Anda di halaman 1dari 19

Pengecoran Logam

(Metal Casting)
Oleh
Yeni Muriani Zulaida
Disampaikan Pada:
Perkuliahan mata kuliah Pengecoran Logam
Silabus
• Pengantar pengecoran logam
• Prinsip dasar pembekuan logam
• Pembekuan logam berdasarkan diagram fasa kesetimbangan
• Pembekuan Besi dan Baja berdasarkan diagram fasa kesetimbangan
• Sifat- dan karakteristik Logam coran
• Desain sistem saluran
• Desain penambah
• Cetakan pasir dan proses pembuatan cetakan
• Pasir Cetak
• Pola dan desain pola
• Peleburan, penuangan dan perlakuan logam cair
• Pembongkaran dan Pengerjaan akhir
• Cacat coran, pengujian dan pemeriksaan coran
• Tungku peleburan, peralatan dan pabrik pengecoran
• Jenis-jenis pengecoran khusus.
Referensi
• Tata Surdia, Kenji Chijiwa, “Teknik pengecoran Logam”
• P.R. Beeley, “Foundry Technology”, Butterworth Scientific, 1972
• J. Gerin Sylvia, “Cast Metal Technology”, Addison-Wesley Publishing
Company 1972
• Richard A.Flinn, “ Fundamentals of Metal Casting”, Addison-Wesley
Publishing Company1962
• H.T. Angus, “Cast Iron; Physical and engineering properties”, Butterworths,
second edition 1976
• W. Kurz, D.J. Fisher, “Fundamental of Solidification”, Trans Tech Publication,
Third Edition, 1992
• Diktat Pengecoran Logam
Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
• Dapat di lihat pada RPS 2019

Aturan Perkuliahan :
1. Mahasiswa tidak terlambat, sudah siap di dalam kelas pada saat jam
kuliah
2. Selama kuliah HP dimatikan/silence, bila berbunyi saat kuliah maka
perkuliahan akan di hentikan dan Materi kuliah dianggap sudah di
sampaikan
3. Keluar masuk ruangan kelas saat kuliah berlangsung tidak dianjurkan
karena akan mengganggu konsentrasi perkuliahan.
4. Bekerja sama dan mencontek di dalam ujian maka otomatis mhsw akan
mendapat nilai E
5. Kehadiran kurang dari 80% tidak diijinkan untuk ikut ujian atau lembar
jawaban tidak akan di periksa, kecuali ada KP diluar kota cilegon/serang
dengan melampirkan surat ijin dan bukti dokumen penerimaan KP
Kontrak Perkuliahan
Penilaian Beban
UTS 30
UAS 40
Kuis 10
Tugas 10
Absensi 10

Kelas Nama No HP dan email


Kelas Kamis (A) Hotmaria Agustina Simamora riasimamora0@gmail.com
dan (C)
Kelas Jumat (B)
Sejarah Pengecoran Logam
Asal kata dari Casting yang artinya “menuang”

