Anda di halaman 1dari 34

Oleh :

Kelompok X

Tubagus Erwin Nurdiansyah


Uun Nurjanah
Yumi Dian Lestari
1) Nama : Tubagus Erwin Nurdiansyah
Tmpt. Kerja : STIKES Mitra Lampung
Email : tubagus_erwin@yahoo.co.id

2) Nama : Uun Nurjanah


Tmpt. Kerja : STIKES Kharisma Karawang
Email : anissaabiyan@yahoo.com

3) Nama : Yumi Dian Lestari


Tmpt. Kerja : STIKES Kharisma Karawang
Email : yumihamsah@gmail.com
Revolusi ilmu pengetahuan merupakan suatu revolusi
yang menandakan bangkitnya kelompok intelektual
bangsa Eropa mengenai cara berpikir keilmiahan.
Revolusi ilmu pengetahuan adalah sebuah revolusi
mengenai perubahan cara berpikir serta persepsi
manusia dalam mendapatkan pengetahuan bagi
dirinya. Perubahan persepsi manusia tersebut adalah
perubahan dari cara berpikir yang ontologis ke cara
berpikir matematis mekanistis.
ABAD KE - 19
Teori Anatomi Dalton

Teori Quantum Planck

Teori Evolusi Darwin


 Akan tetapi pada abad ini terjadi pertentangan
antara beberapa ilmuwan mengenai revolusi dan
evolusi. Cohen mengungkapkan bahwa konsep
revolusi didominasi pada tiga perempat pertama
abad ke – 19 dan konsep evolusi pada seperempat
abad itu.

 Sebagai contoh dari perkembangan ilmu


mengenai revolusi ke evolusi ini tampak jelas pada
perubahan teori Geologi
• Pada abad 18 yang mengacu pada kecenderungan
mengikuti ide atau gagasan buffon beha hakekat
Pertama perubahan bumi, mengubah struktur permukaannya

• Pada permulaan abad ke -19 bahwa pandangan


mengenai revolusi berubah, dalam merespon revolusi
Kedua Prancis

• Pada akhir abad ke 19 revolusi terjadinya bumi, yang


analog dengan konsep “Evolusi Species” dari Darwin
Ketiga
 Para ilmuwan yang mendukung revolusi ilmu
antara lain : Comte Ferrand, John Playfair, Sir John
Leslie, Louis Fiquier dan William Whewell.

 Keseluruhan ilmuwan tersebut pada dasarnya


cenderung mengungkapkan bahwa perkembangan
ilmu terlaksana melalui revolusi
 Para ilmuwan yang mendukung konsep ini antara lain
: Lucien Poincare, Ludwig Boltzmann, Ernst Mach,
yang pada dasarnya mengungkapkan bahwa
Transformasi ide atau gagasan tampaknya merupakan
bagian evolusi secara umum dari kehidupan dan
sebagai bagian dari proses adaptasi terhadap
perluasan terus – menerus pada berbagai bidang
kegiatan
 Claude Bernard membedakan antara konsep revolusi
dan evolusi dalam 2 hal yaitu :
1) Revolusi digunakan dalam skala besar dan dramatik,
melalui metode eksperimen. Hal ini terjadi dalam
ilmu Fisika pada abad ke 17 dan Kimia pada abad ke 18
dan tidak terjadi dalam ilmu-ilmu kehidupan (hayat)

2) Perkembangan ilmu melalui evolusi, terutama melalui


proses penimbunan (incremental) yang memiliki 2
aspek yaitu penggunaan pemngetahuan yang
diperoleh sebelumnya dan mencapai sesuatu
pengetahuan yang baru
 Menurut Cohen, revolusi dalam ilmu umumnya terdiri
dari 4 tahap yaitu :

Revolusi Intelektual

Komitmen pribadi terhadap metode, konsep,


atau teori baru yang ditemukan

Sosialisasi gagasan kepada teman, organisasi


profesi, kemudian masyarakat ilmiah secara
umum

Diterimanya suatu penemuan dan digunakan


sebagai cara baru dalam memandang sebuah
persoalan
 Menurut Cohen, 3 tahap pertama merupakan
pergeseran intelektual ke revolusi di atas kertas,
sedangkan tahap yang terakhir disebut sebagai
pergeseran dari revolusi di atas kertas ke revolusi
dalam ilmu
Pengetahuan Ilmiah

