Anda di halaman 1dari 20

PEMANASAN GLOBAL

(GLOBAL WARMING)

AULIANISA BRILIANI
XI MIPA 2
Pengertian
Pemanasan global (Global Warming) pada dasarnya
merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari
tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca
(greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya
emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4),
dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari
terperangkap dalam atmosfer bumi.
Penyebab pemanasan global

1. Efek Rumah Kaca


Efek Rumah Kaca merupakan peristiwa terperangkapnya
sinar inframerah dalam lapisan troposfer sehingga suhu udara
di toposfer dan permukaan bumi menjadi naik.

Sumber rumah kaca :


36% dari industri (pembakit energi listrik /
kilang minyak )
27% dari sektor transportasi
21% dari sektor industri
15% dari sektor ruamah tangga dan jasa
1% dari sektor lain lain
Kegiatan Manusia: emisi & panas
dipantulkan kembali

Gas Rumah Kaca :


Karbon-dioksida, methan, dan lainnya
2. Penipisan Lapisan Ozon
.
Penipisan lapisan ozon ini merupkan suatu wujud dari kerusakan
lapisan ozon. Lapisan ozon yang menipis akan mudah berlubang.
Ketika lapisan ozon berlubang maka lapisan ozon tidak akan
menjalankan fungsinya secara optimal. Akan banyak kerugian yang
didapatkan ketika lapisan ozon yang kita miliki menipis, bahkan
berlubang.

Beberapa gas yang menyebabkan terjadinya


penipisan lapisan ozon antara lain:
• Chlorofluorocarbon atau CFC
• Halons
• Karbon tetraklorida
• Bromida
• Senyawa klorin yang mengandung metil
kloroform, dan lain sebagainya yang melepaskan
klorin atau bromin ketika pecah.
Emisi karbon
Emisi Karbon adalah hasil pembuangan atau sisa dari aktivitas
makhluk hidup.
Contoh:
a. Emisi CO2 yang berasal dari pembakaran gasoline sebagai bahan
bakar alat transportasi.
b. Emisi CO2 yang berasal dari pembakaran bahan bakar fosil sebagai
pembangkit tenaga listrik.
c. Deforestation (penebangan liar) yang disertai dengan pembakaran
lahan hutan Emisi metana dari hewan, lahan pertanian, dan dari dasar
laut Arktik.
Dampak pemanasan global
• Perubahan cuaca
• Naiknya permukaan air laut
• Perubahan jumlah dan pola presipitasi
• Pertanian
• Hewan dan tumbuhan
Cuaca
• Gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil.
• Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk
meningkat.
• Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan, secara rata-rata,
sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. (Curah hujan
di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun
terakhir ini)
• Badai akan menjadi lebih sering.
• Air akan lebih cepat menguap dari tanah. Akibatnya beberapa daerah akan
menjadi lebih kering dari sebelumnya. Angin akan bertiup lebih kencang
dan mungkin dengan pola yang berbeda.
• Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.
TINGGI MUKA LAUT
 Peningkatan permukaan air laut (selama 100
tahun ini, permukaan air laut meningkat sekitar
4 – 8 inchi.
 Timbulnya banjir rob (luapan air laut).
Pertanian
• Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari
gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack
(kumpulan salju) musim dingin, yang berfungsi sebagai
reservoir alami, akan mencair sebelum puncak bulan-bulan
masa tanam.
• Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan
serangga dan penyakit yang lebih hebat
Hewan dan tumbuhan
• Hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau
ke atas pegunungan. Tumbuhan akan mengubah arah
pertumbuhannya, mencari daerah baru karena habitat
lamanya menjadi terlalu hangat. Akan tetapi,
pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan
ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan
yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan
pertanian mungkin akan mati.
• Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat
berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah.
Kesehatan manusia
• Para ilmuan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit
atau meninggal karena stress panas.
• Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis, seperti penyakit
yang diakibatkan nyamuk. Saat ini, 45 persen penduduk dunia tinggal di
daerah di mana mereka dapat tergigit oleh nyamuk pembawa parasit
malaria; persentase itu akan meningkat menjadi 60 persen jika
temperature meningkat. Penyakit-penyakit tropis lainnya juga dapat
menyebar seperti malaria, seperti demam dengue, demam kuning, dan
encephalitis.
• Para ilmuan juga memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit
pernafasan karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan,
serbuk sari.
Pengendalian pemanasan global

• Mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan


menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di
tempat lain. Cara ini disebut carbon sequestration
(menghilangkan karbon).
• Mengurangi produksi gas rumah kaca.
• Menggunakan energi terbarukan dan mengurangi
penggunaan batu bara, gasoline, kayu, dan bahan bakar
organik lainnya.
• Meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan.
• Mengurangi deforestation.
• Mendukung dan turut serta pada kegiatan penghijauan.
Perjanjian Pemanasan Global
• World Meteorological Organization (WMO)
• Intergovernment Panel on Climate Change
(IPCC)
• United Nation Framework Convention on
Climate Change (UNFCCC)
• Protokol Kyoto
LATIHAN SOAL
1. Jelaskan pengertian pemanasan global!
Jawab :
Pemanasan global (Global Warming) pada dasarnya merupakan fenomena
peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya
efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya
emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan
CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi.

