Anda di halaman 1dari 15

ADVANCE CARDIAC LIFE SUPPORT FLASH BACK

dr. Hj. Yusni Puspita, Sp.An, KIC,KAKV, M.Kes


Mengetahui cara membaca elektrokardiogram

Mengetahui gambaran elektrokardiogram yang normal

Mengetahui gambaran elektrokardiogram pada


kegawatdaruratan jantung dan tatalaksananya
• Mengetahui cara membaca elektrokardiogram
• Mengetahui gambaran elektrokardiogram yang normal
• Mengetahui gambaran elektrokardiogram pada kegawatdaruratan
jantung dan tatalaksananya
• EKG biasanya dibuat pada kertas yang
berjalan dengan kecepatan standar 25
mm/s dan defleksi 10 mm sesuai
dengan potensial 1mV

• Setiap kotak kecil kertas EKG berukuran


1 mm². Dengan kecepatan 25 mm/s, 1
kotak kecil kertas EKG sama dengan 0,04
s (40 ms)
Gambaran EKG normal

Interval P (durasi) : < 0,12 detik


Interval PR : 0,12-0,2 detik
Interval QRS : 0,07 detik – 0,10 detik
Ventrikel Fibrilasi

Irama : Tidak teratur


Frekuensi HR : < 350 x/menit sehingga
tidak dapat dihitung
Gel. P : Tidak ada
Interval PR : Tidak ada
Gel. QRS : Lebar dan tidak teratur
Asistole
Irama tidak dapat ditetapkan; terkadang terlihat adanya gelombang
gelombang R yang harusnya tidak tampak.
Tidak terlihat defleksi yang konsisten dengan suatu kompleks QRS
Takikardia
Takikardi merupakan frekuensi denyut jantung lebih dari 100 kali per menit

Takikardi diklasifikasikan menjadi :


• Takikardia kompleks QRS sempit (QRS ≤ 0,12 detik) yang dikenal dengan
supraventricular tachycardia (SVT)

• Takikardia kompleks QRS lebar (QRS ≥ 0,12 detik)


Ventricular tachycardia (VT) dan ventricular fibrillation
Takikardia pre-eksitasi (Wolff-Parkinson-White (WPW) syndrome)
Irama pacu ventrikel
Bradikardi

Bradikardi adalah denyut jantung < 50 kali per menit


Bradikardi relatif adalah denyut jantung > 50 kali per menit tapi
masih kurang dari kondisi yang seharusnya