Anda di halaman 1dari 12

KELOMPOK 3 :

1. Setyo Budi Santoso


2. Retno Haryanti
3. Luluk Aswiati
A.POLITIK
Dalam bahasa yunani yaitu” Politeal” berasal dari
kata yang berdiri “Polis “yg artinya kesatuan
masyarakat yang berdiri sendiri yaitu negara, dan
“Teia” artinya urusan

Politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam


suatu sistem politik( negara) yang menyangkut
proses menentukan tujuan- tujuan dari sistem
tersebut dan melaksanakan tujuan –tujuan tersebut
,yang meliputi pengambilan keputusan,penyusunan
skala prioritas dari tujuan yang di tentukan
 Adalah asas, haluan, usaha serta
kebijaksanaan negara tentang pembinaan
( perencanaan, pengembangan,pemeliharaan
dan pengendalian ) serta penggunaan secara
kekuatan nasional untuk mencapai tujuan
nasional
A.STRATEGI
Berasal dari bahasa yunani yaitu” Strategia”
yang artinya the art of the general atau
seni seorang panglima yang digunakan
dalam peperangan.

Strategi adalah suatu kerangka rencana dan


tindakan yang dilakukan oleh seorang
pemimpin yang berfokus pada tujuan
jangka panjang suatu organisasi
Adalah Cara melaksanakan politik
nasional dalam mencapai sasaran dan
tujuan yang di tetapkan oleh politik
nasional yakni merupakan
pelaksanaan dari kebijaksanaan
nasional
A.SUPRASTRUKTUR POLITIK
Adalah Stuktur Politik pemerintahan yang
berkaitan dengan lembaga – lembaga
negara yang ada , serta hubungan
kekuasaan antara lembaga satu dengan
yang lain.

- Dibagi menjadi 3 kelompok:


1.Lembaga Eksekutif,
2.Legeslatif dan
3.Yudikatif
B.INFRASTRUKTUR POLITIK
Adalah Segala sesuatu yang berhubungan dengan
kehidupan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang
dalam aktifitasnya dapat mempengaruhi baik
langsung atau tidak langsung ,lembaga-lembaga
kenegaraan dalam menjalankan fungsi serta
kekuasaannya masing-masing
Contoh :
- Partai politik
- Interest group/kelompok kepentingan
- Pressure Group/ kelompok penekan
- Media Komunikasi Politik
- Jurnalis Group
- Tokoh politik
1.Tingkat Penentu kebijakan Puncak
 Kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara
nasional dan mencakup penentu UUD
Penentu kebijakan nya adalah MPR dengan
hasil Rumusan dalam GBHN dan Ketetapan
MPR
 Kewenangan Presiden sebagai kepala negara
berupa : Dekrit , Peraturan atau piagam kepala
negara
2. Tingkat Kebijakan Umum
 Merupakan tingkat kebijakan dibawah
kebijakan puncak yang lingkupnya menyeluruh
nasional dan berisi mengenai masalah-masalah
makro strategi guna mencapai idaman
nasional dalam situasi dan kondisi tertentu

 dikeluarkan dalam bentuk Maklumat Presiden


3.Tingkat Penentu Kebijakan Khusus
 Merupakan kebijakan terhadap suatu
bidang utama pemerintah
 Kebijakan khusus adalah penjabaran
kebijakan umum yang berguna untuk
merumuskan strategi,administrasi,sistem
dan prosedur dalam bidang tersebut
 Wewenang terletak pada menteri
 Contoh : Peraturan menteri/ Instruksi
Menteri, Surat Edaran Menteri
4. Tingkat Penentu Kebijakan Teknis
 Merupakan kebijakan yang meliputi dalam satu
sektor dari bidang utama dalam bentuk
prosedur serta teknik untuk
mengimplementasikan rencana ,program dan
kegiatan
 Dirumuskan dalam bentuk peraturan ,
keputusan atau instruksi
5. Tingkat Penentu Kebijakan Daerah
a. Wewenang penentu pelaksanaan kebijakan
pemerintah pusat di daerah terletak pada
Gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil
pemerintah pusat di daerah yuridikasi masing-
masing
- Daerah Tk I Gubernur
- Daerah Tk II Bupati / Walikota

b. Kepala Daerah berwenang mengeluarkan


kebijakan pemerintah daerah dengan
persetujuan DPRD .
Kebijakan tersebut berbentuk Peraturan Daerah
( PERDA ) tingkat I atau II