Anda di halaman 1dari 15

PROSES PEMBUATAN SIMPLISIA

HIBISCUS SABDARIFFA FLOS

Anggota :
1. Ali Sajidhin Achmad
2. Hiban Arik Nuryamin
3. Kadek Urip Astawa Yasa
4. Alifia Amanda Glesia
5. Afra Shafa Ghalda
6. Natalince Marpaung
Hibiscus Sabdariffae Flos

Nama Simplisia : Hibiscus Sabdariffae Flos


Nama Lain : Bunga Rosella
Tanaman Asal : Hibiscus sabdariffa L.
Keluarga : Malvacae
Kandungan :
Bunga rosella memiliki beberapa kandungan zat seperti
gossypetin, glukosida, hibiscin, flavonoid, theflavin,
katekin dan antosianin (Widyanto dan Nelistya, 2008).
Khasiat :
Menurunkan tekanan darah, membantu melancarkan
peredaran
Makroskopis :
Bunga panjang sekitar 2,5 cm sampai 3 cm berwarna
merah bentuk panjang sedikit lonjong menguncup
sama lainnya semakin dalam semakin kecil

Mikroskopis :
Tampak epidermis daun mahkota berbentuk bulat
terdapat bekas pembuluh dengan penebalan tangan
dan spiral berbentuk stomata tipe aktihositik
Tahapan pembuatan simplisia

1. Penanaman
2. Pengumpulan bahan baku
3. Pengeringan dan pengawetan
4. Pengemasan dan penyimpanan
Penanaman

Pemilihan Lokasi Tanam


Tanaman rosella tumbuh optimal di daerah dengan ketinggian 600
meter di atas permukaan laut. Semakin tinggi dari permukaan laut,
pertumbuhan rosella akan terganggu.

Suhu
Rosella dapat tumbuh didaerah tropis dan subtropis dengan suhu
rata-rata 24-32°C. Namun rosella masih toleran pada kisaran suhu
10-36°C. Untuk menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan
yang optimal, rosella memerlukan waktu 4-5 bulan dengan suhu
malam tidak kurang dari 21°C.
Waktu Tanam
Waktu tanam juga dapat mempengaruhi kandungan kimia kelopak
rosella. Rosella yang ditanam pada bulan Mei menghasilkan
antosianin, protein dan karbohidrat total lebih tinggi dibandingkan
dengan yang ditanam pada bulan April atau Juni.

Kadar pH Tanah
Rosella masih dapat toleran terhadap tanah masam dan agak
alkalin, tetapi tidak cocok ditanam di tanah salin atau berkadar
garam tinggi. Kemasaman tanah (pH) optimum untuk rosella
adalah 5,5-7 dan masih toleran juga pada pH 4,5-8,5.
Pengendalian hama
Sebagai kompetitor cahaya, air dan hara, gulma perlu dikendalikan,
terutama pada fase awal pertumbuhan vegetatif atau umur satu
bulan setelah tanam. Pada fase awal penanaman, rosella tumbuh
relatif cepat. Setelah berumur lebih dari 60 hari, rosella tumbuh
dengan lambat dan mulai membentuk kelopak serta bakal biji.
Karena itu, lahan perlu disiangi sampai umur 6-7 minggu setelah
tanam. Hama tanaman utama yang menyerang rosella adalah
nematoda (Heterodera rudicicola) yang menyerang batang dan
akar, sementara hama lainnya adalah belalang yang biasa
menyerang daun rosella (Gunawan, 2009).
Pengumpulan bahan baku

