Anda di halaman 1dari 7

Mata Kuliah : PERMODELAN SISTE

Dosen : Paduloh ST,MT


Prodi : Teknik Industri
Judul : MENYELESAIKAN PERSOALAN
TRASORTASI DENGAN KENDALA
CAMPURAN (BAB 12)

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Kampus II

Disusun Oleh : Farid Argadinata ( 201610215105 )


Aditya Agam ( 201610215099 )
PENDAHULUAN

Persoalan transportasi adalah bentuk khusus


dari persoalan program linear yang berhu- bungan
dengan pengalokasian suatu komuditas tunggal dari
sejumlah sumber ke sejumlah tujuan. Persoalan
transportasi dapat ditemukan dalam industri, jaringan
komunikasi, penjadwalan, jasa pengiriman dan lain-
lain. Atas dasar kenyataan bahwa rute pengi- riman
yang berbeda akan menghasilkan biaya pengiriman
yang berbeda, maka tujuan pemecahan persoalan
transportasi adalah menentukan berapa banyak
sejenis komudi- tas yang harus dikirim dari setiap
sumber ke sejumlah tujuan sehingga permintaan dari
setiap tujuan terpenuhi dengan total biaya
pengiriman minimum.
Dalam persoalan transportasi yang diinginkan adalah
persoalan transportasi yang seimbang dengan jumlah
persediaan sama dengan jumlah permintaan. Akan tetapi
dalam kenyataanya tidak dapat dipastikan bahwa persoalan
transportasi selalu seimbang, sebab sering dijumpai persoalan
transportasi dengan jumlah persediaan melebihi permintaan
atau sebaliknya. Persoalan yang demikian, dimana jumlah
persediaan tidak sama dengan jumlah permintaan disebut
ketidakseimbangan transportasi.
Persoalan transportasi merupakan kasus khusus dalam masalah
program linear yang dapat diselesaikan dengan metode
simplex trasportasi. Untuk menentukan solusi awal dapat
digunakan metode pojok barat laut, metode biaya minimum,
atau metode Vogel
PERSOALAN TRANSPORTASI
DENGAN KENDALA CAMPURAN

Dalam bab ini dibahas tentang penyelesaian persoalan transportasi


dengan kendala cam- puran dengan menggunakan algoritma more-for-
less. Pembahasan ini dimulai dengan menentukan solusi awal dengan
menggunakan metode Vogel dan menggunakan indeks matriks variabel
dual dan teorema MFL untuk menentukan solusi optimal.
Pandian dan Natarajan [8] menyarankan sebuah masalah batas
terkecil yang diperoleh dengan menukarkan semua pertidaksamaan pada
kendala campuran diubah menjadi ke bentuk persamaan, dimana pada
ruas kanan dari pertidaksamaan adalah nilai terkecil dari persediaan dan
permintaan.
Berikut dibahas metode untuk menentukan solusi awal, yaitu metode Vogel.
Metode Vogel meru- pakan cara terbaik dibanding metode pojok barat
ataupun metode biaya minimum. Berikut langkah-langkah yang ditempuh
dalam penggunaan metode Vogel adalah
1. Hitung penalti untuk tiap kolom dan baris dengan cara
mengurangkan biaya teren- dah pertama dengan biaya terendah
berikutnya.
2. Selidiki kolom atau baris dengan penalti terbesar. Alokasikan
sebanyak mungkin pada sel dengan biaya terkecil, sesuaikan dengan
persediaan dengan permintaan. Kemudian ditandai kolom atau baris
yang sudah terpenuhi. Apabila terdapat dua buah kolom atau baris
yang terpenuhi secara simultan, maka pilih salah satu yang ditandai
sehingga persediaan atau permintaan pada baris atau kolom yang
terpilih adalah nol. Setiap baris atau kolom dengan persediaan atau
permintaan sama dengan nol, tidak akan terbawa lagi dalam
perhitungan penalti berikutnya.
1. (a) Apabila tersisa satu kolom atau baris yang belum ditandai, stop.
(b) Apabila tersisa satu kolom atau baris dengan persediaan atau

permintaan positif belum ditandai, tentukan variabel basis pada


kolom atau baris dengan metode biaya minimum.
(c) Apabila semua baris dan kolom yang belum ditandai mempunyai
persedi- aan dan permintaan sama dengan nol, tentukan variabel-
variabel basis yang berharga nol dengan metode biaya minimum.
Kemudian stop.
(d) Jika 3a, 3b dan 3c tidak terjadi, hitung kembali penalti untuk baris
atau kolom yang belum ditandai. Kembali ke nomor 2.
ALGORITMA MORE-FOR-LESS

Dalam persoalan transportasi yang diinginkan adalah persoalan


transportasi yang seim- bang dengan jumlah persediaan sama
dengan jumlah permintaan yang mana kendala- kendala persoalan
transportasi seimbang. Akan tetapi dalam kenyataanya terdapat
per- soalan transportsi dengan kendala campuran, secara umum
persoalan transportasi Persoalan transportasi dengan
kendala campuran diselesaikan dengan
menggunakan algoritma more-for-less. Secara
ringkas, algoritma more-for-less untuk persoalan trans-
portasi dengan kendala campuran adalah sebagai
berikut:
Langkah 0. Membuat model matematika dari
persoalan transportasi dengan kendala campuran
dengan bentuk umum program linear (2).
Langkah 1. Setelah diperoleh model matematika dari
persoalan transportasi dengan kendala campuran,
selanjutnya dibuat tabel persoalan transportasi
dengan kendala cam- puran.
Langkah 2. Membentuk masalah batas terkecil