2. Mengapa pemanasan global dapat menyebabkan kepunahan spesies?


Jelaskan.
Jawaban:
Karena pemanasan global menyebabkan kenaikan suhu lingkungan yang berakibat
pada terganggunya siklus air, kelembapan udara dan berdampak pada pertumbuhan
tumbuhan sehingga menghambat laju produktivitas produsen. Kondisi ini pun
memberikan pengaruh habitat dan kehidupan konsumen.
3. Tuliskan 3 penyebab terjadinya pemanasan global!
Jawaban:
1. Efek Rumah Kaca
2. Penipisan Lapisan Ozon
3. Emisi Karbon

4. Sebutkan 4 macam usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi


terjadinya pemanasan global!
Jawaban:
4 macam usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi terjadinya
pemanasan global yaitu:
Menggunakan energi terbarukan dan mengurangi penggunaan
batu bara, gasoline, kayu, dan bahan bakar organik lainnya.
Meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan.
Mengurangi deforestation.
Mendukung dan turut serta pada kegiatan penghijauan.
5. Mengapa terjadi Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim
(Climate Change)?
Jawaban:
Pemanasan Global dan Perubahan Iklim terjadi akibat aktivitas manusia,
terutama yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil (minyak
bumi dan batu bara) serta kegiatan lain yang berhubungan dengan hutan,
pertanian, dan peternakan.

6. Sebutkan 3 gas apa saja yang termasuk sebagai gas rumah kaca!
Jawaban:
Gas yang termasuk dalam kelompok Gas Rumah Kaca adalah karbondioksida
(CO2), metana (CH4), dinitro oksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC),
perfluorokarbon (PFC), sampai sulfur heksafluorida (SF6). Jenis GRK yang
memberikan sumbangan paling besar bagi emisi gas rumah kaca adalah
karbondioksida, metana, dan dinitro oksida. Sebagian besar dihasilkan dari
pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) di sektor energi dan
transport, penggundulan hutan, dan pertanian. Sementara, untuk gas rumah
kaca lainnya (HFC, PFC, SF6) hanya menyumbang kurang dari 1%.
7. Jelaskan proses terjadinya pemanasan global (efek rumah kaca)!
Jawaban:
Efek rumah kaca diawali dari cahaya matahari yang memancar ke bumi, sebagian
cahaya dikembalikan keangkasa dan sebagian lagi diserap oleh bumi (yang mana
pantulan tersebut dikembalikan lagi dalam wujud radiasi inframerah atau radiasi
matahari). Radiasi inframerah dipancarkan oleh permukaan bumi, Radiasi
inframerah yang dipancarkan kembali oleh bumi diserap oleh CO2 di atmosfer yang
kemudian sebahagian dipancarkan ke angkasa, namun sebagian lagi dipantulkan
kembali ke bumi akibat adanya gas rumah kaca seperti CO2, N2O, maupun gas
metana. Akibatnya suhu bumi akan semakin panas, sehingga terjadi pemanasan
global (global warming).

8. Berikan 4 contoh dampak pemanasan global terhadap lingkungan!


Jawaban :
• Dampak terjadinya pemanasan global:
• terjadinya perubahan iklim dan cuaca.
• Mencairnya es di kutub
• Kenaikan permukaan air laut
• Terjadi kekeringan yang dapat merusak hasil pertanian.
• Terjadinya perubahan lingkungan sehingga menyebabkan kepunahan flora dan
fauna akibat susah untuk beradaptasi
• Meluasnya penyebaran penyakit.
9. Jelaskan 4 macam usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi
terjadinya pemanasan global!
Jawaban :
• Melakukan penghematan listrik
• Mengurangi pemakaian kendaraan bermotor.
• Melakukan penanaman pohon maupun reboisasi.
• Mengganti penggunaan bahan fosil dengan energi alternatif.
• Melarang penggunaan CFC.

10. Apakah yang dimaksud CFC?


Jawaban :
CFC: adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom
karbon dengan klorin dan fluorin yang terikat padanya. CFC merupakan zat-zat
yang tidak mudah terbakar dan tidak terlalu toksik. Dengan demikian zat ini
memiliki banyak kegunaan. CFC digunakan sebagai pendingin, bahan bakar
untuk aerosol, untuk menghasilkan plastik busa seperti busa polistirena atau
poliuretana. Sayangnya, CFC dapat merusak lapisan ozon.