Anda di halaman 1dari 18

PRINSIP – PRINSIP TEKNISI

PROFESIONAL

OLEH : ALBAR RIADI


INDIKATOR PENCAPAIAN
KOMPETENSI

MENGKALSIFIKASIKAN PRINSIP – PRINSIP TEKNISI PROFESSIONAL

MENJELASKAN MASING – MASING KOMPONEN PRINSIP - PRINSIP


TEKNISI PROFESSIONAL

MENGIDENTIFIKAASI MASALAH YANG TERJADI PADA SETIAP


PRINSIP – PRINSIP TEKNISI PROFESIONAL
GAMBAR TEKNISI GAMBAR TEKNISI

BIASA PROFESIONAL
Tapi , apa sih
sebenarnya teknisi
profesional itu ?

Lalu , apa
perbedaang teknisi
biasa dengan teknisi
professional ?
TEKNISI PROFESIONAL

seseorang yang mempunyai kemampuan


diatas rata – rata terhadap suatu bidang
yang ditekuni , mempunyai tanggung
jawab terhadap pekerjaan yang dia
jalankan serta mampu memenuhi syarat
prinsip – prinsip teknisi profesional.
Dalam segi pendapatan , seorang teknisi
professional mendapatkan upah yang
lebih besar dibandingkan dengan teknisi
biasa.
PRINSIP TEKNISI PROFESIONAL

Penanganan Dan Perlakuan Pada Pekerjaan Cepat Dan Dapat Di


Kendaraan Andalkan

Selesai Sesuai Waktu Yang


Penampilan Profesional
Diinginkan

Periksa Pekerjaan Bila Telah


Kerapihan Dan Kebersihan
Selesai

Simpan Part Part Lama (Part


Keselamatan Kerja
Bekas)

Perencanaan Dan Persiapan Tindak Lanjut


Penanganan Dan Perlakuan Pada
Kendaraan
 Gunakan Selalu Alas kaki Penutup Tempat
Duduk Penutup Fender Stoper Roda dan
Penutup Grill.
 Kendarai Kendaraan Pelanggan Dengan Hati
Hati Karena itu hal Yang Penting Untuk
Menjaga Kendaraan Supaya Tetap Baik.
 Jangan Pernah Merokok Di Dalam
Kendaraan Karena Berbahaya.
 Jangan Menggunakan Audio Atau Mobil
Pelanggan Karena Bisa Membuat Kecewa
Para Pelanggan.
1. Alas kaki
2. Penutup Tempat Duduk
 Buang Sampah Dan Kotak Part Pada
3. Penutup Fender Kendaraan.
4. Penutup Roda Kemudi
5. Stoper Roda
Penampilan Profesional

 Mengenakan Seragam Bersih Dan Rapih.


 Mengenakan Sepatu Kerja Yang Rapih.
 Mengenakan Sarung Tangan.
 Rambut Rapih Dan Tidak Panjang.
 Lap Bersih Di Saku.
 Tidak Menggunakan Ikat Pinggang.
 Tidak Menggunakan Jam Tangan Atau
Cincin.
 Tidak Mengantongi Benda Keras/Logam Di
Saku
Kerapihan Dan Kebersihan

 Jaga Kebersihan, Kerapihan, Dan


Keteraturan Tempat Kerja(lantai, peralatan,
meja kerja taster, dan lain lain dengan cara
 Membuang Atau Menyimpan Benda/ Item
Item yang Sudah Tidak Diperlukan.
 Meletakan Dan Menyimpan Part Dan
Material Secara Teratur.
 Menyapu, Menyuci Dan Menggosok.
 Bekerja Dengan Kendaraan Lurus Di Stall.
Keselamatan Kerja

 Gunakan Peralatan Dan


Perlengkapan Lain (auto lift,
dongkrak, gerindra an lain lain).
 Berhati Hatilah Terhadap Api Dan
Tidak Boleh Merokok Saat Bekerja.
 Jangan Menangani Benda Yang
Berat Dan Berbahaya Bagi Anda.
 Konfirmasikan 'Item Utama' (Alasan Utama
Pelanggan Membawa Kendaraan Ke Bengkel)
 Pastikan Bahwa Anda Memahami Permintaan
Pelanggan Dan Industri Pengontrol/Foreman.
 Behati Hatilah Saat Berkomunikasi Yang
Berkaitan Dengan Pekerjaan Ulang (Return Job)..
 Rencanakan Pekerjaan Anda (Urutan Kerja Dan
Persiapan)
 Pastikan Bahwa Part Yang diperlukan Ada Di
Stok.
 Lakukan Pekerjaan Berdasarkan Order Perbaikan
(Repair Order)Untuk Menghindari Kesalahan.

Perencanaan Dan Persiapan


 Gunakan SST (Special Sevice Tool) Dan
Taster Yang Cepat.
 Bekerjalah Sesuai Dengan Buku Pedoman
Reparasi EDW, Pedoman Diagnosa Untuk
Menghindari Bekerja Dengan Cara Menerka
Nerka.
 Dapatkan Selalu Infomasi Teknik Terbaru,
Seperti Tecnicial Servive Buletin.
 Bertanyalah Pada Pengontrol/Foreman Bila
Anda Tidak Yakin Akan Suatu Hal.
 Manfaatkan Pelatihan Yang Tersedia.

Pekerjaan Cepat Dan Dapat Di


Andalkan
 Sesekali Periksa Jika Anda Dapat
Menyelesaikan Pekerjaan Tepat
Waktu.
 Beritahu Foreman/Pengontrol Bila
Menurut Anda Pekerjaan Akan Akan
Selesai Lebih Cepat Atau Malah
Memerlukan Pekerjaan Tambahan.

Selesai Sesuai Waktu Yang


Diinginkan
 Pastikan Bahwa Item Utama Telah Selesai.
 Pastikan Bahwa Pekerjaan Lain Yang
Diminta Telah Diselesaikan.
 Pastikan Bahwa Kendaraan Paling Tidak
Sama Bersih Dengan Kondisi Saat Diterima.
 Kembalikan Tempat Duduk, Roda Kemudi,
Dan Kaca Spion Ke Posisi Semula.
 Stell Kembali Jam, Radio, Dll Bila
Memorinya Telah Dihapus.

Periksa Pekerjaan Bila Telah


Selesai
Simpan Part Part Lama (Part
Bekas)

 Letakan Seluruh Part Lama Atau


Bekas Pada Kantung Plastik Atau
Kantung Kosong.
 Letakan Part Part Lama Pada Tempat
Yang Telah Ditentukan. Contoh : Di
Lantai Tempat Duduk Penumpang
Depan.
Tindak Lanjut

 Isilah Order Perbaikan Dan Laporan (contoh


: tulis sebab masalah, part yang diganti,
alasan penggantian lamanya waktu
pengerjaan dll)
 Beritahu Pengontrol/Foreman Bila Ada
Informasi Tambahan Yang Tidak Tertulis Di
Order Perbaikan (repair order)
 Beritahu Pengontrol/Foreman Bila Anda
Melihat Hal Yang Tidak Biasa Saat Bekerja.
TUGAS KELOMPOK

1. Kemukakan pendapat anda , apa yang


terjadi jika seorang teknisi tidak
memenuhi syarat – syarat teknisi
professional
2. Tulis kesimpulan apa yang didapat
dari pelajaran bab ini