Anda di halaman 1dari 14

MUSYAWARAH

MASYARAKAT DESA
(MMD)

Kiama, 9 April 2019


DESA BINAAN

MAREDAREN KIAMA
PENGERTIAN
SURVEI MAWAS DIRI (SMD)

KEGIATAN:

2. MENGUMPULKAN
1. MENGENAL 3. MENGKAJI

MASALAH KESEHATAN
Oleh tokoh masyarakat dan kader
setempat yang di bimbimbing oleh
petugas kesehatan
INDIKATOR SMD
• AKSES PELAYANAN DAN PEMBIAYAAN
• KIA, GIZI, DAN IMUNISASI
• SURVEILANS
• PENGENDALIAN PENYAKIT
• RUMAH DAN LINGKUNGAN
• PERILAKU ANGGOTA KELUARGA
• EKONOMI
• KEAMANAN DAN TRANSPORTASI
• KESEHATAN REMAJA
• KESEHATAN LANSIA
KEPESERTAAN ASURANSI KESEHATAN

0% 10%
0%
BPJS/KIS

Asuransi Swasta

Jamkesmas
90% Tidak mengikuti sama sekali

BACK
Ibu Hamil Dari 2 orang Ibu
tidak pernah
periksa Hamil sebagai
kehamilan sampel , 100% tidak
ketenaga
kesehatan,
memeriksakan
minimal 4 kali kehamilannya

Masih ada
kejadian
Dari 9 Sampel,
Bayi Berat
masih ada 2 (22%)
Lahir
BBLR Rendah
(BBLR)

Bayi tidak Dari 9 Sampel, masih


mendapat ada 6 (67%) Bayi
ASI tidak mendapat ASI
Eksklusif Eksklusif

BACK
SURVEILANS
Penyakit dalam 3 Bulan terakhir

100% 85%

50%
5%
0% 5% 15%
15%
Batuk pilek Diare
Demam
DM
Typhoid Gatal-gatal

BACK
Rumah dan Lingkungan
Tidak tersedianya jamban=5%
Kualitas air bersih (Tidak berasa, berbau dan
keruh)= 5%
Pembuangan limbah kamar mandi (Tergenang di
pekarangan, selokan dan sungai)=94%
Pembuangan sampah rumah tangga (Tidak
tersedia)=75%
Pembuangan sampah pekarangan (Tidak
tersedia)=85%
Pembuagan air limbah dapur (Tidak tersedia)=85%
Memiliki Tanaman Obat Keluarga (TOGA) <3 jenis =35%,
minimal 3 jenis =60%, tidak memilikisama sekali=5%

BACK
Perilaku Anggota Keluarga

80% 70%
60% 55% 70%
40%
20% 30%

0%

Merokok
Minum minuman
beralkohol Tidak membuang
sampah pada Tidak memilah
tempatnya jenis sampah yang
dibuang
URGENCY:
Seberapa mendesak
masalah tersebut

METODE
USG
SERIOUSNESS: GROWTH:
Tingkat keseriusan yang
dapat ditimbulkandari Tingkat perkembangan
masalah tersebut dari masalah tersebut

Menggunakan skala Likert 1-5:


5= Sangat besar
4= Besar
3= Sedang
2= Kecil
1= Sangat kecil
PRIORITAS MASALAH

• Tidak pernah periksa kehamilan


• Ada anggota keluarga yang merokok dan
minum minuman yang beralkohol
• Bukan sebagai Anggota Asuransi Kesehatan
baik BPJS/KIS, Jamkesmas, Asuransi Swasta
• Pembuangan limbah dapur, kamar mandi
dan pengelolaan sampah yang kurang baik
RENCANA TINDAK LANJUT
• Pendekatan personal dari Kader Kesehatan untuk
Tidak pernah periksa menjelaskan pentingnya pemeriksaan kehamilan
• Informasi Posyandu lebih akurat agar diketahui masyarakat
kehamilan • Melakukan kunjungan rumah oleh Kader Kesehatan dan
Tenaga Puskesmas
• Memberikan penyuluhan kesehatan tentang Bahaya merokok bagi
Ada anggota keluarga kesehatan
yang merokok dan minum • Membuat Komitmen dengan kepala Desa untuk mencanangkan
Desa Bebas Asap Rokok; Contohnya di Desa Bone Sulawesi Selatan
minuman yang beralkohol • Berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk membatasi
penjualan Minuman beralkohol
Bukan sebagai Anggota • Memberikan Sosialisasi tentang pentingnya memiliki
Asuransi Kesehatan baik Asuransi Kesehatan
BPJS/KIS, Jamkesmas, Asuransi • Memfasilitasi masyarakat dalam pembuatan Asuransi
Swasta Kesehatan dengan berkoordinasi Kepala Desa
• Mengadakan penyuluhan tentang cara mengolah limbah, bekerja
Pembuangan limbah dapur, sama dengn pihak terkait salah satunya Dinas Lingkungan Hidup
kamar mandi dan pengelolaan • Menyediakan tempat sapah didesa yang sudah di kategorikan
sampah yang kurang baik sampah organik dan anorganik dan membuat Tempat Pembuangan
Akhir, di ajukan sebagai salah satu kegiatan dalam Musrenbang Desa