Anda di halaman 1dari 17

Laporan Kasus Akut

Demam Thypoid
Muhammad Iqbal Anand
113170051
Pembimbing : dr. Nur Azizah
Identitas Pasien
• Nama : An. R
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Umur : 15 tahun
• Alamat : Pegagan
• Pekerjaan : pelajar
• Suku : Jawa
• Agama : Islam
• Keluhan Utama
Demam
• Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien mengeluhkan demam sejak 7 hari yang lalu, Demam dirasakan naik
turun. Demam naik secara bertahap lalu menetap selama beberapa hari.
Demam dirasakan terutama pada sore atau malam hari.
Demam turun bila dikompres dengan air hangat dan minum obat penurun
panas, namun setelah itu demam timbul kembali. Pasien pernah berobat
ke mantri setempat namun demamnya tak kunjung sembuh.
Demam juga disertai mual, dan muntah yang dirasakan sejak kurang lebih
3 hari yang lalu, pasien muntah setiap kali makan kurang lebih sebanyak 2x
dalam sehari, berisi cairan dan makanan yang dikonsumsi oleh pasien.
Selain itu pasien juga mengeluh nyeri perut sejak 7 hari yang lalu, Nyeri
dirasakan disekitar ulu hati dan dirasakan sebagai perasaan tidak
nyaman. Perut pasien tidak terasa perih atau ditusuk-tusuk. Pasien
mengeluh badannya terasa lemas dan sakit kepala. Tidak terdapat nyeri
sendi atau nyeri otot. Tidak menggigil dan berkeringat, tidak ada batuk
pilek dan kejang. Mimisan, gusi berdarah, ruam kemerahan pada kulit
disangkal pasien. BAK pasien normal, warna kuning jernih, tidak nyeri
saat BAK dan BAK dapat keluar dengan lancar. BAB pasien normal,
warna kuning kecoklatan, tidak ada darah, lunak. BAB terakhir kemarin
pagi.
• Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien belum pernah mengalami keluhan yang sama sebelumnya .

• Riwayat Penyakit Keluarga


Tidak ada keluarga pasien yang pernah mengalami hal serupa. Riwayat
alergi pada keluarga disangkal.

• Riwayat Lingkungan Tempat Tinggal


Pasien tinggal bersama ayah dan ibunya dan adiknya berusia 5 tahun di
daerah yang cukup padat penduduk..

