Anda di halaman 1dari 8

UPAYA PENCEGAHAN DAN RISIKO HAZARD PADA ASUHAN KEPERAWATAN

Drs. OKTORUDDIN HARUN, SKm,Mkes

1. POTENSI BAHAYA K3 BERDASARKAN PADA DAMPAK KORBAN


2. TUJUAN PENERAPAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA
3. FUNGSI DAN TUGAS PERAWAT DALAM K3
4.HAZARD DAN RESIKO DALAM ASKEP ( PROSES PENGKAJIAN )
5. UPAYA PENCEGAHAN HAZARD DAN RESIKO PADA SAAT PENGKAJIA
6. UPAYA PENCEGAHAN DARI RUMAH SAKIT/TEMPAT KERJA
7. UPAYA PENCEGAHAN PADA PERAWAT
8. UPAYA MENCEGAH DAN MEMINIMALKAN HAZARD RESIKO PADA TAHAP
PENGKAJIAN
9. KOMPONEN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA.
POTENSI BAHAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN PADA DAMPAK KORBAN

KATEGORI A KATEGORI B KATEGORI C KATEGORI D

POTENSI BAHAYA YANG POTENSI BAHAYA YANG RISIKO TERHADAP POTENSI BAHAYA YANG
MENIMBULKAN DAMPAK MENIMBULKAN RISIKO KESEJAHTERAAN ATAU MENIMBULKAN RISIKO
JANGKA PANJANG PADA LANGSUNG PADA KESEHATAN SEHARI- PRIBADI DAN PSIKOLOGIS
KESEHATAN KESELAMATAN HARI
CARA KERJA DAN KEBAKARAN AIR MINUM PELECEHAN , TERMASUK
BAHAYA FAKTOR INTIMIDASI DAN
ERGONOMIS (POSISI PELECEHAN SEKSUAL
BANGKU
KERJA,PEKERJAAN
BERULANG DAN JAM
KERJA LAMA
FAKTOR KIMIA LISTRIK TOILET DAN FASILITAS TERINFEKSI HIV/AIDS DAN
(DEBU,UAP, DAN UAP MENCUCI ( MCK) PENYAKIT LAIN
LOGAM )

FAKTOR FISIK ( BISING, BAHAYA MEKANISASI ( RUANG MAKAN ATAU KEKERASAN DI TEMPAT
PENERANGAN, GETARAN, TIDAK ADANYA KANTIN KERJA
KIMIA KERJA, RADIASI, PELINDUNG MESIN )
JATUH KERJA )
FAKTOR BIOLOGI ( HOUSE KEEPING ( P3K DITEMPAT KERJA STRESS
PENYAKIT DAN PERAWATAN BURUK
GANGGUANTERI, HEWAN PADA PERALATAN )
DSB )
BAHAYA LINGKUNGAN TRANSPORTASI NARKOBA DI TEMPAT
AKIBAT POLUSI PADA KERJA
PERUSAHAAN DI
MASYARAKAT
TUJUAN PENERAPAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA

SECARA UMUM, TUJUAN KEPERAWATAN KESEHATAN KERJA ADALAH MENCIPTAKAN TENAGA KERJA YANG SEHAT DAN
PRODUKTIF. TUJUAN NYA ADALAH :

1. AGAR TENAGA KERJA DAN SETIAP ORANG YANG BERADA DI TEMPAT KERJA SELALU DALAM KEADAAN SEHAT DAN
SELAMAT

2. AGAR SUMBER-SUMBER PRODUKSI DAPAT BERJALAN SECARA LANCAR TANPA ADA HAMBATAN

FUNGSI DAN TUGAS PERAWAT DALAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

FUNGSI DAN TUGAS PERAWAT DALAM USAHA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

1. FUNGSI PERAWAT
A.MENGKAJI MASALAH KESEHATAN
B.MENYUSUN RENCANA SUHAN KEPERAWATAN PEKERJA
C.ME;AKSANAKAN PELAYANAN KESEHATAN DAN KEPERAWATAN TERHADAP PEKERJA
D.MELAKUKAN PENILAIAN TERHADAP ASUHAN KEPERAWATAN YANG DILAKUKAN

2. TUGAS PERAWAT

A.MENGAWASI LINGKUNGAN PEKERJA


B. MEMELIHARA FASILITAS KESEHATAN PERUSAHAAN
C.MEMBANTU DOKTER DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN PEKERJA
D.MEMBANTU MELAKUKAN PENILAIAN TERHADAP KESEHATAN PEKERJA
E.MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN KUNJUNGAN RUMAH DAN PERAWATAN DIRUMAAH KEPADA PEKERJA DAN
KELUARGA YANG MEMPUNYAI MASALAH KESEHATAN
F. IKUT BERPERAN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PEKERJA
G. IKUT BERPERAN DALAM USAHA KESELAMATAN KERJA
H. MEMBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI K3 TERHADAP PEKERJA DAN KELUARGA
I. MEMBANTU USAHA PENYELIDIKAN KESEHATAN PKERJA
JK. MENGKOORDINASI DAN MENGAWASI PELAKSANAAN K3

