuan-tujuan sosial. Sekolah didirikan oleh
masyarakat untuk anak-anak agar mereka
mempertahankan, memelihara dan menjamin
kelangsungan hidup masyarakat itu. Sekolah
adalah alat utama yang digunakan masyarakat
agar generasi muda menerima cara-cara hidup
yang dianggap baik oleh masyarakat itu.
 Pada hakekatnya sekolah harus bersifat
konservatif. Artinya sekolah bertugas
menyampaikan kultur atau kebudayaan kepada
anak.
 Masyarakat senantiasa berubah dan terus-menerus
akan berubah
 Masyarakat kita sekarang ini sangat dinamis dan
senantiasa akan berubah. Berdasarkan kenyataan
ini kurikulum itu harus cukup elastis, sehingga
senantiasa terbuka untuk memberikan bahan
pelajaran yang penting dan perlu bagi murid-
murid pada saat dan tempat tertentu. Karena
kurikulum tidak dapat ditentukan secara mutlak
dan uniform untuk semua sekolah dalam bentuk
suatu rencana pelajaran terurai yang harus diikuti
oleh guru hingga detail yang sekecil-kecilnya
1. Sekolah akademis atau sekolah
Tradisional
2. Sekolah progresif
3. Sekolah masyarakat atau
community school
1. Sekolah itu memperbaiki mutu kehidupan
setempat pada saat sekarang ini.
2. Sekolah itu menggunakan masyarakat
sebagai laboratorium tempat belajar.
3. Gedung sekolah itu menjadi pusat
kegiatan masyarakat
4. Sekolah itu mendasarkan kurikulum pada
proses-proses dan problem-problem
kehidupan dalam masyarakat
5. Sekolah itu menurut sertakan orang tua
dalam urusan-urusan sekolah.
6. Sekolah itu turut mengkoordinasikan
masyarakat
7. Sekolah itu dapat melaksanakan dan
menyebarkan filsafat Negara dalam segala
hubungan antar-manusia.
Kurikulum tidak boleh lepas dari
masyarakat , oleh sebab itu
masyarakat diberbagai tempat di
tanah air berbeda-beda , sekolah
diberi kebebasan untuk menentukan
kurikulumnya sendiri pada batas-
batas tertentu untuk menentukan
kurikulumnya sendiri dengan
menyesuaikan dengan keadaan dan
kebutuhan masyarakat setempat
 Keadaan fisik lingkungan ,
yang mempengaruhi corak
kehidupan dan kebudayaan
masyarakat
Penduduk
Organisasi-organisasi
masyarakat
Karya wisata Atau field
Trip
Menggunakan Orang
Sebagai Sumber
Pengabdian masyarakat
Pengalaman Kerja Dalam
Masyarakat
 Disamping buku pelajaran, masyarakat juga
memberi bahan pelajaran yang penting sekali, cara
mengumpulkan bahan pelajaran tersebuat:
1. Guru-guru bersama-sama berusaha menyelidiki Masyarakat
itu dan mengumpulkan hal-hal yang kiranya dapat
memperkaya kurikulum
2. Kepada orang tua murid dan orang lain untuk dikirimkan
daftar pertanyaan dalam bidang manakah mereka dapat
bertindak sebagai manusia sumber, atau mempunyai
barang-banrang atau alat yang dapat digunakan untuk
pendidikan anak
3. Dikirim daftar pertanyaan kepada perusahaan-perusahaan,
apakah dia mau menerima murid berkujung kesana dengan
tujuan untuk pendidikan