Anda di halaman 1dari 38

STERILISASI

HAYATUS SA`ADAH, M.SC., APT


STERIL
STERIL ADALAH KEADAAN ATAU KONDISI YANG
TERCIPTA AKIBAT PEMUSNAHAN ATAU
PENGHILANGAN SEMUA MIKROORGANISME.
STERIL ADALAH SUATU KEADAAN DIMANA SUATU ZAT
BEBAS DARI MIKROBA HIDUP, BAIK YANG PATOGEN
(MENIMBULKAN PENYAKIT) MAUPUN APATOGEN/NON
PATOGEN (TIDAK MENIMBULKAN PENYAKIT), BAIK DALAM
BENTUK VEGETATIF (SIAP UNTUK BERKEMBANG BIAK)
MAUPUN DALAM BENTUK SPORA (DALAM KEADAAN
STATIS, TIDAK DAPAT BERKEMBANG BIAK TETAPI
MELINDUNGI DIRI DENGAN LAPISAN PELINDUNG YANG
KUAT)
STERILISASI
• STERILISASI ADALAH SUATU PROSES UNTUK
MENGHILANGKAN SEMUA BENTUK KEHIDUPAN, BAIK
PATHOGEN, NONPATOGEN, VEGETATIVE, MAUPUN
NONVEGETATIF DARI SUATU OBJEK ATAU MATERIAL.
SEHINGGA PRINSIP STERILISASI ADALAH MEMUSNAHKAN
SECARA LENGKAP SEMUA MIKROBA HIDUP DAN SPORA-
SPORANYA.
STERILITAS

STERILITAS ADALAH TINGKAT KESTERILAN SETELAH


DILAKUKAN STERILISASI.
SEDIAAN STERIL

SEDIAAN STERIL ADALAH SEDIAAN YANG SELAIN


MEMENUHI PERSYARATAN FISIKA-KIMIA JUGA
MEMENUHI PERSYARATAN STERIL.
ALASAN MELAKUKAN STERILISASI:

1. UNTUK MENCEGAH TRANSMISI PENYAKIT

2. UNTUK MENCEGAH PEMBUSUKAN MATERIAL OLEH MIKROORGANISME

3. UNTUK MENCEGAH KOMPETISI NUTRIENT DALAM MEDIA PERTUMBUHAN


SEHINGGA MEMUNGKINKAN KULTUR ORGANISME SPESIFIK BERBIAK UNTUK
KEPERLUAN SENDIRI ATAU METABOLITNYA.
BEBERAPA DEFINISI YANG BERKAITAN
DENGAN STERILISASI
STERILISASI

• SUATU PROSES PENGHILANGAN SEMUA JENIS ORGANISME


HIDUP, DALAM HAL INI ADALAH MIKROORGANISME
(PROTOZOA, FUNGI, BAKTERI, VIRUS) YANG TERDAPAT PADA/DI
DALAM SUATU BENDA. PROSES INI MELIBATKAN PROSES FISIK
DENGAN TUJUAN UNTUK MEMBUNUH ATAU MENGHILANGKAN
MIKROORGANISME.
DISINFEKSI
• MERUPAKAN SUATU PROSES PEMBUNUHAN ATAU PENGHILANGAN MIKROORGANISME
YANG DAPAT MENYEBABKAN PENYAKIT. DISINFEKSI TIDAK MENJAMIN OBJEK MENJADI
STERIL KARENA BEBERAPA MIKROORGANISME TETAP DAPAT BERSISA.

• DISINFEKTAN ADALAH AGEN/BAHAN YANG DIGUNAKAN UNTUK PROSES DISINFEKSI


UNTUK MENCEGAH TERJADINYA INFEKSI ATAU PENCEMARAN OLEH JASAD RENIK. ATAU ZAT
KIMIAWI YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBASMI KUMAN PENYAKIT PADA OBJEK-OBJEK TAK
HIDUP.

• DISINFEKTAN TIDAK MEMILIKI DAYA PENETRASI SEHINGGA TIDAK MAMPU MEMBUNUH


MIKROORGANISME YANG TERDAPAT DI DALAM CELAH ATAU CEMARAN MINERAL. CONTOH
KLORIN, ALKOHOL, IODIN.
SANITASI

• SANITASI BERHUBUNGAN ERAT DENGAN DISINFEKSI. PADA


PROSES SANITASI POPULASI MIKROORGANISME DIREDUKSI
SAMPAI MENCAPAI LEVEL ATAU TINGKATAN YANG DIANGGAP
AMAN OLEH STANDAR KESEHATAN MASYARAKAT. AGEN
SANITASI DISEBUT SANITIZER.
ANTISEPTIS

• ADALAH SUATU PROSES PENCEGAHAN INFEKSI DENGAN CARA INAKTIVASI ATAU MEMATIKAN
MIKROORGANISME DENGAN CARA KIMIA.

