Anda di halaman 1dari 18

ASTRI KARTIKA SARI

2011730124
Pendahuluan
• Afakia unilateral adalah salah 1 penyebab utama
gangguan penglihatan monokuler dalam
beberapa negara di Afrika.
• Metode rehabilitasi visual setelah operasi katarak
yg disarankan adalah kacamata afakia, lensa
kontak, dan penggunaan lensa intraokular.
• Tujuan penelitian adalah menentukan hasil dari
penggunaan lensa yang dapat dilipat di BMD
untuk afakia unilateral di RS Pendidikan
Universitas Yaounde.
Materi dan metode
• Studi non-komparatif dengan retrospektif
Cat. OP koreksi
21 pasien (12 laki- Informed consent
afakia dgn inj. Lensa
laki & 9 perempuan) pre OP
dilipat di sudut AC

Riwayat okular rinci


(pemeriksaan mata
Pembedahan standar, visus, TIO,
gonioskop, fundus,
kedalaman AC, WTW)
• Kriteria inklusi
– Afakia unilateral tanpa keratophaty
– Tidak ada glaukoma
– Sudut irido kornea terbuka
– Kedalaman AC > 3 mm
– WTW > 11,5 mm
– Terjadi perbaikan dari ketajaman visual dengan
pinhole.
• Penyebab afakia meliputi:
– 11 kasus ICCE (52,38%).
– 6 kasus robeknya kapsul posterior dengan
hilangnya ke dalam vitreous selama ECCE
(28,57%).
– 3 kasus post traumatik subluksasi lensa (14,28%).
– 1 kasus lensa tenggelam (4,76%).
Hasil
Kesimpulan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa injeksi


IOL lipat di ruang anterior meningkatkan
ketajaman visual. Teknik ini sangat cocok,
dalam hal ini adalah biaya dan efektivitas.
TERIMA KASIH
Afakia adalah keadaan dimana mata tidak
mempunyai lensa sehingga mata tersebut
menjadi hipermetropia tinggi. karena pasien
memerlukan lensa yg tebal, maka akan
memberikan keluhan pada mata sbb:

• Benda yg dilihat menjadi lebih besar 25%


dibanding normal
• Terdapat efek prisma lensa tebal, sehingga benda
terlihat seperti melengkung
Penanganan Afakia
• Kaca mata apakia memberikan pandangan
pembesaran 25-30% menyebabkan penurunan
dan distorsi pandangan perifer sehinga terjadi
kesulitan dalam memahami relasi spasial,
membuat benda-benda jauh nampak lebih dekat
dari sebenarnya. Memerlukan waktu yang lama
untuk adaptasi sehingga berfungsi secara aman,
mengkoordinasikan gerakan dan mengatur jarak.
Tebal, sehinggan merepotkan dan membuat mata
tampak besar.
Penanganan Afakia
• Lensa kontak, lebih nyaman tetapi tidak terjadi
pembesaran yang berarti. Lensa ini
memberikan rehabilitasi visual yang hampir
sempurna jika pasien dapat memasang dan
melepaskan serta merawat dengan baik.
Kerugiannya adalah meningkatnya resiko
keratitis infeksiosa.
Penanganan Afakia
• Implan lensa intraokuler (IOL), memberi
alternatif bagi lensa apakia. Implan IOL
menjadi pilihan koreksi optikal karena semakin
halusnya teknik bedah mikro dan kemajuan
rancang bangun IOL. IOL merupakan lensa
permanen plastik yang diimplantasikan
kedalam mata. Mampu menghasilkan
bayangan dengan bentuk dan ukuran normal.
Nonfoldable and foldable IOLs

Folded IOL In Incision Unfolded IOL In The Eye