Anda di halaman 1dari 11

Latar Belakang

• Electro convulsive Therapy (ECT) atau terapi kejang listrik adalah suatu
intervensi non farmakologi penting yang efektif

• Terapi yang lebih awal dari pada psikofarmaka


Batasan Masalah

Tujuan Penulisan

Metode Penulisan
Tinjauan Pustaka
Definisi
ECT (Electroconvulsive Therapy) merupakan perawatan untuk gangguan
psikiatri dengan menggunakan aliran listrik singkat melewati otak
pasien yang berada dalam pengaruh anestesi dengan menggunakan
alat khusus
Sejarah Perkembangan ECT

1937
1934 Pertemuan
internasional terapi
1940
Diperkenalkan di kejang di Swiss oleh
Diperkenalkan
London Medical untuk Muller seorang psikiater,
“suxamethonium”
pengidap skizofrenia kemudian diterbitkan
(succinylcholine)
dan epilepsi yang cara kerjanya di
disertai gangguan jiwa. American Journal of
Psychiatry
1951
2001
Digunakan secara luas
American Psychiatric
untuk memodifikasi
Association,
penggunaan dari ECT 1970
mengeluarkan
dengan bantuan Pengobatan depresi
pernyataan bahwa ECT
anaesthesi ringan dipakai ECT dan
masuk pada pengobatan
biasanya berguna untuk selanjutnya diikuti
modern yang
menghindari rasa takut laporan dalam tahun
prosedurnya
pada pasien dan 1990 sampai tahun 2001
mengharuskan menanda
menghindari
tangani informed
tercekik/tersumbatnya
consent.
pernafasan.
Mekanisme Kerja
Mekanisme kerja ECT tidak diketahui.

Suatu penelitian menunjukkan bahwa selama kejang aliran darah


serebral, pemakaian glukosa dan oksigen, dan permeabilitas sawar
darah otak adalah meningkat.
Indikasi
a. Gangguan Depresi Mayor
b. Mania
c. Skizofrenia
Kontraindikasi
a. Kehamilan dengan risiko tinggi
b. Peningkatan tekanan intraserebral
c. Infark miokard
d. Hipertensi