Anda di halaman 1dari 3

Tindak lanjut hasil Audit Tata Ruang m

• Penilaian Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang, Terhadap 6 Penilaian Indikasi Pelanggaran 1. Penetapan kebijakan dan/atau pelak
Kesesuaian Tata Ruang Pemanfaatan Ruang Terhadap kegiatan sesuai rekomendasi dari pe
• Penilaian Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang, Terhadap Audit Tata Ruang oleh pihak atau in
Kesesuaian Izin dan Persyaratan Izin Kesesuaian Izin dan 2. Pelaksanaan penyidikan oleh Penyid
• Penilaian Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang, Terhadap Akses Persyaratan Izin Negeri Sipil Penataan Ruang untuk
Milik Umum pelanggaran di bidang penataan rua
• Analisis Dampak Pemanfaatan Ruang memenuhi unsur pidana penataan ru

& Informasi 5
Verifikasi dan Survey
knis rencana tata ruang, dan
Lapangan II
Melaksanakan survey lapangan untuk verifikasi
data, mengambil aerial photo dan video.
n ruang (izin prinsip; izin 7 Penentuan Tipologi
anah; izin mendirikan
asarkan ketentuan peraturan Pelanggaran
Melakukan penentuan tipologi pelanggaran dari
ung lainnya hasil analisis yang telah dilakukan

9 Verifikasi dan Penyep


Hasil Audit
Melaksanakan verifikasi dan penyep
Verifikasi dan Survey Lapangan I audit.

ksanakan survey lapangan untuk verifikasi data, mengambil aerial photo


ideo.

