Anda di halaman 1dari 24

TABLET EFFERVESCENT

• Sediaan tablet dibuat dg cara pengempaan bahan-bahan aktif


dg campuran asam-asam organik (seperti asam sitrat atau
asam tartrat) dg natrium nikarbonat
• Jika dimasukan ke dlm air menghasilkan larutan yg jernih dan
rasa yg enak
• Dan terjadi reaksi kimia antara asam dan natrium bikarbonat
shg terbentuk garam natrium dari asam dan menghasilkan gas
karbondioksida (CO2) serta air
• Fungsi gas karbondioksida :
– Membantu mempercepat hancurnya tablet
– Meningkatkan kelarutan zat aktif
– Memberikan rasa segar
• Tablet effervescent memerlukan kondisi kerja dan mettode khusus dlm
pembuatannya karena dlm tablet ini terdapat dua bahan yg tdk dapat
tersatukan yaitu natrium bikarbonat dg asam organik krn akan
membentuk gas karbondioksida
• Reaksi kedua bahan ini akan dipercepat dg adannya air, maka tablet
effervescent selama produksi sampai ke tangan konsumen tidak boleh
berkontak dg air
Keuntungan tablet effervescent

• Dapat utk formula dg bahan aktif dosis besar, dapat 3-10 kali dosis
tablet biasa
• Tablet tdk perlu ditelan
• Memiliki rasa yg lebih enak ketika dicampurkan dg air, dibandingkan
jika mencampurkan serbuk dg air
• Dosis yg lebih baik ( byk penelitian menunjukan bahwa effervescent
meningkatkan jumlah penyerapan bahan aktif dibandingkan dg
formulasi konvensional)
Kerugian tablet effervescent

• Tidak semua rasa bahan obat dapat ditutup


• Kadang kala waktu hancur tablet dlm air dapat lebih dari 5 menit, hal ini
tergantung pada suhu air yang digunakan dan sifat bahan aktif yang
digunakan
Sumber asam

• Asam makanan (paling umum digunakan)


– Asam sistrat (paling umum), asam fumarat
– Asam tartrat, asam suksinat
– Asam malat, asam adipat
• Anhidrida asam (anhidrida asam makanan yg paling byk digunakan,
dimana bila dicampur dg air anhidrida asam terhidrolisa menjadinya
asamnya, yg dpt bereaksi dg sumber karbonat yg tersedia utk
menghasilkan eferfesen.
– Anhidrida asam suksinat
– Asam sitrat anhidrida
• Garam asam
– Natrium dihidrogen phosphat,dinatirum dihrogen phosphat, garam
asam sitrat, natrium asam sitrat
Sumber basa

• Umumnya garam karbonat yg padat dan kering


• Bentuk bikarbonat dan karbonat yg paling sering digunakan krn lebih
reaktif
• Contoh : natrium bikarbonat, natrium karbonat, kalium bikarbonat,kalium
karbonat, natrium seskuikarbonat, natrium glisin karbonat, L-lisin
karbonat.
• Natrium bikarbonat merupakan sumber utama karbondioksida dlm sistem
efferfesen
Metode Pembuatan Tablet Effervescent

Penimbangan

Pencampuran awal

Pembuatan larutan ikat

Granulasi Pengayakan I (kisaran ukuran


basah granul 4-12)

Pengeringan

Pengayakan II

Pencampuran Lubrikan dan


pencetakan
Metode Pembuatan Tablet Effervescent

Penimbangan, Penghalusan

Pencampuran awal

Granulasi Kering Pengempaan granulasi

Pencampuran akhir

Pengempaan menjadi tablet


• Granulasi kering adalah proses granulasi tanpa menggunakan cairan &
panas
• Proses granulasi kering dilakukan dg mengkompresi bahan kering menjadi
tablet
• Pada proses granulasi kering komponen-komponen tablet dikempa dg
mesin cetak tablet lalu ditekan ke dlm die dan dikempakan dg punch shg
diperoleh massa yg disebut slug
• Pada proses selanjutnya slug diayak dan diaduk utk mendapatkan granul
yg daya mengalirnya lebih baik dari campuran awal
Evaluasi tablet effervescent

Evaluasi yg dilakukan meliputi evaluasi massa tablet dan evaluasi


tablet
• Evaluasi massa tablet
– Waktu alir, sudut diam, bobot jenis serbuk, indeks
kompresibilitas dan uji kadar air
• Evaluasi tablet
– Penampilan fisik tablet dan larutan effervescent
– Uji waktu larut
– Keseragaman ukuran
– Keseragaman bobot
– Kekerasan, keregasan
– Uji pH, kadar air
– Uji statistik kesukaan
Yang harus diperhatikan dlm pembuatan tablet effervescent

