Anda di halaman 1dari 43

KONSEP DIRI

1
Kasus Pemicu: I
 Seorang remaja bernama “ Q” usia 18 tahun, tampak selalu
murung datang ke sekolah. Dia merasa malu dengan teman –
temannya karena tubuhnya yang pendek dan gemuk walaupun
banyak ada temannya yang bilang kalau wajahnya cantik dan
mengggemeskan. Masalah apakah yang dialami oleh remaja
Q ini?
Kasus Pemicu II
 Tn. A usia 38 tahun,suku bangsa jawa mempunyai 4 orang
anak dan 1 orang istri,saat ini klien di PHK dari kantornya
sejak sebulan yang lalu. Beliau sekarang tampak sering
melamun dan males melakukan aktivitas. Beliau merasa kalau
dirinya sudah tidak dapat berperan sebagai kepala keluarga
lagi. Masalah apa yg dilami oleh Tn. A?
Kasus Pemicu III
 Tn. G seorang yang pendiam dan pemalu. Beliau bertingkah
laku seperti wanita. Tn. G akan marah bila ada orang yg
memanggilnya bapak atau om. Tn. G senang berteman
dengan perempuan. Masalah apa yg kita temukan pada Tn. G?
Kasus Pemicu IV
 Seorang pria berusia 26 tahun dirawat di rumah sakit jiwa
daerah Provinsi Jambi sejak 3 bulan yang lalu Oleh keluarga.
alasan ia dibawa ke rumah sakit karena tampak tidak percaya
diri, malu dengan kakinya yang pincang, menyalahkan dirinya
sendiri karena tidak mempunyai pekerjaan yang
diharapkannya, lebih senang menyendiri dan mengurung diri
saat dirumah. Apakah masalah keperawatan yang tepat pada
kasus di atas?

5
Pengertian Konsep Diri
 Semua ide, pikiran, kepercayaan dan pendirian yg
diketahui individu tentang dirinya dan
mempengaruhi individu dlm berhubungan dengan
orang lain.

 Merupakan hal yg komplek dan abstrak, tidak dapat


diraba dan tidak berwujud.

 Konsep dasar yg perlu diketahui perawat untuk


mengerti perilaku dan pandangan klien tentang diri,
masalah serta lingkungannya.

6
Konsep diri terdiri atas 5 komponen :

1. Gambaran Diri (Body image)


2. Ideal Diri
3. Harga Diri
4. Peran
5. Identitas Diri

7
Lanjutan
Beck, William dan Rawlin
 Konsep diri adalah cara individu memandang
dirinya secara utuh: fisikal, emosional, intelektual,
sosial dan spiritual.

 Konsep diri dipelajari melalui kontak sosial dan


pengalaman berhubungan dg orang lain.

8
Gambaran Diri ( Body Image)
 Sikap,persepsi, keyakinan dan pengetahuan
individu secara sadar atau tidak sadar terhadap
tubuhnya yaitu ukuran, struktur, fungsi,
keterbatasan makna dan objek yg kontak terus-
menerus (anting, make up, pakaian, kursi roda)
baik masa lalu maupun sekarang

9
Gambaran Diri ( Body Image)
Pada klien yg dirawat di RS umum perubahan
ini sangat mungkin terjadi, Stessor pada tiap
perubahan adalah :
1. Perubahan ukuran tubuh
2. Perubahan bentuk tubuh
3. Perubahan struktur
4. Perubahan fungsi
5. Keterbatasan
6. Makna dan objek yg sering kontak

10
Gambaran Diri ( Body Image)
Tanda dan Gejala yg dapat dikaji adalah:
1. Menolak melihat atau menyentuh bagian tubuh
yg berubah.
2. Menolak menjelaskan perubahan tubuh.
3. Tidak menerima perubahan tubuh yg telah /
Akan terjadi
4. Persepsi negatif pada tubuh
5. Mengungkapkan keputusasaan
6. Mengungkapkan ketakutan

11
Gambaran Diri ( Body Image)
Masalah keperawatan yg mungkin timbul
 Gangguan citra tubuh
 Gangguan harga diri

Prinsip Tindakan Keperawatan (Keliat, 1998) :


1. Bantu identifikasi perubahan citra diri klien
2. Bantu untuk menerima realita, perubahan struktur,
bentuk atau fungsi tubuh.
3. Bantu untuk menyusun rencana penyelesaian masalah yg
dihadapi

12
Ideal Diri
 Persepsi individu tentang bagaimana dia berprilaku
berdasarkan standar, tujuan, aspirasi atau nilai personal
tertentu.

