Anda di halaman 1dari 5

PROGRAM MEBEL PLD

-SEJARAH PLD
-PENGERTIAN PLD
-MACAM-MACAM PLD DAN PENJELSN KATARISTIK DN
ARSITEKTUR
-CONTOH PENERAPAN PROGRAM PLD
SEJARAH PLD
Programmable Logic Devices (PLDs) diperkenalkan pada pertengahan tahun 1970-an.
Konsep dasar dari PLD sendiri adalah bagaimana membuat sebuah sirkuit logika
kombinasional yang bersifat programmable (mampu diprogram). Perlu diingat,
sirkuit kombinasional merupakan sirkuit yang di dalamnya tidak memiliki elemen
memori. Hal ini berbeda dengan microprocessor yang mampu menjalankan sebuah
program, namun nantinya mempengaruhi perangkat keras yang telah sudah
ditentukan terlebih dahulu. Sedangkan kemampuan pemrograman PLD sudah
direncanakan pada tingkat perangkat keras. Dengan kata lain, PLD adalah sebuah
chip yang memiliki tujuan utama agar nantinya mampu mengatur perangkat keras
sedemikain rupa sesuai dengan speseifikasinya Generasi PLD yang pertama dikenal
dengan nama PAL (Programmable Array Logic) atau PLA (Progrramable Logic
Array), tergantung pada bentuk skema pemrogramannya. PAL/PLA biasanya hanya
menggunakan gerbang logika (tidak ada flip flop), serta hanya memperbolehkan
implementasi dari sebuah sirkuit kombinasional saja. Untuk menyelesaikan masalah
ini, maka dibuatlah PLD yang telah memiliki sebuah flip-flop pada tiap output
sirkuitnya. Dengan demikian, fungsi sekuensial sederhana dapat diimplementasikan
dengan baik (bukan lagi hanya funsi kombinasional saja).
PENGERTIAN PLD
PLD merupakan komponen elektronik yang dapat digunakan untuk
membangun rangkaian digital sesuai dengan keinginan
perancang. PLD menghubungkan beberapa gerbang logika yang diatur oleh
perancang hardware. Pemrograman logika berarti bahwa desain chip baru
dapat dicoba dan dapat dengan mudah diubah tanpa membutuhkan biaya
untuk penyelesai- an chip dalam pabrik semikonduktor. Dengan demikian
memori yang berdasarkan PLD dapat diprogram berkali – kali, yang
memungkinkan produk dapat dikembangkan oleh pengguna, bukan hanya
oleh pabrik saja.
Berdasarkan jumlah gerbang logika yang dimiliki, PLD dapat dibagi atas tiga
tipe, yaitu Simple Programmable Logic Device (SPLD), Complex
Programmable Logic Device (CPLD), dan Field Programmable Gate
Array (FPGA). Dalam blog ini lebih dibahas tentang FPGA karena penulis
lebih memahaminya dibandingkan dua (2) tipe PLD sebelumnya dsebabkan
penulis memanfaatkannya dalam penelitian tugas akhir dan juga
perkembangan desain dari FPGA itu sendiri lebih advance
MACAN-MACAM PLD DAN PENJELASAN
KATARISTIK DAN ARSITEKTUR PLD
Programmable Read Only Memory (PROM)
Programmable Array Logic (PAL)
Programmable Logic Array (PLA)
Generic Array Logic (GAL)

Programmable Read Only Memory (PROM)


Menyimpan informasi biner secara permanen. Tidak dapat mengubah informasi yang disimpan dengan cara apa pun.
ROM memiliki fitur yang dapat diprogram Pengguna memiliki fleksibilitas untuk memprogram informasi biner secara
elektrik sekali dengan menggunakan PROM Programer.
Programmable Array Logic (PAL)
Memiliki Programmable AND array & fixed OR array. Keuntungan bahwa dapat menghasilkan hanya persyaratan produk
yang diperlukan dari fungsi Boolean daripada menghasilkan semua syarat minimum dengan menggunakan gerbang AND
terprogram
Programmable Logic Array (PLA)
Memiliki Array Programmable AND array & Programmable OR. PLD Fleksibel.
Input gerbang AND dapat diprogram. Gerbang AND memiliki input variabel berdasarkan kebutuhan dengan
memprogram masukan. Menghasilkan hanya persyaratan produk yang dibutuhkan
Generic Array Logic (GAL)
Memiliki sifat logis ang sama seperti PAL, dapat dihapus dan diprogram ulang.
Berguna dalam tahap pembuatan prototipe suatu desain, ketika bug dalam logika dapat dikoreksi dengan memprogram
ulang. GAL diprogram dan diprogram ulang menggunakan PAL Programmer. (Lattice GAL 16V8 dan 20V8)
CONTOH PENERAPAN PROJEK
PLD
Komponen elektronik yg digunakan untuk
membangun sirkuit digital yang dapat
diprogram ulang. Sirkuit Digital
Reconfigurable. Tidak memiliki fungsi yang
ditentukan begitu dibuat, tidak seperti gerbang
logika dan harus diprogram sebelum dapat
digunakan Penggunaan Programmable Logic
Device (PLD) Berbasis Programmable Array
Logic (PAL) dan Generic Array Logic (GAL)
untuk Multiplexer dan Demultiplexer 4 bit