Anda di halaman 1dari 12

ASPEK HUKUM

DALAM PRAKTEK
AKUNTANSI
ANGGOTA KELOMPOK
01 Rizki Nur Sa’diyah (041711333143)

02 Nur Isnaini Safarina (041711333236)

03 Mega Novitasari (041711333244)

04 Ardianita Iftitah Rizki (041711333277)


PROFESI AKUNTANSI

Profesi Akuntansi adalah pekerjaan yang menggunakan keahlian di bidang akuntansi. Termasuk bidang
pekerjaan akuntansi public, intern, keuangan / dagang, akuntansi pemerintah & akuntansi pendidikan.
RAGAM PRAKTEK AKUNTANSI YANG DILAKUKAN AKUNTAN
Auditor
Akuntan Publik
Akuntan publik adalah akuntan Auditor adalah seseorang yang m
yang telah memperoleh izin dari emiliki kualifikasi tertentu dalam
menteri keuangan untuk melakukan audit atas laporan keu
memberikan jasa akuntan publik angan dan kegiatan suatu perusa
haan atau organisasi.

Akuntan Pajak Akuntan Internal


Akuntan pajak memberikan Akuntan intern adalah
layanan nasihat kepada akuntan yang bekerja dalam
organisasi dan perorangan suatu perusahaan atau
tentang berbagai isu Akuntan
organisasi.
perpajakan

Aktuaris Akuntan Pendidik


Akuntan pendidik adalah seorang akuntan yang
Aktuaris adalah seorang ahli yang bertugas dalam pendidikan akuntansi,
dapat mengaplikasikan ilmu melakukan penelitian dan perkembangan
keuangan dan teori statistik untuk akuntansi, mengajar dan menyusun kurikulum
menyelesaikan persoalan-persoalan pendidikan akuntansi di perguruan tinggi.
bisnis aktual.
REGULASI YANG TERKAIT DENGAN PROFESI AKUNTANSI
Regulasi

Sebagai peraturan
terbaru yang mengatur
tentang Akuntan Publik
Perubahan Atas
Peraturan Menteri
Keuangan Nomor
UU No. 34 tahun 55/PMK.01/2017
UU No.5 Tahun
1954 tentang Tentang Prinsip
2011 Tentang KUHD
pemakaian gelar Mengenali Pengguna
Akuntan publik
Akuntan Jasa Bagi Akuntan
Dan Akuntan Publik

Dinilai sudah tidak Prinsip yang diterapkan oleh


sesuai dengan Akuntan dan Akuntan Publik
perkembangan dalam rangka mengetahui
profil, karakteristik, serta
pola Transaksi Pengguna
Jasa
Melindungi gelar “akuntan” (“accountan”) dengan undang-undang

UU No.34 Ditetapkan sebagai


Undang-undang Tentang Pemakaian Gelar “Akuntan”
Tahun 1954
Tidak mengatur hal- hal yang mendasar dalam praktik
profesi Akuntan Publik

Disahkan oleh Wakil Presiden, Menteri Keuangan dan Menteri Kehakiman pada tanggal 13 Nopember 1954
Khusus mengatur profesi akuntan publik yang
memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi
Akuntan Publik memberikan jasa
masyarakat dan profesi akuntan publik asurans, yang meliputi :

jasa audit
atas
informasi
keuangan
historis;

UU No.5 jasa reviu


atas
Tahun 2011 informasi
keuangan
historis

jasa
asurans
Ditetapkan sebagai Undang-undang Tentang Akuntan Publik lainnya
Disahkan oleh DPR pada tanggal 3 Mei 2011
PMPJ meliputi:
a. Identifikasi Pengguna Jasa Identifikasi Pengguna Jasa
b. Verifikasi Pengguna Jasa
c. Pemantauan Transaksi Pengguna Jasa. Akuntan dan Akuntan Publik wajib meminta informasi dan dokumen
kepada Pengguna Jasa

Verifikasi Pengguna Jasa


Akuntan clan Akuntan Publik wajib melakukan verifikasi
terhadap informasi dan Dokumen identifikasi
Peraturan Menteri
Keuangan Nomor
Pemantauan Transaksi Pengguna Jasa
55/PMK.01/2017
Akuntan dan Akuntan Publik melihat tata cara pembayaran
Transaksi baik tunai atau pun non tunai, pelaku Transaksi,
nominal Transaksi, dan atau tanggal Transaksi.

Ditetapkan pada tanggal 17 April 201 7


Menteri Keuangan Republik Indonesia
KASUS

Kasus PT. Muzatek Jaya 2004


Kasus pelanggaran atas Standar Profesional Akuntan Publik, muncul kembali. Menteri Keuangan langsung memberikan sanksi
pembekuan. Menkeu Sri Mulyani telah membekukan ijin AP (Akuntan Publik) Drs Petrus M. Winata dari KAP Drs. Mitra Winata
dan Rekan selama 2 tahun yang terhitung sejak 15 Marit 2007, Kepala Biro Hubungan Masyaraket Dep. Keuangan, Samsuar
Said saat siaran pers pada Selasa (27/3), menerangkan sanksi pembekuan dilakukan karena AP tersebut melakukan suatu
pelanggaran atas SPAP (Standar Profesional Akuntan Publik).

Pelanggaran tersebut berkaitan dengan pelaksanaan pemeriksaan audit terhadap Laporan Keuangan PT. Muzatek Jaya pada
tahun buku 31 December 2004 yang dijalankan oleh Petrus. Dan selain itu Petrus juga melakukan pelanggaran terhadap
pembatasan dalam penugasan audit yaitu Petrus malaksanakan audit umum terhadap Lap. keuangan PT. Muzatek Jaya dan
PT. Luhur Arta Kencana serta kepada Apartement Nuansa Hijau mulai tahun buku 2001. hingga tahun 2004.
THANK YOU