Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK

DENGAN IDIOPATIC RESPIRATORY


DISTRESS SYNDROME (IRDS)

Disusun Oleh:

Pramaishella Ayunda Putri


Dudiana
Wulandari
Lani Aviskaumi
Faisal Amrillah
Definisi
• Sindrom gawat napas pada neonatus (SGNN),
dalam bahasa Inggris disebut neonatal
respiratory distress syndrome (RDS)
merupakan kumpulan gejala yang terdiri dari
dispnea atau hiperpnea dengan frekuensi
pernapasan lebih dari 60 kali per menit;
sianosis; merintih waktu ekspirasi (expiratory
grunting); dan retraksi di daerah epigastrium,
suprasternal, intekostal pada saat inspirasi. Bila
di dengar dengan stetoskop akan terdengar
penurunan masukan udara dalam paru.
Etiologi
• IRDS sering ditemukan pada bayi
prematur. Insidens berbanding terbalik
dengan usia kehamilan dan berat badan.
Artinya semakin muda usia kehamilan
ibu. Semakin tinggi kejadian RDS pada
bayi tersebut. Sebaliknya semakin tua usia
kehamilan, semakin rendah kejadian RDS
(Asrining Surasmi, dkk, 2003).
Patofisiologi
• Bayi prematur lahir dengan kondisi paru
yang belum siap sepenuhnya untuk
berfungsi sebagai organ pertukaran gas
yang efektif. Hal ini merupakan faktor
kritis dalam terjadinya RDS.
Ketidaksiapan paru menjalankan
fungsinya tersebut terutama disebabkan
oleh kekurangan atau tidak adanya
surfaktan.
Manifestasi Klinis
Penyakit membran hialin ini mungkin terjadi
pada bayi prematur dengan berat badan 100-
2000 gram atau pada masa gestasi 30-36 minggu.
Jarang ditemukan pada bayi dengan berat badan
lebih dari 2500 gram. Sering disertai dengan
riwayat asfiksia pada waktu lahir atau tanda gawat
bayi pada akhir kehamilan. Tanda gangguan
pernapasan mulai tampak dalam 6-8 jam
pertama. Setelah lahir dan gejala yang
karakteristik mulai terlihat pada umur 24-72 jam.
Bila keadaan membaik, gejala akan menghilang
pada akhir minggu pertama.
Pemeriksaan Diagnostik

Gambaran radiologis
Gambaran laboratorium
Gambaran Patologi/Histopatologi
Penatalaksanaan
Penatalaksanaan medik
a. Memberikan lingkungan yang
optimal
b. Pemberian oksigen
c. Pemberian cairan dan elektrolit
d. Pemberian antibiotik
e. Kemajuan terakhir dalam
pengobatan pasien
Penatalaksanaan keperawatan
Bayi dengan PMH adalah bayi prematur
kecil, pada umumnya dengan berat badan
lahir 1000-2000 gram dan masa kehamilan
kurang dari 36 minggu. Oleh karena itu,
bayi ini tergolong bayi berisiko tinggi.
Apabila menerima bayi baru lahir yang
demikian harus selalu waspada bahaya yang
dapat timbul.
ASUHAN KEPERAWATAN
• A. Pengkajian

1. Identitas klien
2. Riwayat kesehatan
3. Data dasar pengkajian
4. Pemeriksaan Doagnostik
Diagnosa Keperawatan
1. Kerusakan pertukaran gas berhubungan dengan
ketidakadekuatan kadar surfaktan,
ketidakseimbangan perfusi ventilasi.
2. Pola napas tidak efektif berhubungan dengan
penurunan energi/kelelahan, keterbatasan
pengembangan otot.
3. Termoregulasi tidak efektif berhubungan dengan
penurunan lemak subkutan, peningkatan upaya
pernapasan sekunder akibat RDS.
4. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
berhubungan dengan peningkatan metabolisme
akibat stress.
5. Risiko tinggi infeksi yang berhubungan dengan
prosedur invasif.
ARIGATOU GHOZAIMASU