 Sering disebut cita-cita, keinginan, harapan tentang


diri sendiri.

 Gangguan pada ideal diri: Ideal diri yg terlalu tinggi,


sukar dicapai dan tidak realistis

13
Tanda dan gejala saat pengkajian
ditemukan:
 Mengungkapkan keputusasan
akibat penyakitnya.

Mengungkapkan keinginan yg
terlalu tinggi.

14
Faktor yg Mempengaruhi Individu
Dlm Membentuk Ideal Diri
 Kecenderungan individu menetapkan ideal diri dari batas
kemampuannya
 Faktor budaya
 Ambisi

15
Masalah Keperawatan yg
mungkin timbul.

 Ideal diri tidak realistis


 Gangguan konsep diri : harga diri
rendah
 Ketidakberdayaan
 keputusasaan

16
Harga Diri
 Penilaian Individu tentang pencapaian diri dg menganalisa
seberapa jauh perilakunya sesuai dengan ideal diri (Keliat,
1998)

 Menurut Capernito, 1995. Harga diri terjadi secara :


o Situasional, misalnya trauma tiba-tiba
( operasi, kecelakaan, perceraian, PHK, dll)
o Kronik perasaan negatif terhadap diri yg telah
berlangsung lama yaitu sebelum klien
sakit/dirawat

17
Tanda dan gejala yg ditemukan saat
pengkajian

Perasaan malu terhadap diri sendiri


Rasa bersalah terhadap diri sendiri
Merendahkan martabat
Gangguan hubungan sosial seperti
menarik diri
Percaya diri kurang
Mencederai diri
18
Masalah keperawatan yg
mungkin timbul :
 Gangguan Konsep diri : harga diri
rendah
 Keputusasaan
 Isolasi sosial
 Risiko Perilaku kekerasan.

19
Prinsip tindakan keperawatan (Keliat)
:
Pada Klien HDR
 Hindarkan penilaian negatif
 Berikan pujian yg realistis
 Perluas kesadaran diri klien dgn melihat
aspek positif diri
 Beri kesempatan klien untuk berhasil

20
Cara Meningkatkan Harga Diri
 Memberi kesempatan berhasil
 Menanamkan gagasan
 Mendorong aspirasi
 Membantu membentuk koping

21
Peran

 Seperangkat perilaku yg
diharapkan secara sosial
berhubungan dg fungsi individu
pada berbagai kelompok sosial.

22
Tanda dan Gejala yg ditemukan
 Mengingkari ketidakmampuan
menjalankan peran
 Ketidakpuasan peran
 Kegagalan menjalankan peran
 Ketegangan menjalankan peran yg baru
 Kurang bertanggung jawab
 Apatis, bosan , jenuh dan putus asa
23
Masalah Keperawatan yg
mungkin timbul

 Perubahan penampilan peran


 Gangguan konsep diri : harga diri
rendah
 Keputusasaan
 Ketidakberdayaan

24
Faktor Yg Mempengaruhi dlm
Menyesuaikan diri dengan Peran
 Kejelasan perilaku dan pengetahuan yg sesuai dengan
peran
 Konsistensi respon orang yg berarti terhadap peran yg
dilakukan
 Kesesuaian dan keseimbangan antar peran yang diemban
 Keselarasan budaya dan harapan individu terhadap
perilaku peran
 Pemisahan situasi yg akan menciptakan ketidak sesuaian
perilaku peran.
25
Identitas Diri

 Kesadaran akan keunikan diri


sendiri yg bersumber dari
penilaian dan observasi diri
sendiri.

