Anda di halaman 1dari 22

Suatu teknik analisis yang didasarkan pada adanya interaksi

(terutama absorpsi) antara energi radiasi elektromagnetik


(RE) dengan zat kimia

Oleh : Agus Heri Santoso

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 1


• Radiasi elektro megnetik mempunyai dua karakter utama
yaitu sebagai gelombang dan partikel
• sebagai gelombang, RE mempunai panjang gelombang (λ),
frekuensi (v) amplitudo (A), dan kecepatan (c)
• peristiwa absorpsi energi RE oleh zat kimia , dipandang
dari sudut pandang RE sebagai pratikel partikel energi yang
disebut FOTON

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 2


REM wave

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 3


REM Spectrum

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 4


REM Spectrum

Excitation Electronic Molecule


Nucleus
Spectroscopic Energy Vibration
5/8/2019 Method: HERI SANTOSO-JURZI-Resonance
POLTEKKES MALANG 5
• Apabila suatu larutan mendapatkan irradiasi
sinar polikromatik, maka ada suatu sinar
dengan λ yang diserap, sedang sinar yang
lainnya diteruskan.
• Warna yang diteruskan (warna larutan) adalah
warna komplementer dari warna yang diserap
• Interaksi RE dengan zat kimia yang penting
adalah Abosorpsi dan emisi

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 6


Interaction of REM - Matter

Radiation in

Diffusion

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 7


Warna dan warna komplementer

Λ (nm) WARNA WARNA KOMPLEMENER

400-435 VIOLET HIJAU KEKUNINGAN


435-480 BIRU KUNING
480-490 BIRU KEHIJAUAN JINGGA
490-500 HIJAU KEBIRUAN MERAH
500-560 HIJAU UNGU KEMERAHAN
560-595 HIJAU KEKUNINGAN UNGU
595-610 JINGGA BIRU KEHIJAUAN
610-680 MERAH HIJAU KEBIRUAN
680-700 UNGU KEMERAHAN HIJAU

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 8


Absorpsi
• Berkas radiasi elektromagnet bila dilewatkan pada
sampel kimia maka sebagian akan terabsorpsi
• Energi elektromagnet yang ditransfer ke molekul
sampel akan menaikan tingkat energi (tingkat
tereksitasi)
• Eksitasi energi dapat berupa eksitasi elektronik,
vibrasi dan rotasi
• Molekul akan dieksitasi sesuai dengan panjang
gelombang yang diserapnya
• Hampir semua gugus fungsi organik memiliki
bilangan gelombang serapan khas di daerah yang
tertentu

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 9


Mencari λ maksimum
λ maksimum adalah
panjang gelombang
dimana terjadi absorpsi
cahaya yang paling tinggi

satu larutan berwarna di


ukur absorbansi pada
berbagai panjang
gelombang , kemudian di
buat kurva .

HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES


5/8/2019 MALANG 10
• Jika RE (monokromatik) dilewatkan pada
medium, maka medium akan menyerap RE
dengan bagian yang sama.
• Hubungan antara kadar larutan penyerap (c),
absorsorpsi (A), dan transimisi (T)
A=axbxc
Dimana A = nilai absorbansi, a = tetapan absorbansi,
b = ketebalan kuvet, dan c = kadar larutan

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 11


Spektroskopi UV-Vis Analisis Instrumen I
TRANSMITANSI DAN ABSORBANSI

Transmitansi
P
T= dan %T = T ´ 100
P0
P = kekuatan (intensitas) sinar diteruskan
P0 = kekuatan (intensitas) sinar datang
Pada kenyataannya, P0 sulit untuk diukur.
Yg diukur adalah Psolvent (intensitas sinar yg
melewati sel berisi pelarut), sehingga:

PSolution
T =
PSolvent
Absorbansi
PSolution PSolvent 1
A =  log T =  log = log = log
PSolvent PSolution T
5/8/2019 ~ Arie BS ~
HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 12
Absorbansi
Absorbansi dengan simbol A dari suatu larutan merupakan logaritma dari 1/T atau
logaritma Io/It.
A = log (1/T) = log (Io/It) = - log (T)
Contoh : Bila A = 0 artinya radiasi diteruskan 100%, bila A = 1
artinya radiasi diteruskan 10%. Nama lain dari absorbansi adalah Optical Density
(OD)

Absortivitas dan Absortivitas Molar


Absorbansi berbanding langsung dengan tebal larutan dan konsentrasi larutan
(hukum Beer), yaitu :
A=abc
dimana:
A = absorbansi
a = konstanta disebut absortivitas
b = tebal larutan
c = konsentrasi larutan

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 13


Spektroskopi UV-Vis Analisis Instrumen I
HUKUM LAMBERT-BEER
Jumlah radiasi yang diserap proporsional dengan
ketebalan sel (b), konsentrasi analit (c), dan koefisien
absorptivitas molekuler (a) dari suatu spesi (senyawa)
pada suatu panjang gelombang.

A = abc
Jika konsentrasi (c) diekspresikan sebagai molaritas
(mol/L) dan ketebalan sel (b) dinyatakan dalam
centimeter (cm), koefisien absorptivitas molekuler (a)
disebut koefisien ekstinsi molar (ε) dan memiliki satuan
[L/(mol.cm)]

A = bc

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 14


Jika konsentrasi c dinyatakan dalam mol/liter (Molar) dan tebal larutan dalam cm
maka absortivitas disebut absortivitas molar (), sehingga

A=bc

Hukum Beer menyatakan bahwa absorbansi berbanding langsung dengan tebal


larutan dan konsentrasi seperti telah dikemukakan sebelumnya.

Rumus ini dapat dijelaskan sebagai berikut : Radiasi dengan intensitas Io yang
dilewatkan bahan setebal b berisi sejumlah n partikel (atom, ion atau molekul) akan
mengakibatkan intensitas berkurang menjadi It

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 15


Spektroskopi UV-Vis Analisis Instrumen I
HUKUM LAMBERT-BEER

Asumsi:
1. Radiasi sinar datang harus monokromatis.
2. Spesi penyerap (molekul, atom, ion, dll) independen satu sama lain.
3. Radiasi sinar datang merupakan berkas paralel yang tegak lurus
dengan permukaan media penyerap.
4. Radiasi sinar melintasi media penyerap dengan panjang yang sama.
5. Media penyerap homogen dan tidak menyebabkan penghamburan
sinar.
6. Radiasi sinar datang mempunyai intensitas yang tidak terlalu besar
yang menyebabkan efek saturasi.

5/8/2019 ~ Arie BS ~
HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 16
• Prinsip dasar : membandingkan absorpsi energi radiasi
pada λ tertentu oleh suatu larutan terhadap suatu
larutan standar
• Hal-hal yang penting untuk diperhatikan :
1. Kesempurnaan pembuatan larutan contoh
2. Pemilihan panjang gelombang (untuk menghasilkan
abosbansi maksimum)… jika larutan yang dianalisis
berwarna… bisa mengacu pada warna komplementer

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 17


1. Larutan yang tidak sempurna
2. Kuvet yang tidak sempurna
3. Adanya sidik jari pada kuvet
4. Penempatan kuvet yang tidak tepat
5. Ukuran kuvet yang tidak seragam
6. Adanya gelembung udara dalam lintasan
radiasi

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 18


Spectrofotometer digital

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 19


Foto alat spectrofotometer

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 20


Single Beam

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 21


Spektroskopi Konvensional

5/8/2019 HERI SANTOSO-JURZI- POLTEKKES MALANG 22