HAZARD DAN RESIKO DALAM PROSES PENGKAJIAN DAN PERENCANAAN

DALAM MELAKUKAN PROSES PENGKAJIAN DAN PERENCANAAN PADA PADA PASEIN, PERAWAT HARUS MEMPERHATIKAN
HAZARD DAN RESIKO YANG KEMUNGKINAN TERJADI, SEPERTI :

1. PELECEHAN VERBAL SAAT BERKOMUNIKASI DENGAN PASIEEN DAN KELUARGA


2. KEKERASAN FISIK PADA PERAWAT KETIKA MELAKUKAN PENGKAJIAN
3. PASIEN DAN KELUARGA ACUH TAK ACUH DENGAN PERTNYAAN YANG DIAJUKAN PERAWAT
4. RESIKO TERTULAR PENYAKIT DENGAN KONTAK FISIK MAUPUN UDARA SAAT PEMERIKSAAN FISIK
5. PERWATA MENJADI TERLALU EMPATI DENGAN KEADAAN PASIEN DAN KELUARGANYA

CONTOH : KASUS 1
SEORANG PERAWAT DI SALAH SATU RUMAH SAKIT MENGALAMI KEKERASAN FISIK DAN VERBAL PADA SAAT PERAWAT
TSB SEDANG MELAKUKAN PENGKAJIAN. SEPERTI YANG DIKUTIF DALAM SUATU ARTIKEL :

“ KETIKA PERAWAT T (28TH), MELAKUKAN PENDEKATAN UNTUK MENGUMPULKAN DAT, SALAH SATU PASIENNYA
MENGAMUK, BERTERIAK DAN MEMUKUL-MUKUL KEPALANYA KE DINDING. DIA MENCOBA MENGHENTIKAN DAN
MENENANGKAN TAPI PASIENNYA SECARA EMOSIONAL MALAH MENENDANG DADANYA, MEMBUAT DIA TERLUKA , DAN
MEMBUAT MENTALNYA TERGOYANG SEHARIAN “

HAZARD : PERAWAT MENDAPATKAN KEKERASAN FISIK SEKALIGUS VERBAL PADA SAAT MELAKUKAN PENGKAJIAN PASIEN

RESIKO : PERAWAT MENGALAMI LUKAN DAN MENTALNYA TIDAK STABIL


UPAYA UNTUK MENCEGAH TERJADINYA KEKERASAN FISIK DAN VERBAL PADA SAAT MELAKUKAN PENGKAJIAN

1. PERAWAT HARUS MELAPORKAN SETIAP ADANYA TINDAKAN KEKERASAN DALAM BENTUK APAPUN KEPADA PIHAK
RUMAH SAKIT
2. MEMBERIKAN PENGERTIAN KEPADA PASIEN AGAR MEMPERLAKUKAN SESAMA MANUSIA DENGAN DASAR MARTABAT
DAN RASA HORMAT
3. DALAM MELAKUKAN KONTAK KEPADA PASIEN, PERAWAT HARUSNYA MENJADI PENDENGAR YANG BAIK. SALAH SATU
TEHNIK PENGUMPULAN DATA PADA PENGKAJIAN ADALAH WAWANCARA. SAAT MELAKUKAN WAWANCARA , PERAWAT
HARUS MAMPU MENENMPATKAN DIRI SEBGAI TEMPAT CURHAT PASIEN SEBAIK MUNGKIN.
4. MEMBERIKAN PELATIHAN DAN PENDIDIKAN KEPADA PERAWAT TENTANG TATA CARA MENGHINDARI TINDAKAN
KEKERASAN VERBAL DAN FISIK
5. KETIKA PASIEN TERLIHAT SEDANG DALAM KEADAAN TIDAK TERKONTROL DAN SUSAH UNTUK DIDEKATI, PERAWAT
DAPAT MELAKUKAN PENGKAJIAN KEPADA KELUARGA PASIEN TERRLEBIH DAHULU
6. SAAT MENGKAJI, PERAWAT TIDAK BOLEH MENYMAPAIKAN KATA-KATA YANG MENYINGGUNG PASIEN DAN
KELUARGANYA
7. SAAT LAKUKAN PEMERIKSAAN FISIK, PERAWAT HARUS MEMINTA PERSETUJUAN DARI PASSIEN TERLEBIH DAHULU
8. MANAJEMEN RUMAH SAKIT PERLU MEMFASILITASI PERAWAT MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI HAZARD
DAN RESIKO
9. MANAJEMEN HARUS TERBUKA SERTA TIDAK BERUSAHA MENUTUPI TERHADAP LAPORAN-LAPORAN KEKERASAN FISIK
MAUPUN VERBAL TERHADAP PERAWAT
10. MEMODIFIKASI LINGKUNGAN YANG NYAMAN DI RUMAH SAKIT MULAI DARI POLI, RUANG RAWAT INAP, SAMPAI KE
UNIT GAWAT DARURAT DAN RUANG INTENSIF UNTUK MENENTRAMKAN SUASANA HATI PASIEN DAN KELUARGA

