Anda di halaman 1dari 28

Penyimpangan Sosial

Kelompok “Aristoteles”
Ketua : - M. Hasbullah Dhara
Khinta Kumalasari
-Muh. Ali Husain
- Sheila Tasya Wardani
-Dian Firsianingsih
-Haryuno Kwan
Kelas X Cambridge 1
SMA Negeri 1 Palopo
Tahun Ajaran 2016/2017
Profil Aristoteles
Mendapat julukan sebagai Bapak Ilmu Pengetahuan. Aristoteles
dilahirkan di kota Stagira, Macedonia, 384 SM. Ayahnya seorang ahli
fisika kenamaan. Pada umur tujuh belas tahun Aristoteles pergi ke
Athena belajar di Akademi Plato. Dia menetap di sana selama dua puluh
tahun hingga tak lama Plato meninggal dunia. Dari ayahnya, Aristoteles
mungkin memperoleh dorongan minat di bidang biologi dan
“pengetahuanpraktis”. Di bawah asuhan Plato dia menanamkan minat
dalam hal spekulasi filosofis.
Pada tahun 342 SM Aristoteles pulang kembali ke Macedonia, menjadi guru seorang anak
raja umur tiga belas tahun yang kemudian dalam sejarah terkenal dengan Alexander Yang
Agung. Aristoteles mendidik si Alexander muda dalam beberapa tahun. Di tahun 335 SM,
sesudah Alexander naik tahta kerajaan, Aristoteles kembali ke Athena dan di situ dibukanya
sekolahnya sendiri, Lyceum. Dia berada di Athena dua belas tahun, satu masa yang
berbarengan dengan karier penaklukan militer Alexander. Alexander tidak minta nasehat
kepada bekas gurunya, tetapi dia berbaik hati menyediakan dana buat Aristoteles untuk
melakukan penyelidikan-penyelidikan. Mungkin ini merupakan contoh pertama dalam
sejarah seorang ilmuwan menerima jumlah dana besar dari pemerintah untuk maksud-
maksud penyelidikan dan sekaligus merupakan yang terakhir dalam abad-abad berikutnya.
Walau begitu, pertaliannya dengan Alexander mengandung pelbagai bahaya. Aristoteles
menolak secara prinsipil cara kediktatoran Alexander dan tatkala si penakluk Alexander
menghukum mati sepupu Aristoteles dengan tuduhan menghianat, Alexander punya
pikiran pula membunuh Aristoteles. Di satu pihak Aristoteles kelewat demokratis di mata
Alexander, dia juga punya hubungan erat dengan Alexander dan dipercaya oleh orang-
orang Athena. Tatkala Alexander mati tahun 323 SM golongan anti-Macedonia
memegang tampuk kekuasaan di Athena dan Aristoteles pun didakwa kurang ajar kepada
dewa. Aristoteles, teringat nasib yang menimpa Socrates 76 tahun sebelumnya, lari
meninggalkan kota sambil berkata dia tidak akan diberi kesempatan kedua kali kepada
orang-orang Athena berbuat dosa terhadap para filosof. Aristoteles meninggal di
pembuangan beberapa bulan kemudian di tahun 322 SM pada umur enam puluh dua
tahun.
Hasil murni karya Aristoteles jumlahnya mencengangkan. Empat puluh tujuh karyanya
masih tetap bertahan. Daftar kuno mencatat tidak kurang dari seratus tujuh puluh buku
hasil ciptaannya. Bahkan bukan sekedar banyaknya jumlah judul buku saja yang
mengagumkan, melainkan luas daya jangkauan peradaban yang menjadi bahan
renungannya juga tak kurang-kurang hebatnya. Kerja ilmiahnya betul-betul merupakan
ensiklopedi ilmu untuk jamannya. Aristoteles menulis tentang astronomi, zoologi,
embryologi, geografi, geologi, fisika, anatomi, physiologi, dan hampir tiap karyanya
dikenal di masa Yunani purba. Hasil karya ilmiahnya, merupakan, sebagiannya, kumpulan
ilmu pengetahuan yang diperolehnya dari para asisten yang spesial digaji untuk
menghimpun data-data untuknya, sedangkan sebagian lagi merupakan hasil dari
serentetan pengamatannya sendiri.
A. Pengertian Penyimpangan
Sosial.
Secara Umum
Penyimpangan sosial merupakan Perilaku
individu atau sekelompok individu yang tidak
sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku secara
umum dalam masyarakat sering terjadi dalam
kehidupan kita sehari-hari.
Menurut Para Ahli
1. Paul B.Horton Ia mendevinisikan bahwa perilaku
menyimpang adalah perilaku yang dinyatakan sabagai
pelanggaran-pelanggaran terhadap norma-norma kelompok
ataupun masyarakat.