Dasar
Sistematik Intersubjektif
Pembenaran
 Berpikir kreatif berbeda dengan berpikir logis,
analitis dan konvergen yang biasa dilakukan oleh
ilmuwan dalam mencari kebenaran. Berpikir
kreatif lebih banyak bersifat imajinatif, holistik,
divergen, dan inovatif untuk mencari
kebermaknaan mengenai sesuatu. Jika dalam
berpikir logis yang berperan adalah pikiran, dalam
berpikir kreatif disamping pikiran juga
dibutuhkan perasaan, bakat dan intuisi
 Untuk membuktikan terjadinya revolusi ilmu pada
waktu lampau, Cohen menggunakan 4 kriteria yaitu :
a. Kesaksian para saksi
Penilaian ilmuwan dan bukan ilmuwan yang hidup
sekitar saat penemuan ilmu tersebut (sejaman). Para
saksi yang dimaksud antara lain filsuf, ilmuwan
politik, politisi, ilmuwan sosial, wartawan, dan orang
– orang terpelajar pada umumnya
b. Kajian Sejarah Dokumenter tentang ada tidaknya
revolusi ilmu
Kajian risalah dan buku-buku teks tentang astronomi
yang ditulis antara tahun 1543 dan 1609 tidak
menunjukan penggunaan pemikiran atau metode
Copernicus. Hal ini menunjukkan tidak adanya
revolusi Copernicus pada tahun-tahun tersebut.
Sebaliknya, sebagian besar tulisan matematika abad ke
18 berupa risalah, artikel maupun buku-buku teks
ditulis dengan memanfaatkan kalkulus baru baik dari
leibinz maupun Newton. Ini membuktikan
pernyataan Fontanelle bahwa penemuan kalkulus
menandai revolusi Matematika
c. Penilaian sejarawan yang cakap, khususnya sejarawan
ilmu atau filsafat, baik sejarawan yang hidup pada
masanya atau yang hidup pada masa lampau
d. Pendapat umum ilmuwan yang aktif dibidangnya
Kriteria ini sepertinya cocok untuk membuktikan
adanya revolusi ilmu statistik. Dalam hal ini, ilmuwan
Fisika, Biologi dan Sosial abad ke 20 menyadari bahwa
teori mereka dikembangkan berdasarkan pada
perhitungan statistik. Ini membuktikan adanya
revolusi dibidang ini