• Kondisi ruangan dan area produksi tablet effervescent


– Kondisi khusus yaitu tingkat kelembaban relatif maksimum 25%
dengan suhu ruangan < 25◦C
• Bahan baku tablet effervescent
– Mempunyai sifat higroskopik sehingga pd proses produksi dilakukan dg
kondisi khusus
• Pemilihan bahan tambahan
– Pemilihan bahan tambahan obat hrs memiliki kriteria senyawa yang
tidak mengandung air
• Ruang Produksi
– Ruang produksi disetting dg kondisi yg diperlukan dg dilengkapi
peralatan ukt mengatur kondisi tersebut. Selain itu dlm ruang produksi
mesin cetak tablet, lemari pengering dan tempat pengemasan
dilekatkan pada area yg berdekatan untuk menghindari kontak udara
yang terlalu lama.
• Pengemasan ( Packaging)
 Pengemasan tablet effervescent maupun materialnya harus memiliki penutup atau
tertutup rapat.
 Wadah multiguna seperti tube harus memiliki tube yg dpt ditutup ulang bila satu tablet
harus diambil
 Wadah dilengkapi dg sachet berisi silika gel utk menyerap kelembaban
 Alumunium foil dpt melindungi tablet effervescent dari pengaruh lembab dan cahaya
matahari
 Semua proses pengemasan dilakukan pd kondisi ruangan yg memiliki kelembaban yang
rendah (≤25%) pada suhu 25◦C.
TABLET HISAP (LOZENGES)
• Adalah sediaan padat yang mengandung satu atau lebih bahan
obat, umumnya sbg bahan dasar beraroma dan manis yg dapat
membuat tablet melarut atau hancur perlahan dalam mulut
• Tablet isap dimaksudkan utk memberikan efek lokal pd
kerongkongan dan mulut
• Lozenges atau troches adalah dua nama yg umum digunakan utk
menyebutkan istilah tablet hisap
• Awalnya lozenges dinamakan pastileus
• Troches atau lozenges biasanya dibuat dg menggabungkan obat dg
suatu bahan dasar kembang gula yg keras dan beraroma menarik
• Lozenges dapat dibuat dengan mengempa, seperti membuat tablet pd
umumnya.
• Tablet hisap mempunyai komposisi seperti tablet konvensional kecuali
desintegran
• Kekerasan tablet isap lebih besar dibanding tablet biasa yaitu 7-14 Kgf,
karena tablet hrs dpt melarut perlahan-lahan dlm rongga mulut, tetapi
melarut atau terkikis secara perlahan dalam waktu 30 menit atau kurang
TABLET KUNYAH (CHEWABLE TABLET)
• Tablet kunyah dimaksudkan untuk dikunyah dimulut sebelum ditelan atau
bukan untuk ditelan utuh
• Tujuan tablet kunyah adalah untuk memberikan suatu bentuk pengobatan
yg dapat diberikan dg mudah kepada anak-anak atau orang tua, yang
mungkin sukar menelan obat utuh
• Karakteristik tablet kunyah :
– Apabila dikunyah membentuk massa yang halus
– Mempunyai rasa yang enak dan tidak meninggalkan rasa yang pahit atau tidak enak
– Tablet kunyah lembut segera hancur ketika dikunyah atau dibiarkan melarut dalam
mulut
• Bahan pengisi yang digunakan : manitol, sorbitol dan sukrosa
• Tablet kunyah ditujukan untuk anak-anak, obat antasida dan beberapa
antibiotika
TABLET BUKAL
TABLET SUBLINGUAL
• Tablet bukal dan sublingual , merupakan tablet yang penghantaran bahan
aktifnya melalui mukosa oral
• Mukosa bukal terdapat di pipi sebelah dalam dan formulasi bukal
diletakan di dalam mulut diantara bagian atas gigi dan pipi utk pengobatan
lokal atau sistemik
• Tablet bukal absorpsi terjadi melalui mukosa yg ada di mulut
• Tablet sublingual adalah tablet yang diletakkan dibawah lidah, dengan
tujuan mendapatkan efek yang cepat
• Bentuk tablet bukal kecil, datar, oval dg diameter 5-8 mm , tebal 1-2 mm
Keuntungan tablet bukal

• Menghindari terjadinya fist pass effect


• Mukosa bukal banyak mengandung pembuluh darah serta merupakan
lingkungan lebih menguntungkan dibandingkan lingkungan GIT, yang
sangat dipengaruhi pH dan enzym-enzym.
• Mudah dalam penggunaan dan pemberhentian makanannya
• Meningkatkan kepatuhan pasien, lebih nyamaan dibandingkan pemakaian
injeksi atau oral
Kekurangan Tablet bukal

• Cepatnya eliminasi obat karena saliva atau proses pencernaan makanan


menyebabkan harus dilakukan pemberian berulang
• Distribusi obat yang tidak merata di dalam saliva
• Kurangnya fleksibilitas sediaan, kadang menimbulkan rasa kurang nyaman
pada penggunaannya
Keuntungan tablet sublingual

• Absorbsi cepat
• Onset of action cepat
• Bioavaibilitas meningkat
• Tidak mengalami first pass effect
Kerugian tablet sublingual
• Tidak sesuai utk obat dengan dosis tinggi
• Tidak dapat untuk bahan yang mengiritasi
• Jika rasa tidak enak, tidak dapat diaplikasikan
• Terjadinya ketidakpatuhan oleh pasien untuk menghindari makan, minum,
mengunyah, meroko dan banyak bicara

Anda mungkin juga menyukai