Anda di halaman 1dari 34

SEMINAR PROPOSAL TUGAS AKHIR

RANCANG BANGUN SISTEM MEKANIK SEPEDA LISTRIK


DENGAN SISTEM RECHARGEABLE YANG ERGONOMIS

Viona Maiseto
031500455
PEMBIMBING
Suroso, M.Sc
Budi Suhendro, M.Kom
BAB BAB BAB
I II III

PENDAHULUAN TINJAUAN METODE


Latar Belakang, Rumusan Masalah, PUSTAKA
Dasar Teori dan Hipotesis PENELITIAN
Tempat dan Waktu, Alat, Bahan, Prosedur
Batasan Masalah, Keaslian Penelitian, Penelitian dan Jadwal Pelaksanaan
Tujuan Penelitian dan Manfaat
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang

01 02 03 04
Peraturan Pemerintah Nomor 14 Kebutuhan terhadap sarana Sepeda Listrik merupakan Waktu pengisian aki pada
Tahun 2015 tentang Rencana transportasi yang semakin tinggi sarana transportasi alternatif sepeda listrik yang cukup lama
Induk Pembangunan Industri sehingga dapat menyebabkan yang ramah lingkungan
Nasional 2015-2035 efek rumah kaca

5
Rumusan Masalah

Bagaimana merangkai sistem mekanik


sepeda listrik

Bagaimana proses kerja sistem rechargeable


ketika sepeda listrik digunakan/dijalankan

Bagaimana membuat konstruksi untuk


menempatkan mekanik yang ergonomis pada
sepeda

Bagaimana pengaruh beban tambahan


terhadap kecepatan motor dan pemakaian
arus aki

6
Batasan Masalah

Penelitian hanya dilakukan untuk membuat rancang bangun sistem


mekanik dengan sistem rechargeable pada sepeda listrik

Sepeda yang digunakan adalah sepeda lipat

Penggerak yang dipakai dalam rancang bangun sistem mekanik


sepeda listrik adalah motor DC brush

7
Keaslian Penelitian

Sarath Mohan,
2013 Jayasree P.R 2016 Ronny dan 2018
dkk Sujono Nurhadi
“ Economically Viable Conversion “Otomatisasi Sepeda Listrik “Pengembangan Sepeda Motor
of a Pedal Powered Bicycle into an Berbasis Arduino Uno” Listrik sebagai Sarana Transportasi
Electric Bike” Ramah Lingkungan”

Marco Caruso,
Valeria
Boscaino dkk Kurniawan
" A Measurement Setup for Electric “Sepeda Motor Listrik”
Bicycles Powered from Renewable
Energy Sources "

2014 2016
8
Tujuan Penelitian
Membuat rancang bangun
sistem mekanik sepeda
listrik dengan sistem
rechargeable yang
ergonomis
Melakukan pengujian sistem
rechargeable
pada sepeda listrik.

9
Manfaat Penelitian

Meningkatkan kenyamanan pengguna dengan


Menjadi referensi penelitian lebih lanjut tentang sepeda listrik
pemakaian sepeda berpenggerak motor listrik
dengan sistem rechargeable.
yang lebih lama karena sistem rechargeable yang
sudah terpasang sehingga jarak tempuh sepeda
semakin jauh

10
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Pusataka

“ Economically Viable Conversion of a “Analisis Perhitungan Energi Listrik pada


Pedal Powered Bicycle into an Electric Bike” Sepeda Listrik Hybrid”

Sarath Mohan, Jayasree Satria dkk


P.R dkk
2013 2017

2016 2018
Ronny dan Sujono Nurhadi

“Otomatisasi Sepeda Listrik Berbasis “Pengembangan Sepeda Motor Listrik


Arduino Uno” sebagai Sarana Transportasi Ramah
Lingkungan”

12
Motor Listrik Arus
Sepeda Listrik Roda Gigi Rantai Arus
Searah (DC)

Landasan Teori

Tegangan Daya Tahanan Akumulator Ergonomi


Sepeda Listrik

Sepeda Listrik bekerja dengan menggunakan aki untuk menyuplai


kebutuhan listrik sepeda agar dapat menggerakkan motor.

14
Motor Listrik Arus Searah
Motor DC adalah motor yang menggunakan sumber tegangan DC.

Kutub Medan
Interaksi dua kutub magnet (kutub utara dan kutub selatan) akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC
mempunyai kutub medan stasioner dan dinamo yang menggerakkan bearing pada ruang di antara kutub medan.

Dinamo
Ketika arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi elektromagnetik yang dihubungkan ke penggerak untuk
menggerakkan beban.

Komutator
Komutator digunakan untuk membalikkan arah arus listrik dalam dinamo dan membantu dalam transmisi arus antara
dinamo dan sumber daya.