Cohen mengakui bahwa keempat kriteria tersebut bersifat


subjektif dan tidak meliputi setiap kemungkinan yang
tidak terduga. Tetapi paling tidak keempat kriteria inidapat
membuktikan ada tidaknya revolusi ilmu di masa lampau
 Pada abad ke 17 merupakan masa terjadinya revolusi
ilmu pengetahuan dengan dibuktikannya dengan
penerbitan buku-buku pengetahuan seperti :
1. Galileo (Dialogue Concerning The Two Chief of
World System) diterbitkan di Italia 1632 dan di
Inggris 1661
2. Decrates (Geometry) diterbitkan di Prancis 1637
3. Newton (Optics) diterbitkan di Inggris 1704
4. Hookes (Micrographia or some Psycological
Description of Minute Bodies) diterbitkan di Inggris
1665
 Datangnya ide Revolusi ilmu dan tingkatan ketahanan
ilmu terlaksana melalui waktu yang panjang, kontinu dan
peristiwa permanen
 Terjadi hambatan ada perkembangan ilmu karena tidak
semua pemikir memberikan dukungan dan harapan bahwa
revolusi imu tak terhindarkan dan sejumlah perubahan
ilmu dipercaya sebagai revolusi ilmu ternyata tidak
semuanya terjadi
 Beberapa ilmuwan mengungkapkan bahwa perkembangan
ilmu terlaksana melalui revolusi tetapi sebagian memiliki
komitmen untuk mempercayai bahwa mungkin
perkembangan ilmu tidak dengan revolusi tetap dengan
evolusi atau proses tanbahan incremental
 Perkembangan ilmu melalui revolusi atau evolusi dapat
digunakan secara bersamaan apabila melihat bahwa ilmu
dapat berkembang secara berstimulasi dan incermental
yang didasarkan pada penemuan-penemuan sebelunya.
 Banyak pandangan sejararawan dan Filsuf Ilmu tentag
analisa proses terjadinya revolusi ilmu yaitu :
 Pandangan Kuhn : revolusi dalam ilmu sebagai pergeseran
dari satu paradigma ke paradigma berikutnya sebagai
akibat adanya krisis
 Pandanagan Cohen : Revolusi ilmu sebagai sesuatu yang
sungguh ada (Entity) berupa perubahan historis yang
kompleks, bukan sekedar gagasan tunggal dan sederhana
dan melihat penemuan baru sebagai suatu kontinum dari
penemuan yang sebelumnya
 Terjadinya pergeseran dari revolusi itelektual ke
revolusi diatas kertas (revolusi intelektual, komitmen
pribadi, sosialisasi gagasan) dan pergeseran dari
revolusi di atas kertas ke revolusi ilmu yaitu
diterimanya suatu penemuan dan dgunakan sebagai
cara baru dalam memandang sebuah persoala. Banyak
gagasan yang revolusioner yang tidak pernah
mencapai semua tahapan karena konsep dan gagasan
di tolak karena dinilai tidak ilmiah
 Kesadaran akan keterbatasan indra manusia
sesungguhnya yang menyebabkab suatu penemuan di
bidang apapun harus terbuka pada kritik, harapan
yang terlalu tinggi terhadap suatu penemuan dapat
menyebabkan revolusi intelektual gugur sebelum
menjadi revolusi imu.
 Suatu penemuan atau karya tertentu baru dapat
disebut ilmu apabila dapat dibuktika ulang oleh
ilmuwn lain. Suatu penemuan baru yang dianggap
revolusioner setelah melampaui tahap-tahap yang
ketat dan belum tentu hasilnya disebut sebagai ilmu.
 Metode ilmiah pada saat ini belum berkembang
dengan pesat, hal ini dibuktikan dengan banyaknya
penemuan yang belum dapat diterima oleh
masyarakat ilmiah, padahal telah dapat dibuktikan
secara empirik.
 Unsur baru dalam revolusi ilmu menurut CoHen
bukanlah sesuatu yang baru sama sekali akan tetapi
merupakan suatu transformasi dari penemuan
sebelumnya masih melekat dalam unsur baru pada
penemuan selanjutnya
 Tahap akhir dari revolusi ilmu adalah diakuinya suatu
penemuan oleh banyak ilmuwan dan digunakan
sebagai cara baru
 Bukti terjadinya revolusi ilmu pada waktu lampau
berdasarkan kriteria kesaksian para saksi kajian
sejarah dokumenter tentnag ada tidaknya revolusi
ilmu, dan penilaian sejarahwan yang cakap khususnya
sejarawan ilmu dan filsafat serta pendapat umum
ilmuwan yang aktif dibidangnya.
 Jalan terbaik untuk menilai kedalaman dan cakupan
revolusi pengetahuan adalah membandingkan
sehingga perbedaan ilmu yang menjadi hasil nyata.
 Walaupun harapan pada pengetahuan dan
penyelidikan tidak berakhir terhadap kebenaran
diharapkan juga lebih lanjut bahwa pengetahuan akan
menguatkan pada penggunaan dan keunaan yang
bermakna pada manusia.
 Walaupun telah banyak pernyataan yang mendukung
revolusi ilmu pengetahuan masih terjadi pertenangan
antara yang mengakui adanya revolusi dan yang
memandang hanya sebagai perbaikan.
 Pengakuan revolusi dalam ilmu pengetahuan yang
didapat terjadi melalui penemuan ilmu baru yang
didapat berdasarkan perenungan terhadap suatu
kejadian, pengamatan kejadian yang bisa berdampak
pada pendidikan manusia, meskipun sebelunya
kejadian itu diangggap seperti kejadian alam biasa.
 Proses pembuktian ilmu baru memerlukan waktu
transisi karena pola berfikir yang lama yang sudah
dihayati sulit diubah tanpa keyakinan yang dibuktikan
kebenaran.
 Pengakuan adanya revolusi ilmu pengetahuan adalah
pengakuan pembenaran yang berlangsung pada suatu
kurun waktu karena kebenaran mutlak tidak ada
pengakuan terhadap revolusi ilmu akhirnya menjadi
kenyataan karena hasil dari penemuan baru dapat
diimplementasikan dan dimodifikasikan
kegunaannnya sehingga ilmu baru itu bemakna bagi
kehidupan manusia.
1. Masa Kegemilangan ilmu menurut Cohen ditandai oleh
adanya…
1. Perluasan teori anatomi yang dikemukakan Dalton
2. Teori quantum dari Planck
3. Teori evolusi Darwin
4. Teori dan system radikal

