Anda di halaman 1dari 29

GINGIVA ENLARGEMENT

Oleh :
Elfa M. Rianti
0130840068

Pembimbing :
drg. Meiske E. Paoki, Sp.BM
PERIODONSIUM
 Periodonsium sering disebut juga jaringan
periodontal,merupakan jaringan yang mengelilingi dan
mendukung gigi geligi.
 Secara anatomis jaringan periodontal terdiri dari :

1. Gingiva
2. Ligamen Periodontal
3. Tulang alveolar
4. Sementum
GINGIVA
 Bagian dari mukosa rongga mulut yang menutup prosesus
alveolaris dan mengelilingi bagian leher gigi
 Merupakan bagian terluar dari periodental yang nampak

secara klinis.

Interdental Interdental
papila papila
GINGIVA NORMAL
 Warna : merah jambu (coral pink)
 Bentuk : tepi tajam berbentuk kerah
baju (collar like), sesuai ruang celah gigi.
 Konsistensi : kenyal, melekat pada
struktur di bawahnya.
 Tekstur : pada margin gingiva
halus/licin, pada attached gingiva
teksturnya khas
 Ukuran : tergantung elemen seluler,
interseluler, dan suplai vaskuler
GINGIVA ENLARGEMENT
 Gingival enlargement atau gingival overgrowth atau pembesaran gusi

didefenisikan sebagai suatu keadaan dimana ukuran gingiva

bertambah besar dari ukuran normal yang dapat menimbulkan masalah

estetis dan kebersihan gigi geligi.

 Bertambah besarnya gingiva merupakan gambaran klinis adanya

kelainan gingiva yang disebabkan oleh hiperplasia dan hipertrofi

gingiva.
TANDA KLINIS GINGIVA ENLARGEMENT
 Gingiva membesar, halus, mengkilat, konsistensi
lunak, warna merah dan pinggirannya tampak
membulat.
KLASIFIKASI
1. Pembesaran gingiva akibat inflamasi (Inflammatory enlargement)
2. Pembesaran gingiva akibat obat-obatan (Drug-induced
enlargement)
3. Pembesaran gingiva terkait dengan penyakit sistemik atau kondisi
tertentu
4. Pembesaran neoplastik (tumor gingiva)
5. Pembesaran palsu (false enlargement)
LOKASI DAN DISTRIBUSI GINGIVA
ENLARGEMENT
Lokal : Terbatas pada gingiva yang mencakup satu gigi atau beberapa
gigi
General : Melibatkan gingiva seluruh rongga mulut
Marginal : Terbatas pada margin gingiva
Papillary : Terbatas pada papilla interdental
Diffuse : Melibatkan margin gingiva, attached gingiva dan papilla
interdental
Discrete : Pembesaran seperti tumor
Skor Enlargement Gingiva
Grade 0 Tidak ada enlargement

Enlargement terjadi pada Grade I


interdental papila

Enlargement meliputi interdental


Grade II
papila dan margin gingiva

III
Enlargement menutup mahkota Grade III
¾ atau lebih
PEMBESARAN GINGIVA AKIBAT INFLAMASI
Inflamasi Kronik Inflamasi Akut

Gambaran klinis : Gambaran klinis :


• Distribusi lokal atau general • Distribusi lokal
• Progres lambat dan tidak sakit • Progres cepat, menyakitkan, dan lesi
berkembang cepat, dalam waktu 24-48 jam
menjadi fluktuatan dan terdapat eksudat
purulen
• Letak : interdental papilla, margin gingiva dan • Letak : interdental papilla dan attached
attached gingiva gingiva

Etiologi : Etiologi :
• Terlalu lama terpapar plak gigi • Bakteri yang ikut masuk dengan substansi asing ke
• Oral hygiene kurang jaringan (misalnya bulu sikat gigi, potongan apel,
• Anatomi gigi abnormal serpihan tusuk gigi).
• Restorasi yang tidak tepat dan piranti ortodontik.
GINGIVA ENLARGMENT KARENA OBAT
 Terjadinya pertambahan besar gingival yang diinduksi oleh obat-obatan ini
tidak terlepas dari pengaruh faktor genetik sehingga hanya pada individu
tertentu saja yang bisa terinduksi hiperplasia.
 Para pakar menghipotesakan bahwa terjadinya pertambahan besar gingival
tersebut adalah karena metabolisme obat yang menyebabkan :
1. Peningkatan sintesa/produksi kolagen oleh fibroblast gingival.