2. Bruce J.Cohen Ia berpendapat bahwa perilaku


menyimpang adalah setiap perilaku yang tidak berhasil
menyesuaikan diri dengan kehendak-kehendak masyarakat
atu kelompok tertentu dalam masyarakat.
Menurut Para Ahli
1. Robert M.Z Lawang Ia menyatakan bahwa perilaku
menyimpang adalah semua tindakan yang menyimpang dari
norma-norma yang berlaku dalam suatu sistem sosial dan
menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam
sistem tersebut untuk memperbaiki perilaku tersebut.

2. James Vander Sander Ia berpendapat bahwa yang


dimaksud perilaku menyimpang adalah perilaku yang
dianggap sebagai hal tercela dan di luar batas-batas toleransi
oleh sejumlah atau sebagian besar orang atau masyarakat.
B. Teori Penyimpangan
A. Teori Pergaulan Berbeda ( Differential Association )
Teori ini dikemukakan oleh Edwin H. Sutherland . Menurut teori ini, penyimpangan
Contohnya perilaku siswa yang suka bolos sekolah. Perilaku tersebut dipelajarinya
dengan melakukan pergaulan dengan orang-orang yang sering bolos sekolah. Melalui
pergaulan itu ia mencoba untuk melakukan penyimpangan tersebut, sehingga menjadi
pelaku perilaku menyimpang.
B. Teori Labelling
misalnya pencuri, penipu, pemerkosa, pemabuk, dan sebagainya. Sebagai tanggapan
terhadap cap itu, si pelaku penyimpangan kemudian mengidentifikasikan dirinya
sebagai penyimpang dan mengulangi lagi penyimpangannya sehingga terjadi dengan
penyimpangan sekunder ( secondary deviation) . Alasannya adalah sudah terlanjur
basah atau kepalang tanggung.
C. Teori Fungsi
Teori ini dikemukakan oleh Emile Durkheim . Dalam suatu masyarakat orang yang
berwatak jahat akan selalu ada, dan kejahatanpun juga akan selalu ada. Durkheim
bahkan berpandangan bahwa kejahatan perlu bagi masyarakat, karena dengan adanya
kejahatan, maka moralitas dan hukum dapat berkembang secara normal.
D. Teori Konflik
Teori ini dikembangkan oleh penganut Teori Konflik Karl Marx .
E. Teori Tipologi Adaptasi
Dengan menggunakan teori ini, Robert K. Merton mencoba menjelaskan
penyimpangan melalui struktur sosial. Menurut teori ini, struktur sosial bukan hanya
menghasilkan perilaku yang konformis saja, tetapi juga menghasilkan perilaku
menyimpang. Dalam struktur sosial dijumpai tujuan atau kepentingan, di mana
tujuan tersebut adalah halhal yang pantas dan baik. Selain itu, diatur juga cara untuk
meraih tujuan tersebut. Apabila tidak ada kaitan antara tujuan (cita-cita) yang
ditetapkan dengan cara untuk mencapainya, maka akan terjadi penyimpangan.
Teori Tipologi Adaptasi Membagi cara adaptasi menjadi 5, Yaitu :
1. Konformitas ( conformity ) 2. Inovasi(Inovation)
3.Ritualisme

