Anda di halaman 1dari 26

PENGARUH KAPASITOR SHUNT TERHADAP SUSUT

TRANSMISI SISTEM INTERKONEKSI SULBAGSEL

ANDI SULTAN ALAUDDIN AL QAHFI


(321 13 029)
RIZQI AMALIA BURHAN
(321 13 034)
LATAR BELAKANG
Energi listrik merupakan kebutuhan primer bagi kehidupan manusia.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, PT. PLN
(Persero) tak henti – hentinya melakukan kajian, perbaikan, dan
pengembangan demi menjaga kestabilan penyediaan listrik. Salah satu cara
yang dilakukan adalah sistem interkoneksi. Namun dalam penyaluran tenaga
listrik dari sumber pembangkit sampai ke konsumen yang letaknya berjauhan
selalu mengalami susut transmisi. Pemasangan kapasitor dapat mengurangi
susut transmisi dengan menentukan jumlah pemakaian dan menentukan
lokasi yang optimum pada saluran trasmisi sehingga nantinya akan diperoleh
profil tegangan sesuai dengan standar.
TUJUAN KERJA PRAKTEK

1. Tujuan Umum
■ Terciptanya suatu hubungan yang sinergi, jelas dan
terarah
■ Meningkatkan kepedulian dan partisipasi dunia usaha
■ Membuka wawasan mahasiswa
■ Dapat memahami dan mengetahui sistem kerja di dunia
■ Menumbuhkan pola berpikir konstruktif
1.Tujuan Khusus
■ Untuk memenuhi salah satu persyaratan sebagai
mahasiswa kelas kerja sama PT. PLN (Persero).
■ Untuk melakukan pembelajaran di lapangan dan
mengenal lebih dekat pekerjaan pada sistem transmisi PT.
PLN (Persero) Unit Pengatur Beban (UPB).
■ Sebagai wadah mencari ilmu untuk menunjang
penyelesaian tugas akhir sebagai syarat mutlak untuk
memperoleh gelar sarjana D3.
WAKTU DAN TEMPAT
PELAKSANAAAN
1) Menentukan nilai susut transmisi interkoneksi sulselbar pada saat
kapasitor shunt dalam keadaan connected

2) Menentukan nilai susut transmisi interkoneksi sulselbar pada saat


kapasitor shunt dalam keadaan disconnected
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
SISTEM KELISTRIKAN PLN
PLTA PLTD PLTP
PLTG PLTU
PLTGU

GARDU INDUK
STEP UP

UNIT PENGATUR
SALURAN BEBAN
TRANSMISI

INDUSTRI
BESAR

GARDU INDUK SALURAN


150 kV TRANSMII

JARINGAN KANTOR / PERTOKOAN


TM / TR
INDUSTRI MENENGAH
/ KECIL

SEKOLAH / PERGURUAN PERUMAHAN


TINGGI
SISTEM INTERKONEKSI
SULSELBAR
Untuk mengatasi tingginya konsumsi tenaga pada suatu wilayah,
PT. PLN (Persero) melakukan interkoneksi antara beberapa wilayah
dengan tujuan wilayah yang mengalami kekurangan daya akan
mendapat suplai daya dari wilayah yang mempunyai kelebihan daya.
KOMPONEN SISTEM TENAGA
LISTRIK
1. Pembangkit
2. Transmisi
3. Distribusi
4. Beban
NEX

ALIRAN DAYA T

Analisis aliran daya merupakan analisis yang digunakan untuk


mengetahui kondisi sistem dalam keadaan normal, sehingga sangat
dibutuhkan dalam perencanaan sistem untuk masa yang akan datang
dan merupakan bahan evaluasi terhadap sistem yang ada. Dalam
menganalisa aliran daya bus dibagi menjadi 3 jenis :

Bus Bus
Bus Beban
Referensi Generator
SUSUT TRANSMISI
NEXT

1. Pengertian Susut
2. Perhitungan Susut Transmisi
3. Pengaruh Kapasitor Shunt Terhadap Susut
Transmisi
PENGERTIAN SUSUT

Pada dasarnya pengertian tentang kebocoran atau kerugian listrik


adalah selisih antara jumlah listrik yang dibangkitkan dengan jumlah
rekening listrik yang ditangguhkan atau terjual ke pelanggan PLN. Susut
transmisi biasa dikenal dengan istilah losses atau rugi – rugi daya.

