Anda di halaman 1dari 11

Inversio Uteri

Kelompok 5
KELOMPOK 5

 ACHMAD ISTIYONO
 IRIYANTO T KENDEK
 OCTAVIANI PASAMBO
 PRISILIA B MOWIKERE
 RACHMAT A ALIMUDDIN
 SAMUEL Z BURDAM
Definisi

 Inversio uteri berarti uterus terputar balik atau terpuntir


sehinggi endometrium terdapat diseblah luar
Klasifikasi

 Inkomplit
 Komplit
 Inversio prolaps
Penyebab

 Di Perlukan 3 faktor untuk mencetuska inversio uterus


yakni:
 1. tonus otot rahim yang lemah
 2. tekanan atau tarikan fundus (tekanan intra abdominal,
tekanan tangan, tarikan tali pusat)
 3. Kanalis servikalis yang longgar maka inversio uteri
dapat terjadi ketika penderita batuk bersin.
Gejala

 Sering dijumpai pada kala III/postpartum


 Syok
 Rasa nyeri
Diagnosa

 Dicari faktor resiko seperti pengelolahan kala III yang tidak benar, kelemahan
miometrium kongenital atau di dapat.
 Syok atau perdarahan pervaginam
 terdapat masa merah kebiruan yang berdarah pada vagian dan luar vulva
 Pada pemeriksaan luar tidak terabah fundus uteri atau terdapat lekukan
Pemeriksaan penunjang

 Pemeriksaan hemoglobin, hematokrit, trombosit,


dan leukosit
terapi

 Atasi syok
 Pemberian analgetik kuat
 Reposisi manual dalam narkose umum
 Tindakan pembedahan, perabdominan dengan teknik
haultain dan hangtintan
 Pervaginam dengan teknik kutsner dan spinelli
Prognosis

 Semakin lambat keadaan ini teridentifikasi dan diobati,


semakin buruk pula prognosis
 namun jika penderita inveksio uteri dapat bertahan selam
48 jam prognosis berangsur baik
Referensi
Bagian Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas
Padjajaran Bandung. Obstetri Patologi. 2018. Bandung: Elstar Offset