2. Pengurangan degradasi kolagen akibat diproduksinya enzim kolagenase


yang inaktif.
3. Pertambahan matriks non-kolagen, sebagai contoh glikosaminoglikans
dan proteoglikans dalam jumlah yang lebih banyak dari matriks
kolagen.
Obat – Obat Yang Dapat Menyebabkan Gingiva Enlargement
Jenis Obat Antikovulsan Imunosupresan Ca Chanel Blocker
Digunakan untuk
Digunakan untuk
menghindari adanya
terapi penyakit
penolakan terhadap
Digunakan untuk kardiovaskular
Tujuan Penggunaan transplantasi organ
terapi epilepsi sepeerti hipertensi,
dan terapi untuk
angina pectoris, dan
beberapa penyakit
aritmia
autoimun
Nama obat yang
menyebabkan Fenitoin Cyclosporin Nifedipine
gingiva enlargement
Pembentukan
Terstimulasinya
Fenitoin merangsan matriks
proliferasi dan
proliferasi sel – sel ekstraseluler yang
Patogenesis sintesa kolagen oleh
seperti fibroblast berlebihan
sel – sel fibroblast
dan epitel menyebabkan
gingiva
respon seluler
Terjadi pada 50% Terjadi pada 25- Terjadi pada 20%
Prevalensi
pengguna 70% pengguna pengguna
PEMBESARAN GINGIVA TERKAIT DENGAN KONDISI
TERTENTU ATAU PENYAKIT SISTEMIK

 Terkait kondisi tertentu :


1. Hormonal (kehamilan dan pubertas)

2. Nutrisi (kekurangan vit. C)

 Terkait penyakit sistemik :


1. Leukimia

2. Penyakit Granuloma
Terkait Kondisi Tertentu

Kehamilan Pubertas
• Dapat terjadi pada semua ibu hamil • Dapat terjadi pada laki-laki dan perempuan

• Terjadi akibat peningkatan progesteron dan • Terjadi akibat perubahan hormon estrogen dan
estrogen sehingga terjadi peningkatan progesteron
permeabilitas vascular dan edema gingiva • Terlalu lama terpapar plak gigi
• Oral hygiene kurang
• Anatomi gigi abnormal
• Restorasi yang tidak tepat dan piranti
ortodontik.
• Gingiva tampak merah terang, mengkilat, lunak • Gingiva berwarna merah, mengkilat, lunak,
dan sering terjadi perdarahan spontan. terjadi perdarahan spontan.
• Lokasi : marginal dan general • Lokasi : marginal dan interdental

• Reduksi spontan terjadi setelah selesai masa • Setelah melewati pubertas enlargement
kehamilan dan setelah iritasi lokal dihilangkan. berkurang dan hilang bila iritasi lokal
dihilangkan
Kehamilan
 Siklus peningkatan produksi hormon estrogen dan progesteron
seringkali mengubah komposisi mikrobiota biofilm, biologis
jaringan gingiva dan pembuluh darah.
 Perubahan yang terjadi pada gingiva tampak berlebihan
walaupun jumlah plak sebagai faktor iritan lokal tidak terlalu
banyak.
 Progesteron & estrogen menyebabkan pelebaran pembuluh darah
sehingga sering terjadi pembesaran pada gingiva ibu hamil.
 Perubahan paling menonjol selama masa kehamilan yang
berkaitan dengan jaringan periodontal adalah adanya gingivitis
kehamilan dan epulis gravidarum.
Gingivitis Kehamilan
 Gingivitis kehamilan terjadi sebagai hasil dari peningkatan
kadar hormon progesteron dan estrogen.
 Hormon progesteron dan estrogen dapat merangsang

pembentukan prostaglandin pada gingiva ibu hamil.


 Gingivitis kehamilan merupakan manifestasi oral yang paling

sering terjadi selama masa kehamilan.


 Gingivitis kehamilan mempunyai gambaran klinis berupa

marginal gingiva dan papila interdental yang berwarna merah


terang sampai merah kebiruan, permukaannya licin dan
mengkilap, berkurangnya kekenyalan dan mudah berdarah.
 Perubahan yang jelas terlihat pada bulan kedua kehamilan,

dan mencapai puncaknya pada bulan kedelapan, dan


berkurang setelah melahirkan
Epulis Gravidarum
 Disebut juga granuloma pyogenic.
 Epulis gravidarum merupakan kelainan gingiva yang jarang terjadi

pada masa kehamilan, dengan prevalensi hanya 0,2 sampai 5%.


 Epulis gravidarum merupakan lesi yang tumbuh dengan cepat dan

jinak, dan biasanya terjadi pada trimester pertama kehamilan.


