Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN ON THE JOB LEARNING

IMPEMENTASI RENCANA TINDAK PENINGKATAN


MUTU PENGAWASAN DI SEKOLAH BINAAN MELALUI
BIJAK TEBING BERBASIS IHT dan MEDIA BLOG
SEBAGAI KELAS MAYA
DI KABUPETEN DOMPU NTB

OLEH
SUAIDIN USMAN
PENGAWAS SMA/SMK KAB.DOMPU-NTB
http://suaidinmath.wordpress.com
HP.085239756500
RASIONAL
• Profesionalisme dan tanggung jawab pengawas sekolah
dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan
bukanlah suatu tanggung jawab yang mudah dan bisa di
anggap spele, karena harus mendapat dukungan penuh
dari berbagai pihak, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah
daerah maupun masyarakat.

• Untuk itu diperlukan langkah langkah kongkrit yang dapat


menjamin pengawas sekolah kreativitas secara terus
menerus untuk meningkatkan kualitas dan komitmen
dalam melakanakan kegiatan supervisi (pemamntauan,
pembinaan dan Penilaian) terhadap kegiatan
pembelajaran di sekolah , sehingga mutu lulusan dapat
dicapai secara optimal.
• PEMERINTAH MELALUI DIREKTORAT P2TK DIKMEN KEMDIKBUD RI TELAH
MELAKSANAKAN BIMTEK PENINGKATAN PENGEMBANGAN KARIR
PENGAWAS SEKOLAH DIKMEN DI WILAYAH TIMUR
• MELALUI PEMBINAAN PENGEMBANGAN KEPENGAWASAN DI SEKOLAH
BINAAN DAN BENCHMARKING DENGAN PENGAWAS WILAYAH BARAT
YANG BERLANGSUNG PADA TANGGAL 01 SD 13 JUNI 2013
• BERBAGI PENGALAMAN MENYUSUN PROGRAM, MELAKSANAKAN
PROGRAM, MENGEVALUASI PROGRAM SERTA PEMBIMBINGAN DAN
PELATIHAN GURU
• HASIL BENCHMARKING DAPAT DISIMPULKAN BAHWA KONSEP KONSEP 3P:
PENAMPILAN, PELAYANAN, PRESTASI SUDAH MENCAPAI STANDAR IDEAL
• MOTIVASI-MOTIVASI INSTRINSTIK MAUPUN EKSTRINSTIK MENINGKATKAN
PROFESIONALISME PENGAWAS DALAM MELAKUKAN SUPERVISI.
PERMASALAHAN UMUM PENGAWASAN
DI KABUPATEN DOMPU

Kemampuan rata-rata pengawas melaksanakan supervisi akademik


dan manajerial masih rendah ( Hasil Audit BPKP tahun 2012),
Konsep 3P: Penampilan, Pelayanan, Prestasi termasuk didalamnya
tingkat kedispilinan dan kehadiran dan atau keterlambatan guru dan
siswa pada jam ke-1 dan 2 masih tinggi .Hasil pantauan yang direkap
oleh tim pengawas selama 6 hari berturut-turut pada awal masuk
sekolah tanggal 19 sd 24 agustus 2013 sbb
Rerata Siswa
terlambat Rerata Siswa Rerata Kelas
NO Nama Sekolah
(5-30) Tidak Hadir Kosong

JUMLAH 126 159 30


RARATA 25.2 15.9 3
PERMASALAHAN UMUM PENGAWASAN
DI KABUPATEN DOMPU
Permasalahn umum yang ketiga adalah guru sering berhadapan
dengan berbagai persoalan baik menyangkut peserta didik, subject
matter, maupun metode pembelajaran.
Berdasarkan data hasil supervisi 2012/2013 dari 10 sekolah
binaan belum optimal, rata-rata guru yang disupervisi
akademik sebanyak 25%
Merencanakan silabus dan RPP yang lengkap dan sesuai
rambu-rambu dengan karegori A hanya 13,33 %
Kualitas pembelajaran (kategoro A) rata -rata 20.56%, Baik (
kategiri B) rata-rata 55%, serta kategori cukup ( C) masih 30%
Rendahnya minat dan kemampuan guru melaksanakan PTK
Data keangkatan Per 1 Juni 2013) guru SMA/SMK Kabupaten
Dompu di 8 wilayah kecamatan hanya 3 orang guru golongan IV-b
,dan 6 orang dari pengawas SMA/SMK golongan IV-B
Rendahnya kemapuan guru merencanakan dan melaksanakan
pembelajaran yang efektif dan inovatif secara konsisten di kelas
HASIL EVALUASI DIRI GURU MELAKSANAKAN PTK
(116 guru di 10 sekolah binaan)
HASIL EVALUASI DIRI GURU MELAKSANAKAN
MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF DAN INOVATIF
TUJUAN
• Peningkatan kemampuan pengawas sekolah kabupaten Dompu
menyusun instrumen supervisi dan program pengawas mengacu
pada permendiknas RB Nomor 21 tahun 2013