Panen
Kelopak rosella dapat dipanen saat biji telah tua (umur 3-4 minggu)
yang ditandai dengan kulit pembungkus biji majemuk yang
berwarna coklat dan sedikit terbuka atau membelah. Pemetikan
dilakukan dengan gunting atau pisau karena kelopak sulit dipetik
dengan tangan tanpa bantuan alat, juga untuk menghindari
rusaknya batang. Pemanenan dapat dilakukan 3-4 kali (selang 1-2
minggu) lalu jika tanaman sudah tak lagi berbunga dicabut dan
diganti dengan pohon rosella yang baru.
Pasca Panen
1. Sortasi basah
Kelopak bunga rosella yang telah dipanen dipisahkan berdasarkan
tingkat serangan hama dan penyakit, tingkat kematangan dan
ukuran. Penyortiran penting dilakukan agar gulma dan kotoran
lainnya tidak ikut tercampur. Kelopak yang terserang kutu akan
diselimuti oleh bahan yang berwarna putih sehingga perlu
dipisahkan dan dibersihkan lebih dahulu.
2. Pencucian
Pada proses pencucian sebaiknya menggunakan air bersih yang
mengalir. Hal tersebut dikarenakan agar sisa kotoran yang masih
menempel pada kelopak lebih mudah dibersihkan dan agar
penggunaan air tidak menyebabkan kontaminasi pada kelopak yang
dicuci. Setelah dicuci, kemudian ditiriskan didalam wadah yang
berlubang agar air dapat menetes dengan mudah.
Pengeringan

Pengeringan dibawah sinar matahari


Teknik pengeringannya adalah kelopak rosella dijemur di bawah
sinar matahari dengan cara dihamparkan pada wadah yang terbuat
dari ayaman bambu agar tidak terbakar matahari. Jika kelopak
terbakar matahari maka dapat menyebabkan kerusakan secara fisik
maupun senyawa metabolis sekunder yang terkandung didalamnya.
Waktu penjemur biasanya dilakukan pada pukul 9.00-11.00 atau
14-16.00 selama 3 hari
Pengeringan menggunakan oven
Penggunaan oven juga dapat menjadi alternatif untuk proses
pengeringan. Suhu yang digunakan tidak lebih dari 50-60°C selama
2 x 24 jam. Proses pengeringan dilakukan hingga kadar air
mencapai 10%, sehingga jamur tidak akan dapat tumbuh di kelopak
jika disimpan dalam waktu yang lama. Kadar air yang terlalu tinggi
ketika disimpan akan menyebabkan peningkatan kadar air yang
cepat dan mengurangi daya simpannya (Purba et.al, 2013).
Sortasi Kering
Penyortiran ulang pada kelopak yang sudah dikeringkan perlu
dilakukan kembali agar sisa-sisa kotoran maupun tanaman lain
yang masih menempel pada kelopak tidak terbawa pada saat
kelopak dikemas. Kualitas dari kelopak akan menurun apabila
masih terdapat sisa-sisa kotoran dan tanaman lain yang masih
menempel. Hal tersebut dapat menurunkan nilai ekonomis dari
kelopak.
Pengemasan dan penyimpanan

Pengemasan
Bahan pengemas yang biasa digunakan adalah bahan yang
terbuat dari plastik. Namun menurut Purba et.al (2013),
kemasan yang paling baik digunakan untuk rosella adalah
aluminium foil. Kelopak kering rosella dapat dikemas dalam
bentuk kemasan konsumen atau kemasan pedagang (curah)
tergantung pemesanan. Bahan pengemas harus bersifat netral,
yaitu tidak menimbulkan reaksi dengan simplisia atau produk
(inert) sehingga tidak menyebabkan perubahan warna, rasa dan
bau simplisia serta tidak bersifat racun (toksik) pada saat
penyimpanan.
Penyimpanan
Kelopak rosella yang sudah kering disimpan di tempat yang
terlindung dari cahaya dengan suhu 15-20°C, kelembaban relatif
rendah dan berventilasi baik. Hal ini perlu diperhatikan agar pada
saat penyimpanan dapat mengurangi risiko timbulnya bakteri atau
jamur pada kelopak yang dapat menurunkan kualitas. Simplisia
dalam bentuk kering ini dapat disimpan sampai jangka waktu 6
bulan, dengan syarat ruang tempat penyimpanan sesuai dengan
standar ruang penyimpanan.

Anda mungkin juga menyukai