Anda di halaman 1dari 83

STAR – CCM+ v9

By :
Fajar Herlandya Sagara
Yulia Fahriana Handayani
Crytelana Radios Catur Putri
 Untuk membuat lembar kerja Klik file>New simulation,
seperti pada gambar dibawah ini
 Setelah muncul kotak dialog seberti gambar dibawah ini,
klik OK.
 Membuat Geometri
Untuk membuat geometri pada star ccm+, pilih icon
geometri seperti pada gambar dibawah ini:
 Klik tanda + disamping icon geometri untuk membuka
pilihan yang ada pada geometri > Klik kanan 3D-CAD
Models> New
 Pilih bidang yang diinginkan pada Features kemudian klik
kanan disalah satu bidang yang diinginkan (misal bidang
xy) > create sketch
 Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
Kemudian pilih drawing tools yang sesuai dengan gambar
yang diinginkan.
 Setelah memilih drawing tools, drag cursor pada drawing
sheet yang disediakan. Untuk ukuran dapat dimasukkan
pada kolom dibawah drawing tools.
 Setelah selesai membuat gambar pada satu bidang, klik OK. Untuk membuat
gambar pada bidang yang lain dengan jarak tertentu dari bidang orientasi
maka klik kanan pada orientasi bidang yang diinginkan > Create transform
sketch plane, kemudian masukan jarak dari bidang orientasi pada dialog box
yang muncul.
 Setelah muncul transform sketch plane, klik kanan pada
transform sketch plane > create sketch
 Sama seperti sebelumnya, gambar sketch yang diinginkan
pada drawing sheet.
 Untuk membuat sketch pada transform sketch yang sama
klik kanan pada transform sketch plane > create sketch
 Setelah semua sketch yang dibutuhkan selesai, maka dapat
dilanjutkan untuk membuat 3D geometri.
 Untuk membuat 3D geometri , klik kanan pada sketch yang
diinginkan> create extrude
 Pada extrude dialog box, dapat memasukkan jarak dan arah
yang diinginkan. Dapat juga memasukkan body interaction
(merge, imprint) pada extrude dialog box. Kemudian klik
OK. Tahap ini juga dilakukan untuk sketch yang lain.
 Untuk membuat body diantara 2 sketch dapat dilakukan dengan
cara pilih 2 sketch kemudian klik kanan> create loft
 Akan muncul tampilan seperti dibawah ini
 Setelah semua geometri selesai. Pilih semua body, kemudian
klik kanan>boolean>Imprint. Hal ini diperlukan untuk
melakukan directed mesh.
 Setelah terbentuk body, langkah selanjutnya adalah membuat parts.
Caranya adalah sebagai berikut:
Klik tanda + pada Bodies > pilih semua body yang telah dibuat > klik kanan>
pilih New Geometry Part.
 Setelah itu akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini. Klik OK
 Setelah terbentuk part untuk masing-masing Body, memecah Part menjadi
beberapa sisi untuk pendefinisian pada Region.
 Klik tanda + pada Body > pilih dan klik tanda + pada Surface > muncul
Default > klik kanan > Split by Patch/Split by Contact sesuai dengan
kebutuhan
 Pilih sisi yang akan dipecah > Klik create
 Ulangi langkah yang sama untuk part yang lainnya
 Selanjtnya membuat Regions.
Pilih semua part > klik kanan > pilih Assign Parts to Regions.
 Pada kotak dialog pilih Create a Region for Each Part dan
Create a Boundary for Each Part Surface > klik Apply
 Mendefinisikan Region sesuai keinginan
Contoh untuk membuat Velocity inlet:
 Klik bagian dari Boundaries (yang sudah diberi nama) > pada
kotak Properties lihat Type > pilih Velocity Inlet.
 Ulangi langkah yang sama untuk pendefinisian seluruh Region
 Membuat mesh
Pilih Operations > New > pilih Directed Mesh
 Pilih Body yang akan di-mesh (Body 1) > klik OK
 Setelah itu akan muncul detail pilihan Directed mesh
seperti pada gambar.
 Menentukan terlebih dahulu sisi yang menjadi Source
Surface dan Target Surface.
# Klik Source Surface (surface yang dijadikan patokan) > pilih
yang dijadikan Source Surface > klik OK
# Target Surface (surface yang menjadi batas akhir yang di-
mesh) > pilih yang dijadikan Target Surface > klik OK
 Menentukan jumlah dan tipe mesh
Klik kanan Directed Mesh > klik Edit
 Klik kanan Mesh Settings > New source mesh > Patch Mesh
> Pilih Body (Body 1) > klik OK
 Pilih mode Patch Topology > pada create/edit patch entities pilih
yang ditandai untuk membuat frame tertutup > klik Apply
 Klik Mode > Pilih patch mesh
 Pilih salah satu sisi yang sejajar > menetukan number of division
(jumlah titik pada satu garis) > menentukan Type Distribusi (Constant,
One Sided Hyperbolic, One Sided Geometric, dan Two Sided
Hyperbolic) dan arah distribusi > menentukan Spacing at Start dan
Spacing at End sesuai dengan kebutuhan > klik Apply
 Ulangi langkah yang sama untuk sisi sejajar yang lain.
 Menentukan Volume Distribution
Klik kanan Mesh Settings > klik Volume Distribution > pilih body
(Body1) > klik OK > isi kolom pada Volume Distribution Dialog Box
sesuai dengan kebutuhan.
 Setelah selesai, klik kanan pada Directed Mesh > klik Execute.
 Ulangi langkah yang sama untuk semua body sehingga
mesh terbentuk pada seluruh body.
 Masukkan data yang dibutuhkan untuk proses Running dengan cara
klik kanan pada Continua > pilih New > klik Physics Continuum
 Setelah muncul dialog box seperti pada gambar di bawah ini, isi data
sesuai dengan kebutuhan
 Memasukkan properties fluida seperti pada gambar di
bawah ini.
Continua > Physics > Models
 Pada Boundary condition Velocity Inlet perlu memasukkan
data-data Physics Condition seperti Turbulence Specification
 Setelah itu memasukkan data pada Physics Value,
diantaranya Turbulence Intensity, Turbulence Length
Scale, dan Velocity Magnitude
 Menentukan Porous Medium
Jika berupa surface:
Klik Interfaces > pilih interface yang dijadikan porous medium
> pada kotak Properties pilih Type Porous Baffle Interface
 Menentukan porosity, porous inertial resistance, dan
porous viscous resistance
 Jika porous medium berupa volume:
Klik Body yang akan dijadikan porous medium > pilih type
Porous Region
 Menentukan porosity, porous inertial resistance, dan
porous viscous resistance
 Menentukan banyaknya iterasi
Klik Stopping Criteria > pada Maximum Steps isikan frekuensi
iterasi yang dibutuhkan.
 Setelah menentkan stopping criteria, maka simulasi siap
dijalankan dengan cara Initialize > klik Run
 Sebelum menampilkan post processing perlu dibuat Derived
Part ( point, plane, line, streamline dll)
 Membuat plane
Klik Derived part > New Part > pilih section > klik Plane
 Atur plane sesuai dengan yang diinginkan > klik Create > Klik Close
 Post Processing
Untuk menampilkan :
Kontur Kecepatan : pilih Scene > New Scene > Scalar
 Pada scalar scene buka tanda + pada displayers > buka
tanda + pada scalar > double klik parts > pilih plane yang
akan ditampilkan > klik OK
 Klik scalar field > pada kolom properties pilih function
(velocity)
 Sehingga muncul tampilan kontur kecepatan seperti di
bawah ini.
 Untuk menampilkan kontur kecepatan pada plane/bidang
yang lain maka perlu membuat plane dengan cara yang
sama seperti plane 1
 Membuat Point
Klik kanan Derive Part > New Part > Probe > Point
 Letakkan point pada posisi yang diinginkan > Create >
Close
 Untuk menampilkan nilai yang ditunjukkan pada point,
plane dll maka klik kanan Reports > New Report > Pilih
sesuai dengan yang diinginkan > pilih Scalar Field pada
kolom properties > pada Parts pilih ( Point, Plane dll)
 Double klik untuk melihat nilainya
 Membuat Line
Klik kanan Derive Part > New Part > Probe > Line
 Menentukan lokasi line yang diinginkan dengan
mengatur koordinat pada kedua titik di ujung garis >
klik Create > Close
 Untuk mengetahui distribusi nilai pada sepanjang garis
yang telah dibuat, klik kanan Plots > New Plot > X-Y
 Mendefinisikan sumbu X dan sumbu Y dengan
menentukan type masing-masing sumbu
 Jika type position
 Memilih line yang diinginkan dengan klik XY Plot >
pada kolom properties klik parts > pilih line yang
diinginkan
 Menampilkan nilai pada line dengan cara klik kanan XY
plot > Tabulate (akan muncul data berupa tabel)
 Menampilkan streamline
Klik kanan>New Part> klik streamline
 Setelah muncul tampilan seperti dibawah ini, select
semua body yang diinginkan> select semua body untuk
seed parts> tentukan resolution yang diinginkan
 Buat Scalar Scene yang baru dengan klik kanan Scene>
New Scene>Scalar
Pada saat pemilihan part pilih streamline
 Pilih function yang diinginkan (velocity) pada kolom
properties
 Setelah selesai akan muncul tampilan seperti gambar
dibawah ini.
 Membuat Vektor Kecepatan
Klik kanan Scene> New Scene>Vector
 Masukkan part yang diinginkan
 Setelah selesai akan muncul tampilan seperti dibawah ini
TERIMAKASIH