Anda di halaman 1dari 14

NAMA

ANGGOTA

Fajar Dwi Laksmana 1.15.2.10186

I Made Dwika Suryana 1.15.2.10130

I Made Donny Setiawan 1.15.2.10230

Putu Nathanael Christian 1.15.2.10233

I Made Jaya Palguna 1.15.2.10237

Ahmad Sanad 1.15.2.10186


INSTRUMEN KEUANGAN

Instrumen keuangan (financial


instruments) adalah setiap kontrak
yang menambah nilai aset
keuangan (financial assets) entitas
dan liabilitas keuangan (financial
liability) atau instrumen ekuitas
(equity instruments) entitas lain
Pemisahan Liabilitas dan Ekuitas

Fitur penting yang membedakan antara instrumen


kewajiban dan instrumen ekuitas adalah adanya kewajiban
kontraktual satu dari pihak instrumen keuangan untuk
menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya yang
berpotensi tidak menguntungkan penerbit. Beberapa jenis
instrumen keuangan memiliki bentuk hukum berupa
ekuitas tetapi secara substansi merupakan kewajiban dan
bentuk lainnya mungkin berupa kombinasi dari fitur
instrumen ekuitas dan fitur instrumen kewajiban.
Instrumen Keuangan Majemuk

Penerbit instrumen keuangan non-derivatif


mengevaluasi persyaratan instrumen
keuangannya untuk menentukan apakah
instrumen tersebut mengandung komponen
ekuitas dan kewajiban. Komponen tersebut harus
diklasifikasikan secara terpisah sebagai
kewajiban keuangan, aset keuangan dan
instrumen ekuitas
Saham Treasuri, Bunga, Dividen,
Kerugian/Keuntungan

Saham Treasuri

Bunga, Dividen,
Kerugian/Keuntungan
Saling Hapus atas Asset dan Liabilitas

Dalam akuntansi untuk transfer atas aset keuangan yang tidak


memenuhi kualifikasi penghentian pengakuan, maka entitas
tidak boleh melakukan saling hapus aset keuangan yang
ditransfer dan liabilitas terkait. Untuk memenuhi kriteria
saling hapus, entitas saat ini harus memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus
Instrumen keuangan Deriavatif dan Derivatif
Melekat

• Derivatif adalah suatu instrumen keuangan atau kontrak lain dengan tiga
karakteristik .

• Derivatif melekat merupakan komponen dari instrumen campuran (hybrid instrument)


atau instrument yang digabungkan (combined instrument) di mana di dalamnya
termasuk pula kontrak utama non derivatif, yang mengakibatkan sebagian arus kas
yang berasal dari instrument yang digabungkan bervariasi seperti derivatif yang
berdiri sendiri.
Klasifikasi Instrumen Keuangan
• - Aset keuangan atau kewajiban keuangan yang dinilai pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi.
• - Investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo.
• -Pinjaman yang diberikan dan piutang
• -Aset keuangan tersedia untuk dijual
• -Tainting
Pengukuran Awal, Pengukuran
Selanjutnya, Reklasifikasi, Penurunan Nilai

Pengukuran Awal
• Pada saat pengakuan awal, entitas pada umumnya
mengukur aset keuangan menggunakan akuntansi
tanggal transaksi pada nilai wajar ditambah biaya
transaksi, kecuali aset keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi pada
awalnya hanya diakui pada nilai wajar (fair value).
Pengukuran Selanjutnya Pengukuran Selanjutnya
• Setelah pengakuan awal, aset keuangan dan • lalu aset keuangan dan
liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar, liabilitas keuangan diukur
biaya perolehan diamortisasi atau biaya dengan menggunakan
perolehan tergantung kalisifikasi apakah salah satu dari tiga atribut
nilai wajar dapat ditentukan dengan andal. pengukuran berikut.

• Biaya perolehan
• Biaya Perolehan
diamortisasi,
• Nilai wajar
Reklasifikasi
• Instrumen keuangan yang sebelumnya termasuk dalam HTM atau AFS yang
memiliki nilai fair value yang meningkat kemudian manajemen
mereklasifikasinya sebagai trading sehingga dampak dari kenaikan tersebut
langsung dapat dinikmati perusahaan sebagai income pada tahun berjalan
(karena apabila masih duduk sebagai HTM kenaikan atau laba hanya dapat
dibukukan saat telah jatuh tempo, sedangkan AFS laba dapat dibukukan saat
terjadi penjualan saja.
Penurunan Nilai
• Aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai
apabila:
• Nilai tercatat atau biaya perolehan diamortisasi lebih besar daripada nilai yang
dapat diperoleh kembali
• Evaluasi atas apakah terdapat bukti objektif penurunan nilai harus dilakukan
pada setiap tanggal neraca.
• Bila terdapat bukti objektif penurunan nilai, maka harus dilakukan estimasi
nilai yang dapat diperoleh kembali dan mengakui kerugian penurunan nilai.
Lindung Nilai

• Instrumen lindung nilai adalah:


• A. Derivatif yang telah ditetapkan
• B. Aset keuangan non derivatif atau kewajiban keuangan non derivatif yang telah
ditetapkan (hanya untuk lindung nilai atas risiko perubahan nilai tukar mata uang
asing), yang mempunyai nilai wajar atau aruskas yang diperkirakan dapat saling
hapus denganperubahan nilai wajar atau arus kas dari item yang dilindung nilai.
• Akuntansi lindung nilai mengakui pengaruh saling hapus pada laporan laba rugi atas
perubahan nilai wajar dari instrument lindung nilai dan item yang dilindung nilai. Hubungan
lindung nilai terdiri dari tiga jenis: