Anda di halaman 1dari 23

Oleh : Sukandar Avianto, S.ST.

Pengertian
 Makroradiografi ialah teknik radiografi yang
digunakan untuk memperoleh gambaran
yang diperbesar dari gambaran awalnya
(gambaran yang sebenarnya).

TUJUAN
Untuk memperoleh informasi yang lebih
jelas, yang tidak diperoleh dari hasil
radiograf biasa diakibatkan oleh ukuran
dari bagian – bagian tersebut yang teramat
kecil misalnya tulang yang berukuran kecil,
saluran- saluran, dan sebagainya.
PRINSIP PEMERIKSAAN
Teknik makroradiografi menggunakan prinsip
magnifikasi atau pembesaran ukuran objek
dari ukuran sebenarnya dengan cara
meletakkan objek pada jarak tertentu dari film.
Teknik makroradiografi dapat dilakukan dalam
dua cara yaitu :
•Mengubah FFD tanpa mengubah OFD
•Mengubah FOD tanpa mengubah FFD
Pembesaran objek yang dihasilkan dapat
diukur menggunakan rumus : FFD per FOD

 Keterangan :
MF = Faktor magnifikasi
FFD = Jarak Dari Sumber ke Film
FOD = Jarak antara Fokus ke Objek
contoh :jarak dari sumber ke film adalah 120, jarak dari
fokus ke objek adalah 60, pembesarannya adalah 2 kali.
CONTOH TERAPAN
* FOD Tetap dan FFD yang Berubah
Diketahui : MF = 1,5 dan OFD1 = 0 cm, dan OFD2 = 40 cm
maka :
 Perubahan FFD, diikuti perubahan Faktor
Eksposi
FFD dan OFD

FFD

FOD
FAKTOR-FAKTOR YANG
BERPENGARUH
 1.Faktor Pembesaran
•Jarak OFD = FOD maka objek terletak
diantara 2 focus.
•Pembesaran bertambah bila OFD
ditambah atau diperbesar
Pemilihan ukuran focus berkaitan
dengan adanya Unsharpness Geometric
(Ug). Ukuran focus yang semakin kecil
akan memperkecil ketidaktajaman
geometri.
 2.Faktor Ketidaktajaman Geometri
•Ug berbanding lurus dengan ukuran focus
yang digunakan.
•Ug berbanding terbalik dengan FOD.
•Ug berbanding lurus dengan OFD.
 3.Faktor Ketidaktajaman Gerakan
•Gunakan peralatan fiksasi untuk mengurangi
gerakan pasien.
•Pergerakan pasien dapat menimbulkan
Unsharpness Movement (Um).
 4.Faktor Eksposi
•Pemilihan faktor eksposi dipengaruhi oleh
adanya air gap antara objek dan film.
•Semakin besar air gap maka faktor eksposi
yang digunakan akan makin besar.
 5.Faktor Posisi
•Tabung sinar–x harus diatur tegak lurus
terhadap film dan objek.
 •Bidang objek dan film diatur sejajar.
•Adanya kemiringan dari objek dapat
mengakibatkan terjadinya distorsi gambar
AIR GAP
 Adalah Jarak yang dibuat antara obyek
dengan film

Air
Gap
A. Percobaan Macroradiografi
 Judul Percobaan :
Teknik macroradiografi pada Sella Tursica
 Tujuan Percobaan :
untuk mendapatkan gambaran radiografi dari Sella Tursica
tampak lebih besar dari gambaran radiografi biasa
 Alat dan Bahan :
 - Pesawat Rontgen Shimadtzu 500 mA
 - Kaset 18 x 24 cm
 - Film 18 x 24 cm
 - Marker R/L
 - Panthom sebagai objek
 - Cairan developer
 - Cairan Fixer
 - Air
B. Prosedur Pemeriksaan
 Pemeriksaan Sella Tursica
 1. Teknik macroradiografi
 Teknik menjauhkan jarak objek – film (OFD) dilakukan untuk
pembesaran 2 kali
 2. Teknik radiografi
 · Pasien diposisikan semi prone di atas meja pemeriksaan
 · MSP tubuh sejajar dengan bidang film
 · Kepala diposisikan lateral, dengan menempatkan : MSP
kepala sejajar bidang film dan garis interpupilary tegak lurus
bidang film
 · Atur kedua bahu agar berada pada bidang transversal yang
sama
 · Atur kepala sehingga garis IOML sejajar dengan garis
khayal horizontal film
 · Atur CR Tegak lurus bidang film
 · Central point 2,5 cm anterior dan 2,5 cm superior dari MAE.
 3. Teknik Pembesaran
 · Atur jarak focus ke objek (FOD) : 80 cm
 · Letakkan kaset diatas lantai sehingga jarak
antara film dan objek pada meja pemeriksaan
(OFD) 80 cm dan jarak antara fokus film (FFD)
menjadi 160 cm.
 · Atur supaya sentrasi sinar tepat berada tengah
kaset.
 M = FFD = 160 = 2 , Jadi, M = 2 ( 2x Pembesaran )
 OFD 80
 4. Faktor Eksposi
 Pada pemeriksaan Sella Tursica dengan Faktor Eksposi normal
adalah 60 kV dan 20 mAs, maka pada pembesaran 2x , faktor
eksposinya menjadi :
 FFD12 = mAs12
 FFD22 mAs22

 802 = 202
 1602 mAs22
 mAs22 = 25600 x 400
 6400
 mAs22 = √1600
 mAs22 = 40
 Jadi, Untuk pemebesaran 2x pemakaian faktor eksposinya
adalah 60 kV dan 40 mAs
 6. Hasil gambaran
 · Tampak Sella Tursica proyeksi lateral dengan
pembesaran 1.5 x pada film
 · Dorsum sellae dan clivus blumenbachi
 · Processus clinoideus anterior kiri dan kanan
superposisi
 · Processus clinoideus posterior kiri dan kanan
superposisi
 · Detail gambaran baik
 · Densitas dan kontras gambaran radiografi yang
dihasilkan baik
 · Tampak marker R
 · Tampak label

Sella Tursica
Mikro
Radiografi
Radiografi
IPOD

Sensor

Anda mungkin juga menyukai