CONTOH : KASUS 2
“ SEORANG PERAWAT DI SALAH SATU RS DIKETAHUI POSITIF DIFTERI PASCA PENANGANAN PASIEN DIFTERI.
BERDASARKAN INFORMASI, PERAWAT TERSEBUT DIDUGA TERTULAR PASCAMENANGANI DAN MELAKUKAN TINDAKAN
AWAL PADA PASIEN POSITIF DIFTERI TSB “

HAZARD : HAZARD BIOLOGIS YAITU PERAWAT TERTULAR PENYAKAIT DIFTERI DARI PASIEN PASCA MENANGANI DAN
MELAKUKAN TINDAKAN AWAL PADA PASIEN POSITIF DIFTERI
UPAYA PENCEGAHAN DARI RUMAH SAKIT/TEMPAT KERJA

1. RUMAH SAKIT SEDIAKAN “APD” YANG LENGKAP SEPERTI : MASKER, HANDSCOON. SCOUT DLL
2. MENYEDIAKAN SARANA UNTUK MENCUCI TANGAN ATAU ALKOHOL GLISERIN UNTUK PERAWAT
3.RUMAH SAKIT MENYEDIKAN PEMILAHAN TEMPAT SAMPAH MEDIS DAN NON MEDIS
4. RUMAH SAKIT “ SOP “ UNTUK TINDAKAN KEPERAWATAN

UPAYA PENCEGAHAN PADA PERAWAT

1. MENJAGA DIRI DARI INFEKSI DENGAN MEMPERTAHANKAN TEKNIK ASEPTIC SEPERTI MENCUCI TANGAN, MEMAKAI
APD DAN GUNAKAN ALAT KESEHATAN DALAM KEADAAN STERIL
2. PERAWAT MEMATUHI “SOP” YANG SUDAH ADA DI RUMAH SAKIT DAN BERHATI-HATI ATAU JANGAN TERBURU-BURU
DALAM MELAKUKAN TINDAKAN

UPAYA MENCEGAH DAN MEMINIMALKAN HAZARD DAN RESIKO PADA TAHAP PENGKAJIAN

1. BATASI AKSES KE TEMPAT ISOLASI


2. MENGGUNAKAN “APD” DENGAN BENAR
3. “SOP” MEMASANG “APD”, JANGAN ADA SEDIKITPUN BAGIAN TUBUH YANG TIDAK TERTUTUP “APD”
4.PETUGAS TIDAK BOLEH MENYENTUH WAJAHNYA SENDIRI
5.MEMBATASI SENTUHAN LANGSUNG KE PASIEN
6. CUCI TANGAN DENGAN AIR SABUN
7. BERSIHKAN DENGAN DI SEMPROT, KETIKA MENINGGLAKAN RUANGAN TEMPAT MELEPAS “APD”
8. LAKUKAN PEMERIKSAAN BERKALA PADA PEKERJA. HINDARI MEMEGANG BENDA YANG MUNGKIN TERKONTAMINASI
KOMPONEN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA

1.KOMUNIKASI
-ADA KEBIJAKAN TERTULIS TENTANG KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
- ADA DAFTAR DARI PERUSAHAAN TENTANG ATURAN MASALAH K3
- SERING DIADAKAN PERTEMUAN TENTANG K3

2.MEMPRAKTEKKAN BEKERJA SECARA AMAN


- MELATIH SETIAP INDVIDU DALAM MELAKSANAKAN TUGAS/PEKERJAAN YANG PENUH RISIKO
- MESIN DAN DAFTAR PEMELIHARAANNYA DIGUNAKAN
- MENGGUNAKAN ALAT PELINDUNG DIRI SEPERTI JACKET SAFETY, HELM ET SAFETY DAN JUGA
SEPATU SAFETY

3.INPEKSI KESELAMATAN KERJA


- PEMERIKSAAN KESEHATAN SECARA FORMAL ( DALAM MINGGUAN)
- MELAKUKAN PEMERIKSAAN KESELAMATAN SECARA VISUAL SEHARI-HARI
-MENGIKUTI SEMUA USUL KESELAMATAN KERJA
-PENGAMATAN PEKERJAAN DISELENGGARAKAN OLEH PENGAWAS
- ATURAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA HARUS DIPERKUAT

4.LATIHAN
- ADA RENCANA PELATIHAN KESELAMATAN KERJA
- PUNYA GARIS-GARIS BESAR UNTUK SESI PELATIHAN
- PUNYA PENDEKATAN SISTIMATIS UNTUK TUGAS PELATIHAN
- PUNYA ANALISA KESELAMATAN KERJA ATAU “SOP” KESELAMATAN UNTUK TIAP KLASIFIKASI
PEKERJAAN
- PENYELIDIKAN KECELAKAAN
“ SAFETY FIRST, HEALTHY FIRST “

THANK YOU FOR UR ATTENTION

ASSALAMUALAIKUM WR.WB
SALAM SEHAT