26
Tanda dan Gejala yg ditemukan :

 Tidak percaya diri


 Sukar mengambil keputusan
 Ketergantungan
 Masalah dalam hubungan interpersonal
 Ragu / tidak yakin terhadap keinginan
 Proyeksi / menyalahkan orang lain

27
Enam Ciri identitas Ego
 Mengenal diri sendiri sebagai organisme yang utuh dan
terpisah dari orang lain
 Mengakui jenis kelamin diri sendiri
 Memandang berbagai aspek dalam dirinya sebagai suatu
keselarasan
 Menilai diri sendiri sesuai dengan penilaian masyarakat
 Menyadari hubungan masa lalu, sekarang dan akan datang
 Mempunyai tujuan yg bernilai yg dpt direalisasikan

28
Masalah Keperawatan
 Identitas diri rendah

 Harga Diri Rendah

29
Prinsip Tindakan Keperawatan
Bantu ungkapkan perasaan dan pikiran
 Bantu identifikasi hal-hal positif
 Eksplorasi kekuatan dan sumber-
sumber pada klien
 Diskusi harapan-harapan klien
 Tingkatkan interaksi sosial

30
Masalah Keperawatan
1. Gangguan Konsep diri: harga diri
rendah situasional
2. Gangguan Konsep diri: harga diri
rendah kronis
3. Gangguan Citra Diri
4. Gangguan Identitas Pribadi
5. Keputusasaan
6. Ketidakberdayaan
31
Lanjutan
7. Isolasi Sosial: Menarik Diri
8. Perubahan penampilan peran
9. Risiko perilaku kekerasan

32
Rentang Respons Konsep Diri

Respon Adaptif Respon Maladaptif

Aktualisasi Konsep diri Harga diri Kerancuan Depersonal


Diri positif rendah identitas lisasi

33
Aktualisasi Diri
 Keinginan seseorang untuk menggunakan
semua kemampuan dirinya untuk mencapai
apapun yang mereka mau dan bisa dilakukan.

34
Aktualisasi Diri
 Ketepatan seseorang didalam menempatkan
dirinya sesuai dengan kemampuan yang ada
didalam dirinya.

35
Konsep diri positif
 Konsep diri yang meyakini bahwa seseorang bisa
melakukan sesuai yang diinginkan

36
KONSEP DIRI POSITIF
1. Yakin dapat mengatasi masalah

2. Merasa setara dengan orang lain

3. Menerima pujian tanpa rasa malu

4. Sadar setiap orang punya berbagai perasaan, perilaku, dan


keinginan yang tidak seluruhnya tidak disetujui oleh
masyarakat.

5. Mampu memperbaiki diri sendiri.


37
KONSEP DIRI NEGATIF

Tidak tahan kritik, mudah marah, menganggap koreksi


dari orang lain sebagai usaha untuk menjatuhkan dirinya
Haus atau sangan responsif terhadap pujian, di sisi
lain sangat kritis dalam menilai orang lain serta tidak
sanggup menerima kelebihan orang lain.
Enggan berkompetisi dengan lain
Cenderung merasa tidak disenangi, tidak diperhatikan
serta tidak diterima oleh orang lain.

38
Harga Diri Rendah
 Evaluasi diri/perasaan tentang diri atau
kemampuan diri yang negatif dapat secara
langsung atau tidak langsung diekspresikan
(NANDA,2005).

39
Harga Diri Rendah
 Perasaan tidak berharga, tidak berarti dan rendah
diri yang berkepanjangan akibat evaluasi yang
negative terhdap diri sendiri atau kemampuan
diri. Adanya perasaan hilang kepercayaan diri,
merasa gagal karena tidak mampu mencapai
keinginan sesuai ideal diri

40
Kerancuan identitas
 Kegagalan individu dalam kemalangan aspek
psikososial dan kepribadian dewasa yang
harmonis

41
Depersonalisasi
 Perasaan yang tidak realistis terhadap diri sendiri
yang berhubungan dengan kecemasan, kepanikan
serta tidak dapat membedakan dirinya dengan
orang lain.

42
TERIMA KASIH

43