Anda di halaman 1dari 10

Telaah Jurnal Terkait Penelitian Kasus

Integumen
Disusun oleh :
Anggi Adelina 16C11805
Ayu Sri Diyastrini 16C11818
Martara Karonia Putri 16C11835
Tiya Satyawati 16C11867
Wida Sesarini 16C11873
Windy Astuti 16C11874
Wiwik Suardiani 16C11875
APA ITU
DERMATITIS
ATOPIK?

Dermatitis Atopik (DA) adalah penyakit


keradangan kulit yang kronis, ditandai rasa gatal
ringan sampai berat, bersifat kumat-kumatan.
Kelainan ini biasanya terjadi pada bayi dan anak,
pada remaja hanya 50%, dimulai pada masa
dewasa.
Faktor penyebab dermatitis atopik

Adapun faktor yang dapat mempengaruhi dermatitis atopik


yaitu:
1. Faktor genetik
2. Faktor imunologik
3. Faktor lingkungan dan gaya hidup
4. Faktor psikologi
Faktor genetika

Dermatitis atopic (DA) biasanya ditemukan pada riwayat atopi dalam


keluarga. Faktor genetic melibatkan kromosom 5q31-33, kromosom
ini banyak mengandung kumpulan family gen sitokin (IL-3, IL-4, IL-
13, dan GM-CSF), sedangkan jika IL-4 dan IL-13 meningkat dapat
meningkatkan aktivasi limfosit T yang akhirnya limfosit T
merangsang sel B untuk menstimulasi peningkatan IgE yang akan
cepat bereaksi ketika ada allergen masuk.
Faktor imunologi

Dimulai paparan imunogen Sensititasi alergen Dikirim ke imfosit T dan


atau paparan alergen dari ditangkap oleh antigen diproses dg bantuan MHC
luar sampai ke kulit. presenting cell. kelas II

igE pada permukaan sel igE berikatan dg sel mast Sel T aktif dan mengenai
mast shg terjadi ikatan dan basofil allergen melalui Tcell
allergen dg igE reseptor

Sel mast bedegranulasi dan


mengeluarkan mediator baik Merangsang sel B agar Setelah paparan, sel T
spt : histamin. Mediator baru menjadi sel plasma dan berdeferensiasi menjadi
spt : leukotrien C4, memproduksi igE subpopulasi sel TH2
prostaglandin D2 , dll
Faktor lingkungan dan gaya hidup
1. Polutan
2. Alergen berupa allergen inhalant, makanan,
mikroorganisme, bahan iritan
Telaah jurnal mengenai kasus dermatitis atopik
nasional Internasional

