Anda di halaman 1dari 6

LANGKAH LANGKAH MANAJEMEN KESEHATAN

1. Perencanaan (Planning)
2. Pengorganisasian (Organizing)
3. Pelaksanaan (Actuating)
4. Pengawasan (Controlling)
5. Evaluasi (Evaluation)
Perencanaan (Planning)
Terdapat lima langkah yang perlu dilakukan pada
proses penyusunan sebuah perencanaan dalam
manajemen kesehatan, yaitu:
(a) Analisa situasi
(b) Mengidentifikasi masalah dan prioritasnya
(c) Menentukan tujuan program
(d) Mengkaji hambatan dan kelemahan program
(e) Menyusun rencana kerja operasional.
Pengorganisasian (Organizing)

Ada lima langkah penting dalam membuat pengorganisasian,


yaitu:
a. Tujuan organisasi harus sudah dipahami oleh staf
b. Membagi habis pekerjaan dalam bentuk kegiatan-kegiatan
pokok untuk mencapai tujuan
c. Menggolongkan kegiatan pokok ke dalam suatu kegiatan
yang praktis
d. Menetapkan kewajiban yang harus dilakukan oleh staf dan
menyediakan fasilitas pendukung yang diperlukan untuk
melaksanakan tugasnya
e. Penugasan personal yang terampil.
Pelaksanaan (Actuating)
Adapun tujuan fungsi pelaksanaan dan
pembimbingan adalah:
1. Menciptakan kerjasama yang lebih efisien
2. Mengembangkan kemampuan dan keterampilan
staf
3. Menumbuhkan rasa menyukai dan memiliki
pekerjaan
4. Mengusahakan suasana lingkungan kerja yang
meningkatkan motivasi prestasi kerja staf
5. Membuat organisasi berkembang secara dinamis.
Pengawasan (Controlling)
Jenis standar pengawasan ada dua, yaitu
1. Standar norma, standar yang dibuat
berdasarkan pengalaman staf melaksanakan
program yang sejenis atau yang pernah
dilaksanakan dalam situasi yang sama di masa
lalu
2. Standar kriteria, standar yang diterapkan untuk
kegiatan-kegiatan pelayanan oleh petugas yang
sudah mendapatkan pelatihan.
Evaluasi (Evaluation)
Tujuannya yaitu untuk memperbaiki
efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program
dengan memperbaiki fungsi manajemen. Evaluasi
ada beberapa macam, yaitu:
a. Evaluasi terhadap input, dilaksanakan sebelum
program dilaksanakan
b. Evaluasi terhadap proses, dilaksanakan pada
saat kegiatan berlangsung
c. Evaluasi terhadap output, dilaksanakan setelah
pekerjaan selesai.