Anda di halaman 1dari 11

KEPERAWATAN DI SEKOLAH

OLEH
KELOMPOK 2
1. Ahmad Sairudin
2. Denta Kartika
3. Fari Arba Ullya
4. M.Mustagfirin
5. Nelly Saadah
6. Nova Indriana
7. Ririn Wijayanti
KONSEP KEPERAWATAN KESEHATAN
SEKOLAH
Konsep Keperawatan Kesehatan Sekolah adalah Pelayanan
keperawatan di tingkat sekolah pendidikan pencegahan penyakit,
peningkatan derajat kesehatan dan pendidikan seks.
Pelayanan kesehatan disekolah:
1. Peningkatan kesehatan (Promotif)
Dilaksanakan melalalui kegiatan intrakulikuler dan penkes.
2. Pecegahan (Preventif)
Dilaksanakan melalui kegiatan peningkatan daya tahan tubuh.
3. Penyembuhan dan Pemulihan
Dilakukan melalui kegiatan mencegah komplikasi dan kecacatan
akibat proses penyakit dan untuk meningkatkan kemampuan peserta
didik yang cedera.
ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN
SEKOLAH
Pengkajian

Pengkajian pada agregat anak sekolah menggunakan pendekatan Community as partner


meliputi : data inti komunitas dan subsystem.
A. Data inti komunitas, terdiri dari:
1. Demografi : Jumlah anak sekolah keseluruhan menurut jenis kelamin dan golongan umur
2. Status perkawinan :100% dari anak usia sekolah belum kawin.
3. Nilai, kepercayaan dan agama :menyatakan bahwa nilai/norma/budaya yang dianut anak-
anak SD baik, kehidupan beragama berjalan dengan harmonis, dan anak-anak rajin dan
antusias dalam mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan.
B. Data subsystem

Delapan subsistem yang dikaji sebagai berikut :

1. Lingkungan Fisik
-kondisi lingkungan sekolah ,
-kaji apakah terdapat area bermain yang aman dan apakah alat permainan
aman
-kaji apakah ada binatang dan apakah terdapat tanaman beracun di lingkungan
sekolah
-kaji bagaimana keadaan dan tingkat kebisingan di lingkungan tsb
-Kaji kembali apakah terdapat bahaya listrik
2. Pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial
• Pelayanan kesehatan di sekolah terdapat UKS untuk tempat istirahat dan
pemeriksaan bagi anak yang sakit. Selain itu juga terdapat ruang BK (Bimbingan
Konseling) untuk konsultasi siswa.
3. Ekonomi
pekerjaan orang tua / wali murid dalam mencari nafkah
4. Keamanan dan Transportasi
Terdapat satpam sekolah yang membantu anak sekolah menyebrang jalan raya
Jenis transportasi yang digunakan adalah sepeda, jalan kaki, dan diantar oleh
orang tua.
5. Politik dan pemerintahan
keikut sertaan anak dalam organisasi sosial,organisasi di
sekolah serta kebijakan pemerintah terhadap masalah yang terkait
dengan anak usia sekolah.
6. Komunikasi
- Komunikasi formal
• untuk memperoleh informasi pengetahuan berasal dari media,
para guru dan orang tua
- Komunikasi informal
• diskusi yang dilakukan anak dengan orang tua, peran dan
keterlibatan orang tua dalam menyelesaikan,mencegah masalah
anak,
7. Pendidikan
8. Rekreasi
Tempat rekreasi yang sering dimanfaatkan anak bersama orang tuanya biasanya ke
Kebun Binatang taman-taman kota, Pantai dan Taman Hiburan.
Untuk pengembangan bakat anak di bidang olah raga dan seni di sekolah terdapat
lapangan sepak bola, sanggar senam, dan tari.
DIAGNOSIS KEPERAWATAN
Risiko terjadinya kejadian karies gigi pada agregat anak usia sekolah b/d
kebiasaan anak usia sekolah tidak menggosok gigi sebelum tidur mayoritas jenis
jajanan anak usia sekolah adalah permen anak usia sekolah beralasan tidak
menggosok gigi karena tidak disuruh oleh orang tuanya

Defisit kebersihan diri pada agregat anak usia sekolah b/d kebiasaan pada
lingkungan anak usia sekolah yang kurang baik
RENCANA KEPERAWATAN
Diagnosa :
Risiko terjadinya kejadian karies gigi pada agregat anak usia sekolah
Tujuan :
• Jangka panjang terbentuknya kelompok anak usia sekolah yang peduli terhadap kesehatan gigi
Intervensi :
• Lakukan pendekatan secara formal dengan kepala sekolah,guru dan petugas UKS
• Berikan penyuluhan tentang kesehatan karies gigi pada kelompok anak usia sekolah
• Demonstrasikan cara menggosok gigi dengan baik dan benar pada kelompok anak usia
sekolah
• Beri kesempatan kepada kelompok anak usia sekolah untuk bersama-sama mempraktikkan
cara menggosok gigi dengan baik dan benar
3. Progam Usaha Kesehatan
Sekolah
Progam Usaha Kesehatan Sekolah yaitu upaya membina
dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara
terpadu melalui progam pendidikan dan pelayanan kesehatan
disekolah.
Contoh:
1. Pembentukan tim UKS
2. Pelaksanaan dokter kecil
3. Pelaksanaan pemberantasan sarang penyakit
4. Pelaksanaan penkes