Latar belakang : Dermatitis atopik merupakan penyakit Latar belakang : Mengingat pentingnya diagnose dan
kulit yang bersifat kronis,dapat terjadi selama bertahun- penelitian yang tepat tentang pengkajian gejala kutaneus
tahun,bahkan seumur hidup,sering kambuh dan dalam pengobatan dermatitis atopik. Dasar-dasar
mengganggu kegiatan sehari-hari akibat rasa gatal yang pengobatan dalam pedoman ini terdiri dari (1) investigasi
hebat. Kelainan ini terutama terjadi pada bayi dan dan penanggulangan penyebab dan faktor yang dapat
anak,menghilang pada 50% kasus saat remaja,tetapi dapat memperburuk penyakitnya. (2) pemeriksaan disfungsi kulit
menetap atau bahkan dimulai pada masa dewasa. (perawatan kulit). (3) farmakoterapi, sebagai tiga andalan.
Penatalaksanaan pengobatan yang umum diberikan pada Ini didasarkan pada konsep penyakit bahwa dermatitis
klien yang didiagnosis dermatitis atopik adalah atopik adalah penyakit inflamasi kutaneus dengan eksim
Dexametason, CTM, Hydrocortison salep atau oleh diathesis atopik,multi factorial pada onset dan
Betametashon salep. Sebelum pemakaian luka obat gangguan yang memperburuk dan disertai dengan kondisi
topikal umumnya dilakukan tindakan hidrasi kulit. disfungsi kulit. Ketiga hal ini sama pentingnya dan harus
Pembersihan luka dengan normal salin bertujuan untuk dikombinasikan secara tepat sesuai dengan gejala setiap
membersihkan luka, menghilangkan krusta, skuama, obat pasien. Pedoman ini membahas terapi dasar dalam
lama dan mampu meningkatkan penetrasi transepidermal kaitannya dengan pengobatan penyakit.
kortikosteroid topikal. Sehingga mempercepat
penyembuhan luka yang ditandai dengan penurunan
derajat inflamasi.
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pemberian Cairan Normal memastikan bahwa pengobatan akan
Salin untuk pembersihan luka pada klien Dermatitis memungkinkan pasien menjalani kehidupan social
Atopik. yang tidak terganggu dan untuk mengendalikan
gejala membrane kulit mereka sehingga mereka
dapat mencapai tingkat kualitas hidup yang
memuaskan.
Hasil Penelitian: (1) Adanya pengaruh pembersihan luka Hasil Penelitian: (1) Dasar pengobatan dermatitis atopik
dengan menggunakan cairan Normal Salin terhadap mencakup 3 alasan utama yakni investigasi dan penanggulangan
penyebab dan faktor pemburuk, koreksi disfungsi kulit,
kondisi luka pada klien Dermatitis Atopik. (2) Personal
farmakoterapi. (2) Ada 2 jenis farmakoterapi untuk dermatitis
hygine dan cara perawatan luka juga merupakan faktor atopik yaitu obat luar dan obat oral. Obat luar menggunakan
yang penting dan berpengaruh terhadap perkembangan terapi opikal.Terapi ini disebut terapi proaktif sebagai terapi
kondisi luka dermatitis. (3) Responden yang mengalami reaktif lawan,dimana terapi opikal diberikan hanya jika ruamnya
dermatitis diberi perlakuan pembersihan luka dengan terganggu. (3) Ada 2 jenis obat oral yaitu antihistamin dan
menggunakan cairan Normal Salin menunjukkan antiallergic. (4) Selain perawatan dasar,guidline juga
perkembangan kondisi luka bagus yang ditandai dengan memperkenalkan terapi tambahan dermatitis atopik yaitu terapi
sinar ultraviolet yang bermanfaat bagi pasien dengan kondisi
penurunan derajat inflamasi pada luka dermatitis. (4)
parah, yang kedua yakni obat herbal yang tercakup dalam sistem
Ada pengaruh pembersihan luka dengan menggunakan asuransi kesehatan, ketiga yaitu asam lemak n-3 polin tak
cairan Normal Salin terhadap kondisi luka pada klien jenuh,keempat pendekatan psikosomatik, kelima yakni
dermatitis atopik. mengenai akupuntur, aromaterapi,terapi herbal.
Metode penelitian : Desain penelitian yang Metode penelitian : “Pedoman untuk Perwatan
dipakai adalah quasi eskperimen. Variabel yang Dermatitis Atopik 2008” yang disiapkan oleh
digunakan adalah variable bebas dan variable Penelitian ilmu kesehatan tenaga kerja dan pedoman
pengelolaan Dermatitis Atopik 2015 (ADG2015) yang
terikat. Variabel bebas yaitu pemberian cairan
disiapkan oleh dermatitis atopic guidelines advisoty
NS untuk pembersihan lka sedangkan variable commite, Japanese society of allergology dalam
terikat yaitu kondisi luka. guidline jepang untuk diagnosis dan pengobatan
alergi 2016 Bersama dengan penyakit alergi lainnya.

Kesimpulan: Pembersihan luka dengan cairan Kesimpulan: Dalam pedoman ini untuk memberikan
Normal Salin menunjukkan perkembangan kondisi pentingnya diagnosis yang tepat dan penilaian gejala
luka bagus yang ditandai dengan penurunan derajat kutaneus yang sesuai, dasar-dasar pengobatan
inflamasi pada luka dermatitis dan terdapat dalam pedoman ini terdiri dari penyelidikan dan
hubungan yang signifikan pembersihan luka dengan penanggulangan penyebab dan faktor pemburuk,
menggunakan cairan Normal Salin dengan kondisi koreksi disfungsi kulit dan farmakoterapi. Dan
luka pada klien dermatitis atopik. beberapa farmakoterapi untuk dermatitis atopik
yaitu obat luar yang menggunakan terapi opikal
dengan pelembab dan steroid topikal. Obat oral
dengan antihistamin atau antialergi
Thank you for attention guys.