The Power of PowerPoint |


thepopp.com
15
Roda Gigi

Merupakan komponen yang berputar untuk mentransmisikan daya. Putaran roda gigi selalu tetap yang dapat ditunjukkan oleh rumus
dibawah ini.

𝑊𝑓 𝐷𝑑
=
𝑊𝑑 𝐷𝑓

Dengan:
Wd = kecepatan putaran penggerak
Wf = kecepatan putaran yang digerakkan
Dd = diameter roda silinder penggerak
Df = diameter roda silinder yang digerakkan

16
Reduksi Gigi

Reduksi roda gigi dilakukan untuk mereduksi atau mengurangi putaran poros dari motor dengan menggunakan transmisi roda gigi.

Dengan:

Za : Jumlah gigi roda gigi penggerak

Zb : Jumlah gigi roda gigi yang digerakkan

Na : Putaran roda gigi penggerak (rpm)

Nb : Putaran roda gigi yang digerakkan (rpm)

17
Kecepatan Linier Roda Gigi

Kecepatan keliling merupakan kecepatan yang dicapai roda gigi dalam satu meter per detik.

Dengan :

v : Kecepatan Linear roda gigi (m/s)

d o1 : Diameter roda gigi penggerak (mm)

n1 : Putaran mula roda gigi (rpm)

18
Rantai
Rantai berfungsi untuk memindahkan tenaga dari suatu bagian kebagian lain.

Roller Diameter End plate Mata Rantai Offset

19
Pengerti
an
Arus
aliran muatan negatif (elektron-elektron) dari kutub negatif
ke kutub positif.

Tegangan
gaya listrik yang menggerakkan arus untuk mengalir di
sepanjang sebuah rangkaian listrik.

Tahanan
Sesuatu yang mengurangi arus listrik.

Daya
laju perubahan energi yang dihasilkan oleh sebuah
perangkat listrik, dari satu bentuk energi ke bentuk lainnya.

20
Akumulator

Sebuah alat yang dapat menerima, menyimpan dan mengeluarkan energi listrik, melalui proses kimia

Jenis-jenis aki
• Aki basah
• Aki hybrid
• Aki Kalsium
• Aki Kering

Gambar Konstruksi Aki

21
Ergonomi Antropometri

Kata ergonomi berasal dari bahasa Yunani Istilah antropometri

Ergon yang berarti kerja Anthro yang berarti manusia

Nomos yang memiliki arti alam Metri yang berarti ukuran

Penerapan ergonomi dalam desain sistem harus membuat sistem bekerja lebih baik dengan menghilangkan aspek fungsi sistem yang tidak
diinginkan, tidak terkendali, atau tidak diperhitungkan, seperti tidak efesien, kelelahan dan kesulitan pengguna (Bridger 2003).

Antropometri secara luas akan digunakan sebagai pertimbangan-pertimbangan ergonomis dalam proses perancangan (design) produk maupun sistem
kerja yang akan memerlukan interaksi manusia.
Gambar Proses pengukuran antropometri pada
CATIA Ergonomic Design and Analysis

23
Hipotesis Berdasarkan tinjauan pustaka dan landasan teori, akan dilakukan
rancang bangun sistem mekanik sepeda listrik dengan sistem
rechargeable yang dapat membuat masa pakai aki semakin lama
sehingga jarak tempuh sepeda listrik lebih jauh dan pertimbangan
penempatan mekanik yang ergonomis untuk meningkatkan
kenyamanan pengguna sepeda listrik.

24
BAB III
METODE PENELITIAN
Jadwal Pelaksanaan
Prosedur Penelitian
Bahan Penelitian
Alat Penelitian
Tempat dan Waktu

Metode
Penelitian

26
Februari 2019 –
Mei 2019
Alat Penelitian

Motor DC
Akumulato
Charger Brush
r

Sepeda Lipat
Rantai
Alternato Roda Gigi
r

28
Bahan Penelitian

Kabel Penghubung

Catia Software
Prosedur Penelitian

Persiapan Pengambilan
Alat dan Data
Studi Rancang
Bahan
Literatur Bangun
Sistem
Mekanik Penulisan
Identifikasi Pengujian Laporan
Masalah Komponen

30
Mulai

Studi Literatur

Selesai

Identifikasi Masalah

Penulisan Laporan
Persiapan Alat dan Bahan

Pengambilan Data
Merangkai Sistem Mekanik
Ya

Perbaikan Pengujian
Periksa Rangkaian
Komponen
Tidak

31
Bulan (2019)
Kegiatan
Januari Februari Maret April Mei
Studi Literatur

Persiapan Alat dan Bahan

Merangkai Sistem Mekanik

Pengujian dan Pengambilan Data


Penulisan Laporan

Pra Pendadaran dan Pendadaran

Jadwan Pelaksanaan
Mengulang-ngulang doa itu seperti mengayuh
sepeda, suatu saat ia akan membawa mu ke
tempat yang kamu tuju.