 Epulis gravidarum biasanya ditandai dengan lesi berwarna merah

cerah dan banyak vaskularisasi yang kadang memiliki fllek putih di


permukaannya, biasanya bertangkai dan dapat mencapai diameter
2 cm, serta tidak menimbulkan rasa sakit sehingga tidak
menimbulkan keluhan berarti selain karena ukurannya.
 Epulis gravidarum kebanyakan timbul di papila interdental, dan

umumnya lebih sering di daerah labial pada rahang atas. Gigi yang
berdekatan dengan epulis dapat bergeser dan menjadi lebih mudah
goyang, meskipun kerusakan tulang jarang terjadi di sekitar gigi
yang berdekatan dengan epulis.
Diagnosis Banding Epulis
Gravidarum
 Papiloma, yaitu tumor jinak epitel rongga
mulut umumnya terletak di bibir, lidah,
palatum, pipi, dan gingiva. Tampak sebagai
tonjolan yang keluar dari tangkai atau sesile.
 Fibroma, merupakan reaksi proliferasi

fibroblast dengan serat kolagen yang timbul


sebagai reaksi terhadap iritasi kronik.
Biasanya terdapat di lidah dan mukosa pipi
karna merupakan daerah yang seing tergigit.
AKIBAT DEFISIENSI VITAMIN C
• Defisiensi vitamin C akut menyebabkan
perdarahan gingiva, degenerasi kolagen, dan
edema jaringan ikat gingiva. Hal ini
menyebabkan respon gingiva terhadap dental
plak menurun, sehingga terjadi inflamasi
berlebihan dan pembesaran gingiva yang parah
yang biasa disebut scurvy.
• Tampak merah kebiruan pada gingiva,
permukannya mengkilat dan lunak serta terjadi
pembesaran pada tepi gingiva. Gingiva dapat
berdarah secara spontan atau dengan sedikit
provokasi. Terjadi nekrosis permukaan dengan
pembentukan pseudomembrane
PEMBESARAN GINGIVA AKIBAT PENYAKIT
SISTEMIK
Leukimia Penyakit granuloma

Gambaran klinis : Gambaran klinis :


• Lokasi dan distribusi : lokal, marginal, general • Melibatkan daerah orofacial, immobilitas gigi
atau diffuse sampai tanggalnya gigi dengan sendirinya,
enlargement gingiva, malposisi gigi, ulserasi
mukosa mulut dan respon penyembuhan luka
yang lama

• Merah, bengkak, lunak, perdarahan spontan, • warna merah-ungu, mudah berdarah, pada
pembesaran dapat menutupi gigi geligi. Sering mandibula sering tampak seperti “strawberry
dijumpai inflamasi dan ulserasi. appereance”

• Kerusakan jaringan periodontal berlangsung • Etiologi tidak diketahui, tetapi dianggap


cepat, kerusakan alveolar crest dan periapikal terkait dengan factor imunologi
sehingga gigi goyah.
GINGIVA ENLARGMENT YANG
BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN
NEOPLASTIK
TUMOR JINAK TUMOR GANAS
1. Fibroma 1. Karsinoma
2. Papiloma 2. Melanoma malignant
3. Peripheral giant cell 3. Sarkoma
Granuloma 4. Metastasis
4. Central giant cell
Granuloma
5. Leukoplakia
6. Kista gingiva
7. Massa jinak lain
Fibroma Papiloma

Peripheral giant
cell granuloma

Gingival cyst

Carcinoma

Melanoma malignant
False Enlargement Gingiva
 Bukan enlargement sebenarnya, tetapi
tampak sebagai bertambahnya ukuran
jaringan tulang dibawahnya atau bentukan
gigi permanen dibawahnya.
1. Didasari oleh penyakit tulang
Dapat terjadi pada penyakit Paget, fibrous
displasia, ameloblastoma, osteoma,
osterosarkoma, dan lain sebagainya.
2. Didasari oleh jaringan gigi
Terjadi selama tahapan pertumbuhan gigi,
akan nampak pada sisi labial, sering
disebut sebagai developmental
enlargement
PENATALAKSANAAN
SCALING
adalah suatu tindakan penghilangan plak, kalkulus dan stain yang
terdapat pada permukaan mahkota gigi.

ROOT PLANING
adalah pembuangan jaringan sementum nekrotik dan atau lunak,
dentin, kalkulus serat eliminasi bakteri dan toksin dari permukaan
akar gigi untuk memperoleh permukaan akar yang halu
GINGIVEKTOMI
Eksisi jaringan gingiva yang berlebih untuk menciptakan
margin gingiva yang baru. Higiene mulut perlu
dioptimalkan
TERIMA KASIH