• Riwayat Pribadi, Sosial dan Ekonomi


Pasien adalah seorang pelajar SMP kelas 9. Aktivitas kesehariannya lebih
banyak berada di lingkungan sekolah. Pasien selalu makan dan jajan di
kantin sekolah.
• PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum : tampak sakit sedang
Kesadaran : CM
Tanda - tanda vital : Tekanan darah : 100/80 mmHg
Nadi : 84 x/menit, regular, isi kuat
Frekuensi Napas : 20 x/menit
Suhu : 36,90C
Berat badan : 46 kg
Tinggi Badan : 162 cm
Kepala – Leher :
Hidung : pernafasan cuping hidung (-), sekret (-/-)
Mulut : bibir sianosis (-)
Lidah : Kotor di sentral (+) tepi tampak hiperemis (-)
Leher : pembesaran KGB (-)
• Thoraks :
Inspeksi : normotoraks, simetris, retraksi (-)
Palpasi : NT -, ekspansi pernapasan simetris
Perkusi : sonor di semua lapang paru
Auskultasi : Cor BJ1 dan BJ2 reguler, murmur (-), gallop (-) Pulmo
Vesikular Breath Sound disemua lapang paru, ronkhi (-/-), wheezing (-/-)
• Abdomen :
Inspeksi : datar, supel, lesi (-)
Auskultasi : BU(+) normal
Perkusi : timpani di semua regio
Palpasi : nyeri tekan epigastrium (+) hepatosplenomegali (-),
ginjal tidak teraba, turgor kulit kembali cepat 2-3 detik
• Ekstremitas : akral hangat, CRT < 2”, Edema (-/-)
• Kulit : sianosis (-)
• RESUME
Pasien mengeluhkan demam sejak 7 hari yang lalu, Demam dirasakan
naik turun. Demam naik secara bertahap lalu menetap selama beberapa
hari. Demam dirasakan terutama pada sore atau malam hari. Demam juga
disertai mual, dan muntah yang dirasakan sejak kurang lebih 3 hari yang lalu,
pasien muntah setiap kali makan kurang lebih sebanyak 2x dalam sehari,
berisi cairan dan makanan yang dikonsumsi oleh pasien.
Selain itu pasien juga mengeluh nyeri perut sejak 7 hari yang lalu,
Nyeri dirasakan disekitar ulu hati dan dirasakan sebagai perasaan tidak
nyaman. Perut pasien tidak terasa perih atau ditusuk-tusuk. Pasien mengeluh
badannya terasa lemas dan sakit kepala. Tidak terdapat nyeri sendi atau
nyeri otot. Tidak menggigil dan berkeringat, tidak ada batuk pilek dan kejang.
Mimisan, gusi berdarah, ruam kemerahan pada kulit disangkal pasien. BAK
pasien normal, warna kuning jernih, tidak nyeri saat BAK dan BAK dapat
keluar dengan lancar. BAB pasien normal, warna kuning kecoklatan, tidak ada
darah, lunak
• Pada pemeriksaan fisik didapatkan keadaan pasien tampak sakit
sedang, kesadaran composmentis,, lidah kotor di sentral, tepi
hiperemis, dan nyeri tekan epigastrium. Pemeriksaan lain dalam batas
normal.
• DIAGNOSIS BANDING
• Demam Thypoid
• Demam Dengue
Pemeriksaan Penunjang

a. Pemeriksaan darah rutin


Hematologi Hasil Rujukan

Hemoglobin 13,5 12,5-15,5

Hematokrit 37,4 36-48

Trombosit 282 150-400

Leukosit 7.900 5-11

b. Pemeriksaan immunoserologi
Tes Widal : 1/160

DIAGNOSA KERJA
Demam Thypoid
• TERAPI
• Promotif
Menjelaskan kepada keluarga dan pasien bahwa penyakit ini
disebabkan karena infeksi saluran pencernaan akibat mengkonsumsi
makanan yang mengandung bakteri Salmonella thypi.
Pasien bisa saja terinfeksi kembali akibat sering jajan sembarangan atau
pola hidup yang tidak bersih dan sehat.
Menjelaskan komplikasi terburuk dari penyakit ini agar pasien patuh
berobat dan menghabiskan antibiotiknya.

• Preventif
• Makan dan minum teratur 3x sehari dari bahan makanan yang diolah
sendiri.
• Kurangi untuk jajan makanan di sekolah
• Meningkatkan daya tahan tubuh dengan olahraga, makan yang teratur
dan istirahat yang cukup.
• Kuratif
• Paracetamol tab 10-15 mg/kgbb/kali diberikan 3-4x sehari
• Kloramfenikol 50-75 mg/kgbb/hari selama 10-14 hari dibagi dalam 4 dosis
perhari
• Meminum air putih yang cukup minimal 8 gelas perhari
• Rehabilitatif
• Menjalankan pengobatan dengan teratur

• PROGNOSIS
• Quo ad vitam : ad bonam
• Quo ad sanationam : ad bonam
• Quo ad functionam : ad bonam
• DIAGNOSTIK HOLISTIK
• Aspek Personal
Pasien datang agar keluhan/gejala membaik/hilang
• Aspek Klinik
Demam Thypoid
• Aspek risiko internal
Seringnya mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak sendiri dengan sering
jajan di kantin sekolah dengan tingkat kebersihan yang kurang
• Aspek psikososial keluarga
Keluarga pasien jarang membawakan bekal anaknya untuk sekolah
RENCANA PENATALAKSANAAN PASIEN (planning)
TERIMAKASIH