Adapun beberapa jenis susut dibedakan berdasarkan sifatnya dan


berdasarkan tempat terjadinya.

RETUR
N
Berdasarkan Sifatnya

i. Susut Teknis, yaitu hilangnya energi listrik yang dibangkitkan pada


saat disalurkan karena berubah menjadi energi panas. Susut teknis
ini tidak dapat dihilangkan

ii. Susut Non Teknis, yaitu hilang energi listrik yang dikonsumsi
pelanggan maupun non pelanggan karena tidak tercatat dalam
penjualan.

RETURN
Berdasarkan Tempat
Terjadinya
i. Susut Transmisi, yaitu hilangnya energi listrik yang dibangkitkan
pada saat disalurkan melalui jaringan transmisi ke gardu induk

ii. Susut Distribusi, yaitu hilangnya energi listrik yang didistribusikan


dari gardu induk melalui jaringan distribusi ke pelanggan.

RETURN
PERHITUNGAN SUSUT TRANSMISI

Keterangan :
1. Busbar 1
2. Busbar 2
3. Busbar 3
4. Busbar 4
■   Jika resistansi a, b dan c dinyatakan secara berturut – turut
sebagai Ra,Rb, Rc, maka kehilangan daya total untuk sistem
transmisi tiga fasa dinyatakan sebagai berikut :

(1)

Jika diasumsikan I1 dan I2 sefasa,

(2)

Maka diperoleh penyederhanaan dari daya total yang hilang

sebagai berikut: (3)


Secara umum, nilai susut transmisi dapat ditentukan dengan
menghitung selisih daya dari sisi pengirim dan sisi penerima.

PST = Ps – PR (4)

RETUR
N
PENGARUH KAPASITOR SHUNT
TERHADAP SUSUT TRANSMISI
Kapasitor ini terhubung parallel pada jaringan maupun langsung
pada beban, dengan tujuan untuk perbaikan faktor daya, sebagai
pengatur tegangan maupun untuk mengurangi kerugian daya dan
tegangan pada jaringan.
BAB III
METODE PENELITIAN
WAKTU DAN TEMPATN
PENELITIAN
Penelitian studi pengaruh kapasitor shunt terhadap susut transmisi
sistem interkoneksi sulselbar tahun 2016 dilakukan di PT. PLN (Persero)
Unit Pengatur Beban (UPB) mulai tanggal 15 Februari 2016 sampai
tanggal 16 Mei 2016.
PROSEDUR PENELITIAN

Dalam menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini, penulis mengikuti


langkah – langkah yang terstruktur agar laporan ini dapat dikerjakan
secara sistematis.
METODE PENGUMPULAN DATA

Data – data yang penulis kumpulkan diambil pada saat kerja


praktek di PT. PLN (Persero) Unit Pengatur Beban (UPB). Materi – materi
yang dikumpulkan berasal dari jurnal, buku ajar, maupun buku panduan
dari PT. PLN (Persero). Untuk data – data simulasi berupa logsheet
diperoleh langsung dari Asisten Manager Operasi Sistem Unit Pengatur
Beban (UPB) selaku pembimbing saat kerja praktek. Selain itu penulis
juga melakukan konsultasi dengan Asisten Manager Operasi Sistem dan
Supervisor Perencanaan dan Evaluasi.
METODE ANALISA DATA
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode
simulasi aliran daya dengan menggunakan software DIgSILENT Power
Factory. Penelitian ini didasarkan pada pengaruh kapasitor shunt terhadap
susut transmisi pada sistem interkoneksi sulselbar 2016. Data yang
digunakan berupa spesifikasi generator, transormator, panjang transmisi,
spesifikasi bus, impedansi saluran, dan logsheet periode 02 Februari 2016
pada saat beban puncak (19.00 WITA). Dalam penelitian ini ada dua
masalah yang telah dievaluasi yaitu pengaruh kapasitor pada sistem
interkoneksi sulselbar, kondisi normal saat kapasitor terpasang dan kondisi
jika kapasitor disconnected.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH