Anda di halaman 1dari 16

KONSEP KESEHATAN

REPRODUKSI

ISAURA ISABELA LONTAAN. S.KEP.,NS


DEFINISI

 Re : Kembali
 produksi = Membuat atau menghasilkan
 Kesehatan Reproduksi : adalah suatu Keadaan
sejahterah fisik, mental dan sosial secara utuh
tidak semata-mata bebas dari penyakit atau
kecacatan dalam semua hal yang berkaitan dengan
sistem reproduksi, serta fungsi dan prosesnya
Ruang Lingkup Kespro Secara Luas

 Kesehatan ibu dan bayi baru lahir


 Keluarga Berencana
 Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi Saluran
Reproduksi ( ISR ), trmasuk PMS-HIV / AIDS
 Pencegahan dan penangulangan komplikasi aborsi
 Kesehatan Reproduksi Remaja
 Pencegahan dan Penanganan Infertilitas
 Kanker pada Usia Lanjut dan Osteoporosis
 Berbagi aspek Kesehatan Reproduksi lain misalnya
kanker serviks, mutilasi genetalia, fistula dll.
Hak-hak reproduksi

1. Setiap orang berhak memperoleh standar pelayanan


kespro yang terbaik
2. Perempuan dan laki-laki berhak memperoleh informasi
lengkap tentang seksualitas, kespro, manfaat dan efek
samping obat-obatan dan tindakan medis.
3. Adanya untuk memperoleh pelayanan KB yang aman
dan efektif terjangkau,dpt diterima sesuai dengan
pilihan, tampak paksaan tidak melawan hukum.
4. Perempuan berhak memperoleh pelayanan kesehatan
yang dibutuhkannya, yg dibutuhkan, yang
memungkinkan sehat dan selamat menjalani kehamilan
dan persalinan serta memperoleh bayi yang sehat
5. Hubungan suami istri didasari penghargaan
terhadap pasangan masing-masing dan dilakukan
dalam situasi dan kondisi yang diinginkan
bersama.
6. Para remaja, laki-laki maupun perempuan, berhak
memperoleh informasi yang tepat dan benar
tentang reproduksi remaja, sehingga dapat
berprilaku sehat dan menjalani kehidupan seksual
7. Laki-laki dan perempuan berhak mendapatkan
informasi yang mudah diperoleh dan akurat
mengenai PMS termasuk HIV/AIDS
Pendekatan Siklus Hidup

 1. Konsepsi (ibu hamil dan janin)


 2. Bayi Baru Lahir
 3. Bayi Menyusui, Asi Ekslusif Dan Ibu menyusui
 4. Anak & Balita
 5. Anak Usia sekolah
 6. Usia remaja peralihan dari masa anak-anak ke masa remaja
- Pada Wanita datang bulan (menstruasi),biasanya ada rasa kram di perut (dismenore)
hal ini banyak di alami oleh setiap wanita sebelum dan selama periode menstruasi.
Kondisi ini bisa tergolong normal bila tingkat rasa sakit tak sampai mengganggu
aktivitas. Nyeri terjadi akibat adanya kontraksi halus pada otot dinding rahim yang
umumnya tidak terasa. Namun di masa menstruasi, kontrkasi ini menjadi kencang
sebagai bagian dari peluruhan dinding rahim saat haid. kontraksi tersebut menekan
pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga memutuskan suplai darah dan
oksigen ke rahim. Ketiadaan oksigen inilah yang menyembabkan jaringan rahim
melepaskan bahan kimia yang menciptakan rasa nyeri
 Rasa nyeri semakin buruk karena tubuh juga
mengeluarkan bahan kimia (prostagladin) yang memicu
otot rahim terus berkontraksi, selain itu dapat juga
menimbulkan rasa mual, diare, lemas, dan sakit kepala yang
kerap menyertai nyeri.
- Pada Laki-laki : Terjadi mimpi basah hal ini terajdi ketika
tubuh mulai memproduksi lebih banyak hormon testoteron.
Ketika tidur terlelap, biasanya ia akan melakukan ejakulasi
tanpa sadar (proses dimana terjadinya pengeluaran semen
(sel sperma) oleh saluran reproduksi pria)
 7.Usia Subur
 Wanita : Wanita usia subur (WUS) adalah wanita dalam usia subur mulai dari
umur 15-49 tahun baik yang berstatus kawin, janda maupun yang belum nikah
dan laki-laki selama masih menghasilkan sperma dengan kualitas baik dan
dalam jumlah yang cukup, maka hal itu bisa dianggap masih dalam masa
subur. Secara umum, masa subur pria akan menurun saat mencapai usia 40-an
 8.Usia Lanjut
 Wanita : Dapat terjadi menopause yaitu suatu kondisi normal yang
akan di alami oleh semua wanita dengan bertambahnya usia, dan
bukanlah suatu penyakit atau gangguan medis. Menopause adalah
keadaan tidak adanya periode menstruasi selama 12 bulan.
 Laki-laki : Dapat terjadi Man-opause atau andropause adalah
mekanisme penurunan kadar testosteron, juga di dikenal sebagai
androgen, pada pria menjelamh usia tua. Penurunan produksi
testosteron pada pria terjadi pada kecepatan yang jauh lebih lambat
dibandingkan dengan menopause wanita.
 PERTANYAAN
 TUGAS GAMBAR ANATOMI DAN FISIOLOGI
SISTEM REPRODUKSI
 TERIMA KASIH
 Reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk
menghasilkan keturunan yang baru. Tujuannya adalah
untuk mempertahankan jenisnya dan melestarikan jenis
agar tidak punah. Pada manusia untuk menghasilkan
keturunan yang baru diawali dengan peristiwa fertilisasi
(pembuahan, konsepsi). Sehingga dengan demikian
reproduksi pada manusia dilakukan dengan cara
generative (perkembangbiakan) atau sexual. Untuk
dapat mengetahui reproduksi pada manusia , maka
harus mengetahui terlebih dahulu organ-organ kelamin
yang terlibat serta proses yang berlangsung didalamnya.
 Sistem reproduksi pada manusia akan mulai berfungsi
ketika seseorang mencapai kedewasaan (pubertas) masa
ketika seseorang anak mengalami perubahan fisik,
mental (psikis), dan pematangan fungsi seksual. Masa
pubertas dalam kehidupan kita biasanya dimulai saat
usia 9 tahun sampai 12 tahun dan berakhir lebih kurang
di usia 15 hingga 16 tahun. Hal ini biasannya terjadi
karena adanya sekresi FSH (follicle stimulating
hormone) dan LH (Luteinizing hormone) hormone –
hormone ini merupakan gonadotropin yang dihasilkan
oleh gonadotropin releasing hormone (GnRH) di
hipotalamus. Kedua hormone tersebut adalah hormone
pada proses reproduksi manusia baik pada pria dan
wanita selain hormone esterogen dan progresteron.
 System reproduksi ini berbeda dengan system lainnya yang
berhubungan dengan homeostasis (kemampuan untuk beradaptasi
dengan lingkunga internal atau eksternal) dan kemampuan
bertahan hidup manusia. Proses reproduksi meliputi maturasi
seksual (perangkat fisiologis untuk reproduksi), pembentukan
gamet (sel gamet adalah sel haploid (tidak berpasangan) khususnya
dalam pembuahan atau fertilisasi (spermatozoa dan ovum) atau sel
sperma yang dapat membentuk makluk hidup sel ini berasal dari
reproduksi laki-laki sehingga sel sperma ini akan membuahi ovum
untuk membentuk zigot (adalah sel yang terbentuk sebagai hasil
bersatunya dua sel kelamin yaitu sel ovum dan sel sperma yang
telah masak atau berhasil) zigot ini adalah proses perkembang
biakan sebelum janin atau calon janin/embrio pada Rahim
perempuan. Selain itu fertilisasi (penyatuan gamet) terjadi
kehamilan dan laktasi (proses menyusui mulai dari ASI di produksi
sampai proses bayi mengisap dan menelan ASI)
Alat – Alat Sistem Reproduksi

 Sistem reproduksi terdiri atas organ-organ yang


memiliki fungsi. Alat-alat reproduksi dibagi menjadi
alat reproduksi pria dan alat reproduksi wanita