4. Pengasingan Diri 5.Pemberontakan


C. Karakteristik Penyimpangan
A. Penyimpangan Harus Dapat Didefinisikan
B. Penyimpangan Bisa Diterima Bisa Juga Ditolak
C. Penyimpangan Relatif dan Penyimpangan Mutlak
D. Penyimpangan Terhadap Budaya Nyata Ataukah Budaya Ideal
E. Terdapat Norma - Norma Penghindaran
F. Penyimpangan Sosial Bersifat Adaptif (Menyesuaikan)
D. Faktor-faktor Penyebab Penyimpangan
1. Kesenjangan Sosial

2. Nilai dan Norma yang Terlalu Longgar


3. Lingkungan Pergaulan

4. Ketidakpuasan
5. Ketidaksanggupan Menyerap Norma-Norma

6. Penyalahgunaan Narkotika
7. Ikatan Sosial yang Berlainan

8. Keluarga
9. Labelling

10. Ketegangan Antara Kebudayaan dan Struktur Sosial


E. Jenis-jenis Penyimpangan
1. Berdasarkan Kekerapannya :
a. Penyimpangan Primer
Contoh penyimpanganprimer adalah : terlambat membayar pajak listrik, mencontek
saat ulangan, melanggar rambu-rambu lalu lintas.

b. Penyimpangan Sekunder
Contoh penyimpangan sekunder adalah: mencuri, seseorang yang sering mabuk-
mabukan, bahkan pembunhan.
2. Berdasarkan Jumlah Pelakunya
a. Contohnya Adalah : Pembohong, Munafik, Pembangkang, Pelanggar
b. Kelompok pengacau keamananan dengan tujuan-tujuan tertentu yang disebut
Persekongkolan dalam dunia usaha dan lembaga
dengan teroris. Kelompok atau (geng) pemerintah
untuk mencari keuntungan sendiri. Kejahatan
terorganisir yang melakukan perampokan dan
penyelundupan. Kelompok yang ingin meisahkan
diri dari suatu Negara, yang disebut separatis.
F. Sifat-sifat Penyimpangan
1. Contoh penyimpangan yang bersifat positif adalah : seorang wanita yang bercita-
cita sekolah setinggi-tingginya dan menjadi dokter spesialis atau wanita karier. Bagi
sebagian masyarakat perbuatan sang wanita adalah suatu penyimpangan, namun
dari penyimpangan tersebut ada dampak positif yang muncul dari dalam dirinya
yaitu emansipasi wanita. Karena ia telah bersifat mulia yaitu mau menjadi seorang
dokter atau bersosial kepada orang lain atau masyarakat dengan menjadi seorang
dokter.
F. Sifat-sifat Penyimpangan
2. Penyimpangan yang bersifat negatif
Contoh penyimpangan yang bersifat negatif adalah : pencurian, pembunuhan,
pelacuran, pemerkosaan,pemabuk, penjudi, dan lain-lain
H. Akibat Dari Penyimpangan
1. Kriminalitas tindak kejahatan
Contoh : seorang residivis dalam penjara akan mendapatkan kawan sesama penjahat, sehingga
sekeluarnya dari penjara akan membentuk “kelompok penjahat” , sehingga dalam masyarakat
muncullah kriminalitas-kriminalitas baru.
H. Akibat Dari Penyimpangan
2. Terganggunya keseimbangan sosial
Contoh : pemberontakan, pecandu obat bius, gelandangan, pemabuk, dsb.
H. Akibat Dari Penyimpangan
3. Pudarnya nilai dan norma
Contoh : karena pengaruh film-film luar yang mempertontonkan tindak penyimpangan yang
dianggap hal-hal yang wajar disana, akan mampu menimbulkan orang yang tidak percaya lagi
pada nilai dan norma di Indonesia.
I. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyimpangan
1. Peranan Orang Dewasa
I. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyimpangan
2. Peranan Situasi Lingkungan
I. Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyimpangan
3. Peranan Kesempatan Sosialisasi