• Definisi Pengecoran Logam


• Menghasilkan suatu produk dengan cara
menuangkan logam cair ke dalam cetakan yang
berongga (cavity) dengan bentuk yang diinginkan
dan di biarkan hingga membeku
• Istilah Pengecoran Logam
• Metal casting/Pengecoran Logam/Penuangan Casting/Coran/Tuangan
Logam
• Foundry
Sejarah Pengecoran Logam
• Proses manufaktur lain selain pengecoran Logam
• Metal Forming (Pembentukan Logam)→mengandalkan sifat plastis logam :
pembentukan lembaran, pelat dan pejal
• Machining (Permesinan)→menghilangkan bagian dari logam : Pembubutan,
Pengeboran, Sekrap , frais
• Metal welding/Joining (pengelasan/penyambungan logam) → Membutuhkan
energy panas untuk melelehkan logam dan kemudian di sambungkan : Fusion
welding, pressure welding dan brazing soldering
• Powder Metallurgy (metalurgi Serbuk)
Keuntungan Teknik pengecoran
• Proses sangat cepat bila di bandingkan dengan proses manufaktur lainnya
• Desain produk yang beraneka ragam (sederhana→rumit)
• Metoda yang sangat ekonomis untuk memperoleh suatu komponen
• Dapat di aplikasikan pada berbagai jenis logam dan paduannnya
Sejarah Pengecoran logam
• Sejarah pengecoran dimulai ketika orang mengetahui bagaimana
mencairkan logam dan bagaimana membuat cetakan. Hal ini terjadi
kira-kira tahun 5000- 4000 sebelum masehi
• Awal penggunaan logam oleh orang , ialah ketika orang membuat
perhiasan dari emas atau perak tempaan dan kemudian membuat
senjata atau mata bajak dengan menempa tembaga
• ini dimungkinkan karena logam-logam ini terdapat dialam dalam
keadaan murni, sehingga dengan mudah orang dapat menempanya.
Sejarah Pengecoran logam
• Emas (Au) adalah logam yang mendapat perhatian pertama, tetapi
emas bersifat malleable (dapat di tempa)
• tembaga (Cu) menjadi logam pertama yang dicor.
• Kemudian ditemukan paduan tembaga dengan Timah (Sn) yang
memiliki titik lebur lebih rendah dan kekerasan yang lebih tinggi
disebut perunggu (Bronze) → zaman perunggu (Bronze Age).
• Pengecoran perunggu dilakukan pertama di Mesopotamia yang
kemudian merambah ke daerah Asia Tengah, India dan Cina
• Masa lampau pengecoran dilakukan langsung dari bijih besi kedalam
cetakan.
Sejarah Pengecoran logam
• Kokas baru ditemukan sekitar abad 18 → Tanur kecil, Tanur Tinggi dan
Kupola
• Baja mulai di buat pada pertengahan abad 19 → Henry Bessemer dan
William Siemen
• Coran aluminium baru di temukan sekitar akhir abad 19 → setelah
cara pemurnian dengan elektrolisa di temukan.
Cetakan
• Pada awalnya logam hanya di tuangkan ke dalam cetakan terbuka
(drag/cetakan bawah) yang berbahan batu yang diukir
• Bahan batu tersebut biasanya terdiri dari pasir, batu gamping yang
mudah diolah kadang di tambahkan tanah liat sebagai penguat
• Selanjutnya pola lilin mulai di gunakan sekitar 2000 tahun Sebelum
masehi
• Saat ini bahan pola dan cetakan sangat bervariasi.
Diagram Alir Proses Pengecoran
Bahan Baku Tungku Ladle

Sistem Mesin Penuangan


Pengolahan Pasir Pembuat Cetakan

Pasir Rangka Cetak Pembongkaran

Pembersihan

Pemeriksaan
Diagram alir lengkap proses pengecoran logam
Bagian/departemen pada industri pengecoran

• Bagian pembuatan Pola (bisa berada diluar departemen)


• Bagian pembuatan cetakan dan inti
• Bagian peleburan
• Bagian pembersihan dan perlakuan akhir
• Bagian kontrol kualitas
Klasifikasi Proses Pengecoran
a. Berdasarkan jenis logam cor:

1. Pengecoran Ferrous
• Pengecoran Besi (besi cor, C > 2%)
• Besi Cor Kelabu/Grey Iron
• Besi Cor Putih/White Iron
• Besi Cor Nodular/Ductile iron
• Alloy gray iron
• Besi Malleable
• Pengecoran Baja ( C < 2% )
• Baja Karbon
• Baja Paduan
2. Pengecoran non-ferrous
• Pengecoran Non-ferrous
• Tembaga dan paduan tembaga (Kuningan dan Perunggu)
• Aluminium dan Aluminium paduan
• Magnesium dan Magnesium paduan
Klasifikasi Proses Pengecoran
b. Berdasarkan jenis pekerjaannya
• Jobbing foundries, Pekerjaan foundry berdasarkan pesanan
• Captive Foundries, Pekerjaan foundry merupakan suatu bagian
(departemen) dari suatu industri manufaktur yang besar. Contohnya
di industri automotif.
Klasifikasi Proses Pengecoran
c. Berdasarkan Sifat-Sifat yang diminta
• Kekuatan ; Besi cor, besi cor bermutu tinggi, Besi cor bergrafit bulat
• Keuletan; Besi cor bergrafit bulat, besi cor mampu tempa
• Mudah dibentuk; perunggu (bronze), Paduan Aluminium
• Ringan; Aluminium dan magnesium beserta paduannya
• Konduktivitas thermal dan listrik ; coran tembaga murni
• Tahan Korosi; Stainless steel
• Tahan panas; Baja Paduan molibden
• Tahan Temperatur rendah
Klasifikasi Pengecoran berdasarkan proses
pencetakan
• Sand casting
• Permanent-mold casting
• Die casting
• Investment casting
• Ceramic mold cassting
• Full mold process
• Plaster mold casting
• Continuous casting
• Centrifugal casting.
• Counter gravity casting
• Semisolid casting