• ANTISEPTIK MERUPAKAN BAHAN/AGEN YANG DIGUNAKAN UNTUK PROSES ANTISEPTIS.


PROSES INI TIDAK MERUSAK JARINGAN INANG DAN TIDAK SETOKSIK DISINFEKTAN. ANTISEPTIK
MERUPAKAN AGEN KIMIA YANG BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK DIAPLIKASIKAN PADA
MANUSIA ATAU BINATANG.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI METODE
STERILISASI DAN EFEKTIVITAS AGEN ANTIMIKROBA:
1. UKURAN POPULASI
• POPULASI YANG BESAR MEMERLUKAN WAKTU LEBIH LAMA DIBANDINGKAN POPULASI
YANG KECIL.

2. KOMPOSISI POPULASI
• BENTUK ENDOSPORA BAKTERI LEBIH RESISTEN DIBANDINGKAN BENTUK VEGETATIFNYA.

3. KONSENTRASI/INTENSITAS AGEN ANTIMIKROBA


• MAKIN TINGGI KONSENTRASI AGEN, MAKIN BANYAK MIKROORGANISME YANG DAPAT
DIMATIKAN.
LANJUTAN…………….

4. LAMA PAPARAN
• SEMAKIN LAMA POPULASI MIKROORGANISME TERPAPAR AGEN ANTIMIKROBA, SEMAKIN BANYAK
MIKROORGANISME YANG MATI.

5. TEMPERATUR
• PENINGKATAN TEMPERATUR DAPAT MENINGKATKAN AKTIVITAS AGEN ANTIMIKROBA.

6. LINGKUNGAN SEKITAR
PROSES PADA STERILISASI

1. DESTRUKSI MIKROORGANISME
• PROSES DENGAN KONDISI EKSTRIM, DAN DALAM BEBERAPA HAL MATERIAL YANG AKAN
DIBERIKAN AKAN RUSAK AKIBAT PERLAKUAN PANAS.
• CARA PALING MUDAH DAN SEDERHANA UNTUK MERUSAK MIKROORGANISME SECARA
SEMPURNA ADALAH DENGAN MENGGUNAKAN API. CARA INI BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK
KEPERLUAN DI LABORATORIUM. CARA LAIN UNTUK MENCAPAI DESTRUKSI BAKTERI ADALAH
DENGAN MENGGUNAKAN AGEN OKSIDASI PEKAT DAN KUAT SEPERTI ASAM NITRAT DAN
ASAM SULFAT.
LANJUTAN…………………
2. PEMBUNUHAN (PEMBINASAAN) ATAU INAKTIVASI

PEMBUNUHAN ATAU INAKTIVASI MERUPAKAN ELIMINASI MIKROORGANISME TANPA


PERLU MENGHANCURKAN SEL SECARA SEMPURNA. METODE INI DIKELOMPOKKAN
MENJADI 3:
A. METODE PANAS, BAIK KERING ATAUPUN BASAH
B. METODE DENGAN SUMBER ENERGI TINGGI LAIN, MISAL RADIASI IONISASI
C. METODE SECARA KIMIA
LANJUTAN………………….

3. PENGHILANGAN SECARA FISIKA


• FILTRASI MERUPAKAN CARA YANG EFEKTIF UNTUK
MENGHILANGKAN MIKROORGANISME SECARA FISIK DARI CAIRAN.
METODE STERILISASI

1. METODE FISIK
2. METODE KIMIA.
METODE STERILISASI

1. METODE FISIK 2. METODE KIMIA


• PANAS KERING • DENGAN BAHAN KIMIA
• PANAS BASAH
• RADIASI
• FILTRASI
METODE FISIK
1. STERILISASI PANAS KERING
• TANPA KELEMBABAN (TANPA PENGGUNAAN UAP AIR)
• UMUMNYA UNTUK BAHAN YANG SENSITIF TERHADAP KELEMBABAN
• TEMPERATUR 160-1800C.
• MEMATIKAN ORGANISME DENGAN CARA MENGOKSIDASI KOMPONEN SEL ATAUPUN
MENDENATURASI ENZIM.
• TIDAK DAPAT DIGUNAKAN UNTUK BAHAN YANG TERBUAT DARI KARET ATAU PLASTIK,
• WAKTU STERILISASI LAMA (2 – 3 JAM)
• BERDAYA PENETRASI RENDAH.
2 METODE STERILISASI PANAS KERING:

1. INSINERASI (INCINERATION) YAITU PEMBAKARAN DENGAN MENGGUNAKAN API DARI


BUNSEN DENGAN TEMPERATUR SEKITAR 3500C

2. UDARA PANAS OVEN YANG LEBIH SEDERHANA DAN MURAH DENGAN TEMPERATUR SEKITAR
160-1700C.
STERILISASI PANAS BASAH

• METODE STERILISASI PANAS DENGAN PENGGUNAAN UAP AIR


• DIGUNAKAN UNTUK BAHAN YANG RESISTEN KELEMBABAN PADA TEMPERATUR 115-1340C.
• DILAKUKAN DENGAN PEREBUSAN MENGGUNAKAN AIR MENDIDIH 1000C TERGANTUNG PADA
TEMPERATURE DAN/ATAU WAKTU STERILISASI.
• ENDOSPORA BAKTERI UMUMNYA RESISTEN TERHADAP STERILISASI CARA INI.
LANJUTAN………..

• PRINSIP: METODE INI MEMBUNUH MIKROORGANISME DENGAN CARA MENYEBABKAN


DENATURASI PROTEIN, TERMASUK ENZIM-ENZIM DI DALAM SEL MIKROORGANISME.
MACAM-MACAM METODE PEMANASAN BASAH

1. MEREBUS (BOILING)
MERUPAKAN TEKNIK TERMURAH DAN TERMUDAH. WAKTU YANG
DIBUTUHKAN 15 MENIT DIHITUNG SETELAH AIR MENDIDIH.
CARA INI HANYA MAMPU MEMATIKAN SEL VEGETATIF
MIKROORGANISME, TIDAK DENGAN SPORANYA.
2. PEMANASAN DENGAN TEKANAN

NAMA ALAT : AUTOKLAF

PENGUKUSAN DENGAN TEKANAN DAPAT


MEMBUNUH SPORA BAKTERI YANG PALING TAHAN
PANAS. ALAT INI MEMILIKI SUHU 1210 C, TEKANAN 2
ATM DAN BERJALAN SELAMA 15 MENIT.
BAIK UNTUK MENSTERILKAN LARUTAN, BAHAN
KARET, DAN SEMUA BAHAN YANG DAPAT DITEMBUS
OLEH UAP AIR.
PRINSIP AUTOKLAF

• TERJADINYA KOAGULASI YANG LEBIH CEPAT DALAM


KEADAAN BASAH DIBANDINGKAN KEADAAN KERING.
PROSES STERILISASI DENGAN AUTOKLAF INI DAPAT
MEMBUNUH MIKROORGANISME DENGAN CARA
MENDENATURASI ATAU MENGKOAGULASI PROTEIN PADA
ENZIM DAN MEMBRANE SEL MIKROORGANISME
STERILISASI DENGAN PENYARINGAN

• METODE STERILISASI DENGAN PENYARINGAN


DIGUNAKAN UNTUK BAHAN YANG SENSITIVE
TERHADAP PANAS, MISALNYA ENZIM. PADA PROSES
INI DIGUNAKAN MEMBRAN FILTER YANG TERBUAT
DARI SELULOSA ASETAT.
KEUNTUNGAN METODE FILTRASI

• KEUNTUNGAN DARI METODE INI ADALAH DAPAT


MENSTERILKAN BAHAN YANG TIDAK TAHAN PEMANASAN
DAN SEMUA MIKROBA MAUPUN PARTIKEL MATI DAPAT
DIHILANGKAN DARI LARUTAN.
KERUGIAN STERILISASI FILTRASI
• BIAYA YANG MAHAL SERTA FILTER YANG MUDAH MAMPAT
AKIBAT FILTRATE SERING TERTINGGAL PADA SARINGAN
SEHINGGA HARUS SERING DIGANTI

• MEMBRANE FILTER TIDAK DAPAT DIGUNAKAN UNTUK


MENYARING VIRUS DAN BAHAN PENYARING DAPAT
MENGABSORBSI SEJUMLAH BAHAN AKTIF.
JENIS FILTER YANG LAIN ADALAH FILTER HEPA (HIGH
EFFICIENCY PARTICULATE AIR), CONTOHNYA LAF (LAMINAR
AIR FLOW). FILTER INI DIGUNAKAN UNTUK MENYARING
UDARA SEHINGGA BEBAS DEBU DAN BAKTERI, DAN TERDIRI
DARI LIPATAN SELULOSA ASETAT.
STERILISASI DENGAN RADIASI
• SINAR UV
DENGAN PANJANG GELOMBANG 260 NM MEMILIKI DAYA PENETRASI YANG
RENDAH SEHINGGA TIDAK MEMATIKAN MIKROORGANISME NAMUN DAPAT
MEMPENETRASI GELAS, AIR DAN SUBSTANSI LAINNYA.