Pembahasan Pembahasan
Lap. Antara Lap. Akhir

FGD III
FGD I FGD II di Daerah
di Daerah di Daerah
FGD I
di Pusat

LAPORAN ANTARA LAPORAN AKHIR


1. Hasil analisis 1. Penyelesaian dan Invent
2. Hasil Wasdal 2. Finalisasi Produk Akhir
erangkat survei. 3. Laporan Pengaduan
n. 4. Overlay Peta
Audit Tata Ruang paling sedikit terdiri Rencana anggaran biaya disusun dengan Laporan Hasil Audit Tata Ruang memuat: Tindak lanjut hasil Audit Tata Ruang meliputi:
: mempertimbangkan kebutuhan anggaran: (1) pelaksanaan 1.Deliniasi lokasi Audit Tata Ruang, memuat; 1.Penetapan kebijakan dan/atau pelaksanaan
etua tim Audit Tata Ruang dengan jabatan survei; (2) pelaksanaan pembahasan; (3) pengadaan atau • Dasar pertimbangan deliniasi lokasi Audit Tata kegiatan sesuai rekomendasi dari pelaksana Audi
ling rendah setingkat jabatan tinggi sewa sarana pendukung; (4) biaya personil Tim Audit Tata Ruang; Tata Ruang oleh pihak atau instansi terkait;
atama; Ruang; (5) pengadaan bahan; dan (6) penyusunan laporan • Lokasi Audit Tata Ruang 2.Pelaksanaan penyidikan oleh Penyidik Pegawai
nggota tim Audit Tata Ruang meliputi: (1) 2.Gambaran umum lokasi Audit Tata Ruang, memuat: Negeri Sipil Penataan Ruang untuk indikasi
egawai Negeri Sipil yang membidangi • Kronologis pemanfaatan ruang; pelanggaran di bidang penataan ruang yang
ngawasan dan pengendalian • Kronologis kepemilikan lahan; memenuhi unsur pidana penataan ruang
manfaatan ruang; (2) Ahli perencanaan Pelaksanaan Audit Tata Ruang
• Kondisi sosial dan fisik wilayah terdampak;
layah dan kota; (3) Ahli sistem informasi • Izin pemanfaatan ruang yang dimiliki;
ografis; dan (4) Ahli hukum Pelaksanaan Audit Tata Ruang dilakukan secara sistematis, • Rencana peruntukan ruang dan ketentuan
objektif, dan terdokumentasi untuk menentukan indikasi peraturan zonasi pada kawasan yang
pelanggaran di bidang penataan ruang. Indikasi pelanggaran bersangkutan; dan
Perencanaan Audit Tata dilakukan dengan cara menilai: • Ketentuan lainnya terkait bidang penataan ruang
Ruang • Kesesuaian pemanfaatan ruang dengan rencana tata pada kawasan yang bersangkutan
ruang; 3.Hasil analisa Audit Tata Ruang, memuat;
enentuan delineasi lokasi Audit Tata • Kesesuaian pemanfaatan ruang dengan izin pemanfaatan • Ada atau tidaknya indikasi pelanggaran di bidang
uang; ruang yang diberikan oleh pejabat berwenang; penataan ruang;
enentuan delineasi lokasi Audit Tata • Kesesuaian pemanfaatan ruang dengan persyaratan izin • Titik, luasan dan tipologi indikasi pelanggaran di
uang dilakukan melalui pengamatan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang; dan bidang penataan ruang;
pangan dan digitasi peta. Penentuan • Penutupan atau tidak memberikan akses terhadap • Orang dan/atau badan yang diduga melakukan
lineasi lokasi Audit Tata Ruang dilakukan kawasan yang dinyatakan oleh peraturan perundang- pelanggaran di bidang penataan ruang
ngan tahapan: (1) penyeragaman skala undangan sebagai milik umum 4.Rekomendasi tindak lanjut, memuat;
ta; (2) penetapan batas lokasi audit; dan rekomendasi penanganan oleh Pemerintah Pusat,
) penghitungan luas area lokasi audit. Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah
enentuan jangka waktu Audit Tata Ruang; Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan
ngka waktu Audit Tata Ruang paling lama Penentuan Tipologi Pelanggaran
kewenangannya sesuai dengan ketentuan
(sepuluh) bulan. peraturan perundang-undangan.
enentuan kebutuhan sarana Audit Tata Tipologi indikasi pelanggaran di bidang penataan ruang 5.Lampiran data pendukung, memuat;
uang; meliputi: • Hasil isian formulir verifikasi lapangan;
ebutuhan sarana dapat berupa: (1) Global • Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana • Foto dan/atau video;
ositioning System (GPS) Tracker; (2) tata ruang; • Rekaman;
ralatan komputer; (3) Aerial Photo • Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan izin • Gambar denah dan bangunan;
apturing Drone; (4) peralatan perekam pemanfaatan ruang yang diberikan oleh pejabat • Data dan informasi pendukung lainnya
ara atau gambar; (5) peralatan berwenang;
munikasi; (6) peralatan tulis; dan (7) • Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan
ralatan lainnya yang mendukung persyaratan izin yang diberikan oleh pejabat yang
butuhan teknis berwenang;
• Menutup atau tidak memberikan akses terhadap kawasan
yang dinyatakan oleh peraturan perundang-undangan
sebagai milik umum; dan/atau
• Menerbitkan izin tidak sesuai dengan rencana tata ruang
Pembentukan Tim Audit Tata
Dasar Audit
Ruang
Dasar Audit Tata Ruang meliputi: Tim Audit Tata Ruang paling sedikit terdiri
1. laporan atau pengaduan dari masyarakat terkait adanya atas:
dugaan pelanggaran di bidang penataan ruang; • Ketua tim Audit Tata Ruang dengan jabatan
• Penyidik Pegawai Negeri Sipil Penataan Ruang; paling rendah setingkat jabatan tinggi
• unit penerima laporan atau pengaduan; pratama;
• media daring yang disediakan sebagai sarana • Anggota tim Audit Tata Ruang meliputi: (1)
pengaduan atau laporan oleh pejabat yang Pegawai Negeri Sipil yang membidangi
berwenang; dan pengawasan dan pengendalian
• surat pembaca pada media cetak resmi pemanfaatan ruang; (2) Ahli perencanaan
2. temuan indikasi pelanggaran di bidang penataan ruang; wilayah dan kota; (3) Ahli sistem informasi
• temuan langsung oleh petugas yang memiliki tugas geografis; dan (4) Ahli hukum
dan fungsi di bidang pengawasan dan pengendalian
pemanfaatan ruang;
• hasil pengawasan teknis; dan
• hasil pengawasan khusus
3. bencana yang diduga disebabkan adanya indikasi
pelanggaran di bidang penataan ruang