Anda di halaman 1dari 12

AVIAN INFLUENZA

(FLU BURUNG)

PUTU ITA YULIANA WIJAYANTHI


161200095
FARMASI KLINIS A1D
Outline
• Definisi Avian Influenza
• Etiologi Avian Influenza
• Patogenesis Avian Influenza
• Cara Penularan Avian Influenza
• Gejala Avian Influenza
• Pengobatan Avian Influenza
• Prognosis Avian Influenza
• Pencegahan Avian Influenza
Definisi Avian Influenza

Penyakit flu burung (bird flu), yaitu penyakit yang


disebabkan oleh infeksi virus Avian Influenza (VAI)
yang sangat patogen (highly pathogenic avian influenza
virus/HPAI), biasanya ditularkan oleh unggas, misalnya
ayam, bebek, burung, angsa, kalkun atau unggas
sejenisnya
Etiologi Avian Influenza

Disebabkan virus avian influenza A


(H5N1) yang merupakan virus patogen.
Avian terdiri dari beberapa subtipe,
misalnya subtipe yang paling patogen
adalah H5N1, H7N3, H7N7, dan H9N2,
namun virus flu burung yang umumnya
dikenal adalah H5N1 dengan struktur
genetik RNA
Patogenesis Avian Influenza

Transmisi virus influenza lewat partikel udara dan lokalisasinya pada traktus
respiratorius. Penularan bergantung pada ukuran partikel (droplet) yang
membawa virus tersebut masuk ke dalam saluran napas

Setelah virus berhasil menerobos masuk kedalam sel, dalam


beberapa jam sudah mengalami replikasi. Masa inkubasi dari
penyakit ini yakni satu hingga empat hari (rata-rata dua hari)

Sel-sel yang terinfeksi akan membengkak dan intinya mengkerut.


Bersamaan dengan terjadinya disintegrasi dan hilangnya silia
selanjutnya akan terbentuk badan inklusi

Avian Influenza H5N1 dapat bereplikasi di dalam sel nasofaring,


dan di dalam sel gastrointestinal
Cara Penularan Avian Influenza

Cara penularan

Penularan atau transmisi dari virus influenza secara umum dapat terjadi
melalui inhalasi, kontak langsung, ataupun kontak tidak langsung

Sebagian besar kasus infeksi virus flu burung pada manusia disebabkan
penularan virus dari unggas ke manusia

Bukti bahwa terjadinya transmisi dari manusia ke manusia sangat jarang


ditemukan
Gejala Avian Influenza

Gejala Pada Unggas Gejala Pada Manusia

Unggas mati mendadak dalam jumlah yang besar Menderita ISPA(infeksi saluran pernapasan atas),
dengan atau tanpa gejala klinis. timbulnya demam tinggi (> 38 derajat Celcius)

Unggas terlihat lemas, jengger bengkak berwarna


Sakit tenggorokan yang tiba-tiba, batuk, nyeri otot ,
biru
sakit kepala, lemas mendadak
atau berdarah
Bengkak pada kepala dan kelopak mata, diare, Timbulnya radang paru-paru (pneumonia) yang
menggigil dan mengeluarkan air mata, kematian apabila tidak mendapatkan penanganan tepat dapat
mendadak, keluar cairan jernih sampai kental dari menyebabkan kematian
rongga mulut
Pengobatan Avian Influenza

(1)Kelompok “ion channel blocker”, yang


bersifat memblokir aktivitas ion channel dari (1)Neuraminidase inhibitor, yang menghambat
virus influenza tipe A, sehingga aliran ion virus masuk ke dalam sel dan teragregasi di
hidrogen diblokir dan virus gagal melakukan permuakaan sel saja dan tidak bisa pindah ke sel
perkembangbiakan. Termasuk dalam kelompok lain.
ini adalah : amantadine dan rimantadine.

Pemberian amantadine adalah 48 jam pertama


selama 3 – 5 hari, dengan dosis 5 mg/kg BB per
hari dibagi dalam 2 dosis, Apabila berat
badannya lebih dari 45 kg diberikan 100 mg 2
kali sehari.
Prognosis Avian Influenza

Prognosis dari infeksi H5N1 tergolong buruk, angka


kematian di Thailand sebesar 89% dan banyak terjadi
pada anak-anak < 15 tahun. Kematian rata-rata terjadi
anatara 9-10 hari setelah penyakit muncul (rentan 6-30
hari) dan kebanyakan pasien meninggal karena
kegagalan sistem pernafasan
Pencegahan Avian Influenza

Pencegahan infeksi virus H5N1 dapat dilakukan dengan memberi vaksin

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah memegang unggas dan sebelum makan,
menggunakan sarung tangan saat memegang unggas, menggunakan masker saat memasuki kandang
unggas, dan memasak daging unggas sampai matang

Penggunaan antiviral chemoprophylaxis


DAFTAR PUSTAKA
Atmawinata, E. 2006, Kiat Bebas Flu Burung, Penerbit Yrama
Widya. Bandung. Indonesia (hal 41-73).

Bridges CB, Keurhnet MJ, Hall CB.Transmission of influenza : im-


plecation for control in health care setting Clin Infect Dis.
2003; 7 : 1094 – 1101.

Hien TT, Liem NT, Dung NT, et al.Avian influenza A (H5N1) in 10


patients in Vietnam. N Engl J Med 2004; 350: 1179-1188.