• RADIASI IONISASI
ADALAH RADIASI YANG MENGANDUNG ENERGI JAUH LEBIH TINGGI DARIPADA
SINAR ULTRAVIOLET, OLEH KARENA ITU MEMPUNYAI DAYA MEMATIKAN LEBIH
KUAT CONTOHNYA ADALAH RADIASI SINAR GAMMA YANG DIPANCARKAN DARI
KOBALT-60.
MEKANISME KERJA SINAR UV

• SINAR UV BEREAKSI DENGAN ASAM NUKLEAT SEL


MIKROORGANISME SEHINGGA MENGHALANGI REPLIKASI DNA
NORMAL DENGAN MENUTUP JALAN ENZIM REPLIKASI. RADIASI
SINAR UV DAPAT MENYEBABKAN KESALAHAN DALAM REPLIKASI
DNA DAN MEMPUNYAI AKTIVITAS MUTAGENIK PADA SEL SEL YANG
MASIH HIDUP.
METODE STERILISASI KIMIA

• METODE STERILISASI KIMIA DIGUNAKAN UNTUK BAHAN-


BAHAN YANG RUSAK BILA DISTERILKAN PADA SUHU
TINGGI MISALNYA BAHAN-BAHAN DARI PLASTIK.
METODE STERILISASI KIMIA

1. DENGAN MENGGUNAKAN GAS (DENGAN CARA FUMIGASI ATAU


PENGASAPAN) ATAU RADIASI. BEBERAPA BAHAN KIMIA YANG
DAPAT DIGUNAKAN UNTUK STERILISASI GAS ADALAH ETILEN
OKSIDA, GAS FORMALDEHID, ASAM PARASETAT DAN
GLUTARALDEHID ALKALIN.
2. DENGAN PENGGUNAAN DISINFEKTAN BERUPA SENYAWA
ALDEHID, HIPOLKORIT, FENOLIK DAN ALCOHOL.
CARA STERILISASI MENURUT FARMAKOPE
INDONESIA III

• CARA A, PEMANASAN SECARA BASAH; AUTOKLAF PADA SUHU 115 -1160 C SELAMA 30 MENIT
DENGAN UAP AIR PANAS.
• CARA B, DENGAN PENAMBAHAN BAKTERISIDA
• CARA C, DENGAN PENYARING BAKTERI STERIL
• CARA D, PEMANASAN SECARA KERING; OVEN PADA SUHU 1500C SELAMA 1 JAM DENGAN
UDARA PANAS.
• CARA ASEPTIK, MECEGAH DAN MENGHINDARKAN LINGKUNGAN DARI CEMARAN BAKTERI
SEMINIMAL MUNGKIN.
CARA-CARA STERILISASI MENURUT FARMAKOPE
INDONESIA IV
• STERILISASI UAP. STERILISASI CARA INI MENGGUNAKAN SUATU SIKLUS AUTOKLAF
YANG DI DALAM FARMAKOPE YAITU 15 MENIT PADA SUHU 1210C
• STERILISASI PANAS KERING. MENGGUNAKAN SUATU SIKLUS OVEN YANG
DILENGKAPI DENGAN UDARA YANG DIPANASKAN DAN DISARING.
• STERILISASI GAS. BAHAN AKTIF YANG DIGUNAKAN ADALAH GAS ETILEN OKSIDA
YANG DINETRALKAN DENGAN GAS INERT (CO2).
• STERILISASI DENGAN RADIASI ION. CARA INI DILAKUKAN JIKA BAHAN YANG
DISTERILKAN TIDAK TAHAN TERHADAP STERILISASI PANAS DAN TERDAPAT
KEKHAWATIRAN MENGENAI KEAMANAN ETILEN OKSIDA.
LANJUTAN……………….
• STERILISASI DENGAN PENYARINGAN. STERILISASI UNTUK LARUTAN YANG
LABIL TERHADAP PANAS DILAKUKAN DENGAN PENYARINGAN MENGGUNAKAN
BAHAN YANG DAPAT MENAHAN MIKROBA SEHINGGA MIKROBA YANG
DIKANDUNGNYA DAPAT DIPISAHKAN SECARA FISIKA.

• STERILISASI DENGAN CARA ASEPTIK. PROSES INI UNTUK MENCEGAH


MASUKNYA MIKROBA HIDUP KE DALAM KOMPONEN STERIL ATAU KOMPONEN
YANG MELEWATI PROSES-ANTARA SEHINGGA PRODUK SETENGAH JADI ATAU
PRODUK RUAHANNYA BEBAS DARI MIKROBA HIDUP.