Anda di halaman 1dari 11

TUGAS PONDASI

CONTOH KASUS
PERENCANAAN
STABILITAS
LERENG

BY:
Mohammad Ghaleb
Ahda
2411171067 Kelas B
Contoh kasus
Stabilitas lereng tebing di perumahan Buana Flamingo yang berada di
Jl.padat karya, Cibeber kec. Cimahi Selatan
Seperti pada gambar lereng mengalami kelongsoran yang
mengakibatkan hancurnya sejumlah fasilitas umum seperti jalan,
trotoar dan lain-lain
Penyebab kerusakan
01 Kegagalan perencanaan dalam
dimensi,mutu dan berat struktur
02 Kedalaman pondasi yang
kurang

03 Data lapangan kurang


lengkap sehingga gagal
perencanaan
04 Metoda perhitungan yang
kurang bagus
Analisis plaksis

Dalam perencanaan Plaxis mengasumsikan tanah memiliki 3 lapis yanng


terdiri dari
• Lanau berpasir
• Lempung berpasir
• Pasir lepas abu
Dalam kasus ini nilai SF tanah bernilai 1.2 yang dimana belum ditambah
dengan berat berat retaining walls maka hanya diganti menjadi 2
lapisan yaitu lempung bepasir dan pasir lepas abu
Perencanaan Plaksis 1
Dimensi Katilever

Kantilever bagian atas Dan beban


• H=8 m merata
• B=5,6m seberat 2 kN/m
• D=0,8
• B=0.5 m
Kantilever bagian bawah
• H=9 m
• B=6,3m
• D= 1 m
• B=0.5 m
Analisis plaksis perencanaan 1

Pada analisis plaksis diatas diketahui bahwa diplacement nilai 3,31x10³ m diketahui bawah
nilai diplacement yang besar mengakibatkan kelongsoran
dan
Pada analisis ini juga memiliki nilai safety faktor sebesar 1,3488 dimana kurang dari 1,5
maka tidak aman
Perencanaan plaksis 2

Dalam perencanaan Plaxis 2 menggunakan pondasi menerus dimana


sebagai penahan dinding penahan tanah yang memiliki parameter
sebagai berikut
• EA: 1,2x10^7 kN/m
• EI: 1,2x10^5 kN/m²
• D: 0,346m
• W:8,3 kN/m
• V:0,15
Analisis plaksis perencanaan 2

Pada analisis plaksis diatas diketahui bahwa diplacement nilai 66,5 m dimana cukup aman
digunakan
dan
Pada analisis ini juga memiliki nilai safety faktor sebesar 1,7489 dimana lebih dari 1,5 maka
aman
Analisis plaksis perencanaan 2

Total diplacement
66,05m

Total distress
618,88 kN/m²
KESIMPULANNYA
1. Penggunaan Pondasi untuk DPT dalam perencanaan stabilitas
lereng maka diperlukan untuk menahan perpindahan dan gaya
geser tanah
2. Analisis yang perhitungan yang tepat diperlukan agar tidak terjadi
kegagalan perencanaan
3. Diperlukan banyak data lapangan agar hasil dari perencanaan
tersebut lebih terperinci dan lebih tepat
Thank you