• Efektivitas proses mendampingi sekolah binaan dalam


melaksanakan pendidikan karakter melalui proses habituasi /
pembiasaan dapat meningkatkan disiplin siswa dan guru agar
datang ke skolah lebih awal , menerapkan budaya 3S ( Senyum –
salam – sapa ) dan gerakan peduli lingkungan pungut sampah
sebelum jam Pertama di mulai.

• Efektivitas Pembinaan Kerja Praktek Terbimbing (BIJAK TEBING)


pendekatan ATM berbasis IHT dan Media Blog sebagai kelw Maya.
• Salah satu alternatif supervisi akademik guna meningkatkan
minat dan kemampuan guru dalam merencakan dan
melaksanakan pembelajaran efektif dan inovatif melalau kegiatan
PTK pada sekolah binaan di Kabupaten Dompu
MANFAAT
 Pengawas sekolah memiliki kemampuan membimbing guru agar lebih
profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran yang kreatif dan
inovatif melalui kegiatan PTK sehingga pada gilirannya dapat
menumbuh kembangkan peserta didik untuk berpikir kreatif, inovatif,
mampu memecahkan masalah,dan berpikir kritis.
 Sebagai sebuah contoh (model) pola pembinaan bagi guru-guru , Dengan
strategi Pembinaan Kerja Praktek Terbimbing ( BIJAKTEBING) akan lebih
efektif karena guru-guru diberi kesempatan melaksanakan praktek dan
presentasi untuk mendapatkan pengalaman belajar dan ketrampilan
 Pola pembinaan BIJAKTEBING juga sangat efisien karena disamping
kegiatan forrmal dalam Bimtek di sekolah juga guru-guru punya waktu
luang dan tidak menggunakan waktu khusus untuk menggiring guru-
guru berdiskusi di ”Kelas Maya” melalui media Blog
http://suaidinmath.wordpress.com/ptk-pts/ yang dapat diakses dan
dilakukan guru kapan saja dan dimana saja
 menciptakan model RPP yang memenuhi Permendiknas No. 41 tahun
2007 serta melahirkan Produk PTK yang dapat dimanfaatkan untuk
kenaikan pangkat unsur ( PKB).
RUANG LINGKUP PROGRAM TINDAK

 Sosialisasi Hasil Benhmarking kepada Pengawas Sekolah di


Kab.Dompu tentang :Potret keunggulan pelaksanaan tugas
pengawas di sekolah binaan di wilayah barat dan Program
kegiatan yang akan di adopsi/adaptasi.
 Penyusunan program pengawas sekolah berdasarkan
permendiknas RB No.21 tahun 2010 dengan pendekatan 3M
(Mengamati-Meniru-Memodifikasi)
 Mendorong dan mendampingi sekolah binaan dalam
melaksanakan pendidikan karakter melalui proses habituasi /
pembiasaan disiplin datang ke skolah lebih awal , pembiasaan
budaya 3S ( Senyum – salam – sapa ) dan gerakan peduli
lingkungan pungut sampah sebelum jam Pertama di mulai
 Membimbing guru melaksanakan ( PTK ).
Waktu & dan Tempat
Pelaksanaan

