Anda di halaman 1dari 16

Holistik Marketing merupakan suatu konsep

pemasaran menyeluruh, yaitu konsep dimana para


pemasar berusaha untuk meningkatkan kesadaran dari
suatu kebutuhan konsumen agar didapat pendekatan
yang lebih lengkap dan menyatu (kohesif) sehingga
melebihi aplikasi konsep pemasaran secara tradisional.
Konsep dari pemasaran holistic merupakan
penyampaian nilai kepada para konsumen atau
pelanggan dan mengkomunikasikan nilai tersebut
kepada pelanggan.

Inti kegiatan dari pemasaran secara keseluruhan


pemasaran itu diwakilkan oleh empat komponen
penting, yaitu :
1.Integrated marketing merupakan sebuah
penggabungan aktivitas-aktivitas dan program-
program dari marketing atau pemasaran yang
dimaksudkan untuk membuat,
mengkomunikasikan, dan menyampaikan nilai
kepada pelanggan.
2. Internal marketing merupakan kegiatan-
kegiatan pemasaran yang dilakukan dalam
perusahaan atau organisasi yang hubugannya
dengan departemen lain, dan top management.
Seperti : hubungannya dengan pengadaan
karyawan, pelatihan, dan memotivasi karyawan.
3. Relationship marketing merupakan kegiatan
pemasaran dimana membina hubungan dengan
bagian-bagian, organisasi-organisasi, atau
lainnya, baik yang terhubung secara langsung
atau pun tidak langsung , yang memberi
kontribusi untuk pencapain tujuan baik dalam
organisasi, khususnya pada bagian pemasaran.
4. Social responsibility marketing merupakan
pemasaran dimana berhubungan dengan masyarakat,
baik itu komunitas maupun masyarakat secara luas, etika
dalam menjalankan kegiatan marketing, legal atau illegal
dilihat dari sisi hukum.
Keseluruhan kegiatan pemasaran dalam social
responsibility marketing, berhubungan dengan hal-hal
tersebut.
Keempat komponen ini yang membentuk kegiatan
pemasaran secara keseluruhan sehingga dikatakan
sebagai pemasaran keseluruhan atau holistic marketing.
Gambar . Konsep Marketing Holistic

12 2
13 1
3
11

E B

C
D

7
5 6
8 9 10 4
T T
Keterangan :
A : Holistic Marketing
B : Integreted Marketing
C : Relationship Marketing
D : Socielly Responsible Marketing
E : Internal Marketing
1 : Concept Comunication
2 : Product & Service Integreted Marketing
3 : Channels
4 : Customer
5 : Channel Relationship Marketing
6 : Partners
7 : Ethic
Socielly Responsibe
8 : Environment Marketing
9 : Legal
10 : Community
11 : Marketing Department
Internal Marketing
1 2: Senior Management
13 : Other Deparment
Konsep Pemasaran Holistik
Kotler dan Keller (2006) menjelaskan bahwa pemasaran holistik
adalah konsep yang berbasis pengembangan, desain,
implementasi dan aktivitas proses pemasaran yang dikenali
memiliki nilai ketergantungan yang tinggi. Pendekatan holistik
didasari pada cara untuk mengatasi berbagi permasalahan
pemasaran yang kompleks dan luas.

Karakteristik pemasaran holistik merupakan integrasi dari


empat konsep pemasaran, yaitu konsep pemasaran internal
(internal marketing), pemasaran integrasi (integrated
marketing), pemasaran relasional (relationship marketing) dan
pemasaran sosial (societal marketing).
Pemasaran sosial (societal marketing) merupakan
konsep yang memandang bahwa organisasi
berusaha menentukan apa keinginan, kebutuhan,
dan ketertarikan atau kepentingan dari target
pasar. Organisasi kemudian memberikan nilai
superior kepada konsumen dengan cara-cara
yang dapat mempertahankan atau meningkatkan
kesejahteraan konsumen dan masyarakat secara
lebih luas.
Konsep societal marketing menuntut pasar untuk
dapat menyeimbangkan tiga pertimbangan dalam
mengambil keputusan mengenai kebijakan
pemasaran, yaitu keuntungan perusahaan,
kepuasan konsumen, dan kepentingan
masyarakat. Konsep segmentasi pasar, riset
konsumen, pengembangan konsep, komunikasi,
fasilitasi, insentif dan teori pertukaran digunakan
untuk memaksimalkan respon yang bersifat
komersial (Kotler dan Lee, 2005).
Pemasaran sosial menggunakan konsep-konsep segmentasi pasar,
riset konsumen, pengembangan dan pengujian konsep produk,
komunikasi yang diarahkan, pemberian fasilitas, insentif-insentif
dan perubahan teori untuk memaksimumkan tanggapan
kelompok sasaran.

Asumsi dasar penelitian ini adalah bahwa konsep pemasaran


sosial yang condong untuk aktivitas komersial, sesungguhnya
dapat pula dikembangkan bagi aktivitas pengembangan
masyarakat yang bersifat non profit.
Pemasaran sosial akan dibawa ke masyarakat
oleh institusi yang berkepentingan untuk
mengubah perilaku masyarakat, yaitu suatu
produk sosial.
Bentuk dari produk sosial antara lain berupa ide
sosial, yaitu bentuk dari keyakinan, sikap atau
nilai. Ide sosial yang dipasarkan dapat pula
merupakan sebuat sikap atau sebuah nilai.
Belch dan Belch (2004) menjelaskan bahwa
pertukaran nilai menjadi konsep sentral dari
societal marketing dan pertukaran ini tidak hanya
terbatas pada pertukaran uang untuk barang atau
jasa.
Sebagai contoh misalnya dalam hubungan antara
perusahaan donor dan lembaga nirlaba terkait
dengan suatu isu sosial.
Lembaga nirlaba akan menerima sejumlah donasi
dari perusahaan, namun demikian perusahaan
sponsor tidak menerima bentuk keuntungan
material dan kontribusi yang diberikan.
Donasi yang diberikan oleh perusahaan
merupakan pertukaran untuk keperluan sosial
dan psikologis bagi perusahaan