A. Semua Jawaban benar *


B. Nomor 1,2,dan 3 yang benar
C. Nomor 1 dan 3 yang benar
D. Nomor 2 dan 4 yang benar
2. Perkembangan ilmu melalui Revolusi adalah,
Kecuali….
A. Digunakan dalam skala besar dan dramatic
B. Dilakukan melalui metode eksperimen
C. Terjadi dalam ilmu Fisika
D. Terjadi dalam ilmu-ilmu kehidupan (hayat)

3. Kriteria pembuktian terjadinya revolusi ilmu pada


waktu lampau adalah, Kecuali..
A. Kesaksian para ilmuwan dan bukan ilmuwan
B. Kajian sejarah documenter
C. Asumsi masyarakat waktu lampau
D. Penilaian sejarawan yang cakap
4. Revolusi intelektual menurut Cohen adalah terjadi
saat ilmuwan….
1. Mengajuan pemecahan radikal atas suatu masalah
2. Menggunakan metode baru dalam menggunakan
informasi
3. Memperkenalkan konsep baru yang mengubah
pengetahuan yang ada
4. Mengemukakan teori baru yang revolusioner

A. Semua Nomor benar*


B. Nomor 1,2,3 benar
C. Nomor 2 dan 4 benar
D. Nomor 1 dan 4 benar
5. Maksud sifat intersubjektif adalah kebenaran ilmiah
didasarkan atas…..
A. Intuisi
B. pemahaman individual
C. Pengakuan kolektif diantara para ilmuwan
D. Penalaran deduktif dan induktif
6. Cohan menyatakan bahwa abad ke 19 merupkan
masa....
1. Revolusi
2. Kegemilangan ilm
3. Evolusi
4. Rekonstruksi

A. Nomor 1,2,3
B. Nomor 1,3
C. Nomer 3,4
D. Nomer 4
E. Semua Nomer Benar
7. Revolusi sebagai perubahan pemikiran teleologi pada permulaan abad
ke-19 dengan pemikiran evolusi pada pertengahan akhir abad ke-19 ,
pernyataan tersebut dikemukakan oleh....
A. William Morris Davis
B. Willia Whewell
C. Sir Jho Lelie
D. John PlayFair
E. Louis Fiqueir

8. Ilmuawan yang menyatakan bahwa ilmu berkembang secara revolusi ,


kecuali....
A. Comte Ferrand
B. John Playfair
C. Sir John Leslie
D. Louis Fiquier
E. Willia Morris
9. Kriteria jugment yang mengatakan ada atau tidaknya
unsur revolusi dalam suatu perubahan adalah....
1. Kriteria Obyektif yang berkaitan dengan apakah ada
perubahan konstitusional
2. Kriteria revolusi intelektual ke revolusi diatas kertas
3. Kriteria Subyektif yang berkaitan dengan seberapa
besar makna perubahan itu
4. Kriteria dari revolusi diatas kertas berevolusi dalam
ilmu
A. Nomor 1,2,3
B. Nomor 1,3
C. Nomer 3,4
D. Nomer 4
E. Semua Nomer Benar
10. Menurut Cohen, Revousi dalam lmu umumnya terdiri dari....
1. Revolusi intelektual
2. Komitmen pribadi terhadap metode, konsep atau
teori baru yang ditemukan
3. Sosialisasi gagasan kepada teman, organisasi profesi
kemudian dalam masyarakat i,miah secara umum
4. Diterimanya suatu penemuan dan digunakannya
sebagai cara baru dalam memandang sebuah
persoalan

A. Nomor 1,2,3
B. Nomor 1,3
C. Nomer 3,4
D. Nomer 4
E. Semua Nomer Benar
1) A
2) D
3) C
4) A
5) D
6) A
7) A
8) E
9) B
10) E