Anda di halaman 1dari 20

REFERAT

CHOLESTEATOMA
EKSTERNA
Oleh :
M Faizal Adha N

Pembimbing :
dr. Bastiana Sp.THT-KL
DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK
DI BAGIAN ILMU THT-KL
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TADULAKO
Bab 1 Pendahuluan
CHOLESTEATOMA EKSTERNA
• Kolesteatoma meatus akustikus eksternus (MAE) adalah
invasi jaringan epitel skuamosa ke dalam tulang MAE
yang bersifat lokal dan mengerosi tulang.2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Anatomi Telinga luar merupakan bagian telinga yang
terdapat di lateral dari membran timpani,
terdiri dari aurikulum, meatus akustikus
eksternus (MAE) dan membran timpani (MT)
Anatomi
Aurikulum
Anatomi
MAE dibagi menjadi dua bagian yaitu
MAE pars cartilage dan Pars osseus
Bab 3 KOLESTEATOMA EKSTERNA
Definisi
• Kolesteatoma MAE adalah invasi jaringan epitel
skuamosa ke dalam tulang MAE yang bersifat lokal.
Erosi biasanya terjadi pada tulang dinding inferior dan
posterior MAE.
Insidensi
• Kolesteatoma MAE merupakan kasus yang sangat
jarang ditemukan dengan insidensi 0,1%-0,5% dari
seluruh penyakit telinga.
Etiopatogenesis
• Etiologi kolesteatoma MAE primer masih belum jelas.
Telah dihipotesiskan bahwa kolesteatoma MAE primer
merupakan proses reaktif akibat osteitis.
Etiopatogenesis
1. Epitel gagal bermigrasi ke arah lateral pada penderita
kolesteatoma MAE.

2. Debris keratin yang terperangkap akan menumpuk di


MAE dan membentuk kantong. Dan terjadi hipoksia.

3. Hipoksia dapat memicu terjadinya angiogenesis MAE.

4. Enzim proteolitik yang terdapat pada dinding kantong


tersebut menyebabkan periostitis sekuestrasi tulang.
STADIUM
Diagnosis
Diagnosis kolesteatoma MAE ditegakkan berdasarkan
anamnesis, pemeriksaan klinis, pemeriksaan penunjang
CT scan dan histopatologi.

ANAMNESIS

PEMFIS

PENUNJANG
PEMFIS

penumpukan debris keratin dan


kolesteatoma
Erosi tulang biasanya terjadi pada dinding
inferior dan posterior dari MAE

Otore biasanya Membran timpani


purulen terutama biasanya normal
apabila terdapat
infeksi sekunder.
Radiologi

CT-SCAN

Dari gambaran CT scan,


bisa terlihat adanya massa
jaringan lunak (soft tissue
mass) pada MAE dan
destruksi tulang di area
MAE.
Radiologi

X-RAY

Pilihan foto polos Schuller


view juga biasa digunakan

X-ray mastoid (schuller view) menunjukan


area lisis luas pada daerah mastoid
Histopatologi

Kolesteatoma MAE secara


histopatologis bermula
sebagai hiperplasia fokal
dari epitel berskuama pada
MAE dengan akumulasi
sel-sel peradangan

Epitel berlapis berskuamosa dan stroma


jaringan ikat subepitel dengan sel-sel
inflamasi. Terlihat debris keratin (tanda
panah).
KONSERVATIF

TERAPI

OPERATIF