• Kegiatan On the Job Learning di sekolah


binaan dilaksanakan sejak tanggal 15 Juli sd
minggu pertama bulan oktober 2013 meliputi
: SMAN 2 Woja, SMAN 1 Dompu, SMAN 1 Pajo
, SMKN 1 Dompu, serta guru-guru di jenjang
sekolah lain yang berminat ikut bergabung
dalam kegiatan Pembimbingan Penulisan PTK
dengan jumlah total guru sebanyak 159 orang,
dengan latar belakang sangat heterogen.
PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING
A. Sosialisasi Hasil Benchmarking Potret
dan keberhasilan sekolah binaan
pengawas serta kegiatan berbagi
pengalaman dengan pengawas wilayah
barat.
 Bersama Tim sosialisa Perda
pendidikan Nomor : 5 tahun 2013 di
delapan kecamatan sejak tanggal 24 sd
31 Juli 2013
B.Sosialisasi & peny Langkah-langkan kegiatan:
Menyampaikan tayangan progran dan
program pengawas
laporan hasil pengawasan di sekolah
sekolah kabupaten binaan berdasarkan permendiknas RB
Dompu dilaksanakan No.21 tahun 2010
tanggal 17 sd 18 juli Tim Fasilitator membagikan Contoh /
2013 diikuti oleh 32 Model Program , model instrumen dan
orang pengawas model Laporan pengawas sekolah .
Diskusi kelompok menyusun
SMP/SMA dan SMK di instrumen,mengacu pada contoh / model
Kab. Dompu . untuk menyusun program penagawasan dan
laporan pengasan sekolah sedangkan teknik
kegiatan yang dilakukan adalah kerja mandiri
dengan pola ATM ( Amati - Tiru – Modifikasi ).

100% Pengawas memiliki


intrumen dan program sesuai
standar penilaian kinerja
pengawas sekolah.
C. Mendorong dan mendampingi sekolah binaan
dalam melaksanakan pendidikan karakter yang
bersifat spontan melalui proses habituasi /
pembiasaan disiplin datang ke skolah lebih awal
, 3S ( Salam - Senyum – sapa ) dan gerakan
peduli lingkungan memungut sampah sebelum
jam Pertama di mulai dan saat pulang sekolah.
Langkah – langkah dan Strategi Kegiatan :
1). Kepala sekolah dan guru serta tenaga administasi
sekolah hadir di sekolah lebih awal menjemput
kehadiran siswa dengan membiasakan budaya 3S
( Salam - Senyum-Sapa )
2). Dilanjutkan menuju halam sekolah gerakan
memungut sampah dan membuangnya ditempat
yang telah di siapkan)
Indikator keberhasilan:
Ditandai dengan tingkat keterlambatan dan ketidak
hadiran siswa dan guru dapat diminimalisir .
Terjadi hubungan yang kondusif antara siswa
dengan siswa, siswa dengan guru, guru dengan
guru serta kepala sekolah sebagai pemimpin
pembelajaran di sekolah.
C.Memberi masukan dan dorongan sekolah binaan agar Setiap guru
BP/BK disekolah mendapat jam Tatap Muka 2 jam perhari dan
atau mengisi kelas yang kosong memberikan materi inspiratif &
layanan konseling dengan tujuan :
1. Melatih cara pengendalian dan mengarahkan emosi
2. Membantu siswa untuk mencapai tujuan dan tugas
perkembangan pribadi/sosial dalam mewujudkan pribadi yang
takwa, mandiri, dan bertanggung jawab.
3. Membantu siswa dalam mempertimbangkan rencana mengikuti
studi lanjutan untuk mencapai perkembangan karier yang
optimal di masa mendatang
4. Membantu siswa siswa dapat memahami sekolah sebagai
wadah untuk mengembangkan potensi diri melalui pendidikan
sesuai dengan tingkatannya
5. Membantu siswa menggali pentingnya dimensi kecerdasan di
dalam kegiatan belajar dan pengembangannya pada potensi diri
untuk kegiatan kreativ dan produktif
Pembinaan guru dalam Menyusun
Proposal dan laporan PTK
• Kali ini saya mendapat tantangan
untuk melatih guru-guru
meningkatkan keterampilan
melaksanakan PTK.
• Jumlah peserta dalam pelatihan ini
159 orangv,menjadi tantangan
sangat tinggi.
• Bekal ajar peserta sangat variatif.
• Oleh karena itu model pelatihan
menggunakan teknik BIJAK TEBING
berbasis IHT dan Blog dengan kunci
ATM ( Amati-Tiru – Modifikasi) yang
di-blended dengan Pelaksanaan
diskusi online di kels Maya

http://suaidinmath.wordpress.com
/ptk-pts/
PELAKSANAAN ON THE JOB LEARNING

Pengwas
Sekolah

Kepala Sekolah 6

4,8,8,6, 8
6,16,5,3,3 ,2 (36)
Guru (33) Permendiknas : 12/2007

5,10,5,4
Permendiknas : 13/2007
(24)

Permendiknas : 16/2007 17
Terima Kasih

18
LAPORAN ON THE JOB LEARNING
SEBAGAI IMPEMENTASI RENCANA TINDAK
PENINGKATAN MUTU PENGAWASAN SEKOLAH
BINAAN DI KABUPETEN DOMPU NTB

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN
DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

2013