Anda di halaman 1dari 15

KURANGNYA KESADARAN TENAGA

KESEHATAN UNTUK CUCI TANGAN DAN


MEMAKAI ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI
PUSKESMAS CURUG

O L E H : T YA S A N D I A N Y P R AV I TA S A R I
D O K T E R A H L I P E R TA M A
PUSKESMAS CURUG
TUPOKSI DOKTER AHLI PERTAMA

KEPMENPAN No. 139 tahun 2003


Melaksanakan pelayanan medis yang meliputi
upaya kesehatan :

• PROMOTIF
• PREVENTIF
• KURATIF
• REHABILITATIF
VISI DAN MISI PUSKESMAS CURUG
• Visi Puskesmas Curug :
Terwujudnya masyarakat Kecamatan Curug yang
sehat dan madani
• Misi Puskesmas Curug :
1. Memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerja
Puskesmas Curug yang profesional dan terjangkau.
2. Memberikan penanganan masalah kesehatan di
wilayah kerja Puskesmas Curug secara terpadu dan
berkesinambungan.
3. Meningkatkan kesadaran dan peran serta
masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Curug agar
hidup sehat secara mandiri.
NILAI – NILAI PUSKESMAS CURUG
S = SENYUM : Senyum adalah media terbaik untuk
menyapa dan menebar ibadah saat kita
melaksanakan pelayanan kesehatan;
I = IKHLAS : Ikhlas adalah sikap tulus dalam
melaksanakan pelayanan kesehatan tanpa membeda
– bedakan;
A = AMANAH : Amanah merupakan suatu mandat atau
kepercayaan yang diberikan kepada seseorang untuk
menjalaninya dengan penuh tanggung jawab;
P = PROFESIONAL : Profesional adalah sikap petugas
dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
kompetensi dan keilmuannya.
ANALISIS ISU
Factors Total Rank
No. Daftar Isu
U S G
1. Kurangnya komunikasi dokter dengan
4 4 4 12 2
pasien
2. Kurangnya kesadaran tenaga medis
untuk cuci tangan dan memakai Alat 3 5 5 13 1
Pelindung Diri (APD)
3. Pelayanan yang kurang ramah oleh
5 1 1 7 4
tenaga kesehatan
4. Masih tingginya angka rujukan pasien
1 2 2 6 5

5. Masih tingginya angka kesakitan


2 3 3 8 3
hipertensi
ISU YANG DIANGKAT

Kurangnya kesadaran tenaga kesehatan


untuk cuci tangan dan memakai Alat
Pelindung Diri (APD) di Puskesmas Curug
AKAR PENYEBAB MASALAH

MAN

Belum terbiasa Kurangnya


MATERIAL
melakukan kesadaran
MONEY
Belum mengetahui tenaga
SPO kesehatan untuk
cuci tangan dan
memakai APD
Belum optimalnya
MACHINE penerapan SPO
Belum optimalnya
MARKET
pengawasan

METHOD
KEGIATAN HABITUASI
1. Melakukan telaahan SPO cuci tangan dan
pemakaian APD
2. Melakukan sosialisasi SPO cuci tangan terhadap
tenaga kesehatan
3. Melakukan sosialisasi SPO pemakaian APD
terhadap tenaga kesehatan
4. Melakukan permainan “TEMBAK DAN LAKUKAN”!
5. Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan cuci
tangan dan pemakaian APD sesuai SPO
TAHAP
KEGIATAN
•Adanya SPO
•Melakukan cuci tangan
telaahan SPO dan
cuci tangan •Meminta
dokumen ke pemakaian
dan APD yang
pemakaian bagian tata usaha
•Melakukan baku
APD
telaahan SPO
KEGIATAN I •Berdiskusi OUTPUT
dengan mentor
dan atasan
•Menyempurnakan
SPO
KEGIATAN II
Sosialisasi
SPO cuci
tangan OUTPUT
terhadap
tenaga Tenaga
TAHAPAN kesehatan
kesehatan * Menyiapkan mengetahui
bahan cara cuci
* Mengundang tangan sesuai
tenaga kesehatan SPO
* Melakukan
presentasi
* Tanya jawab
* Membuat laporan
TAHAPAN
* Menyiapkan
KEGIATAN III bahan OUTPUT
* Mengundang
Sosialisasi SPO tenaga kesehatan Tenaga kesehatan
pemakaian APD * Melakukan mengetahui cara
terhadap tenaga presentasi memakai APD
kesehatan * Tanya jawab sesuai SPO
* Membuat
laporan
KEGIATAN IV
Melakukan permainan “TEMBAK DAN LAKUKAN!”

TAHAPAN
* Merancang aturan permainan
* Berkonsultasi dengan atasan
* Menyampaikan aturan permainan
* Melakukan permainan

OUTPUT
Tenaga kesehatan terbiasa melakukan cuci tangan
dan memakai APD sesuai SPO
•Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan cuci
KEGIATAN tangan dan pemakaian APD sesuai SPO
V

•Membuat daftar tilik cuci tangan dan APD yang


sesuai dengan SPO
•Mengisi daftar tilik untuk tiap tenaga kesehatan
TAHAPAN •Membuat laporan hasil

•Laporan hasil monitoring


pelaksanaan cuci tangan dan
OUTPUT pemakaian APD sesuai SPO
TIMELINE
29 20 Mei
April – 13 – 18 – 12
K 4 Mei Mei juni
2019 2019 2019
E
G I II III IV V

I 6 – 11 20 Mei
Mei – 12
A 2019 Juni
2019
T
A
N

Anda mungkin juga menyukai