Anda di halaman 1dari 47

Hasil pengobatan

 Keberhasilan suatu pengobatan dilihat


dari hasil atau outcome-nya
 Outcome pengobatan tidak hanya
outcome klinik tapi dapat juga
merupakan outcome humanistik.
Contoh outcome klinik
 penurunan gejala spt : intensitas nyeri,
pendarahan
 Penurunan kadar gula darah
 penurunan ukuran tumor
 Penurunan kadar penanda tumor
 dll
Outcome humanistik
Outcome humanistik → dievaluasi : kualitas hidup
pasien (health-related quality of life =HRQOL).

HRQOL : bagian dari kualitas hidup seseorang yang


menggambarkan :
 efek fungsional dari penyakit
 konsekuensi terapi dari pasien yang dirasakan oleh
pasien itu sendiri.
HRQOL
outcome menurut penilaian pasien yang berkaitan dengan :
 persepsi kesehatan,
 perasaan nyaman
 kemampuan fungsional.

Penilaian :
 harus didasarkan pada laporan pasien
 harus mencakup domain yang relevan pada kemampuan
fungsional sehari-hari (fisik, mental, sosial)
untuk penyakit yang spesifik dan atau regimen terapi.
HRQOL
dipengaruhi oleh :
 aspek pelayanan kesehatan utama seperti hubungan
dengan profesional kesehatan.
 karakteristik pasien
 karakteristik dari penyakitnya itu sendiri (termasuk
progresivitas dari penyakit).
Instrumen untuk pengukuran
HRQOL
 sangat tergantung pada tujuan dari uji klinik yang
dilakukan dengan memperhatikan kekuatan dan
kelemahan dari instrumen yang digunakan.

Dalam pengukuran digunakan dua pendekatan dengan


menggunakan :
 instrumen generik
 instrumen spesifik.
Instrumen untuk pengukuran
HRQOL
 Instrumen generik digunakan untuk
: mengetahui profil kesehatan dan
pengukuran utility.
 Instrumen spesifik fokus pada :
keadaan kesehatan yang spesifik
EQ-5D
Kuesioner EQ-5D :
 salah satu kuesioner yang dipergunakan untuk
pengukuran HRQOL secara umum atau generik.
 terdiri dari dua bagian yang diisi sendiri oleh pasien (±
lima menit).

 Bagian pertama : EQ-5D Descriptive System


 bagian kedua : EQ-VAS (Visual Analog Scales).
EQ-5D
EQ-5D Descriptive System

terdiri dari lima item yang mencakup lima dimensi :


 kemampuan berjalan/bergerak( mobility)
 perawatan diri (self care)
 kegiatan yang biasa dilakukan (usual activity)
 rasa kesakitan/tidak nyaman (pain/discomfort)
 rasa cemas/depresi (anxiety/depression)

Pasien harus memilih pernyataan pada setiap aspek yang


paling sesuai dengan kondisinya pada saat pertanyaan
diajukan.
Kuesioner EQ-5D
Utility (nilai indeks EQ-5D)
 nilai pada tingkat status kesehatan atau perbaikan
status kesehatan suatu individu
 keadaan atau kondisi beberapa penyakit yang
diuraikan kepada subjek untuk membantu
menentukan keadaan penyakit atau kondisi kesehatan
berada, dengan nilai :
antara 0,0 (meninggal) dan
1,0 (kesehatan sempurna)
 Kuesioner EQ-5D dirancang untuk dikerjakan sendiri
oleh pasien dan cukup singkat untuk digunakan
dibandingkan dengan pengukuran lain.

Masing-masing dimensi dinilai pada tiga tingkat:


 1 : tidak bermasalah
 2 : bermasalah sedang
 3 : bermasalah berat
 Kondisi kesehatan ditentukan untuk kombinasi respon
dari lima dimensi sehingga menghasilkan 243 kondisi
kesehatan atau 244 bila ditambah kondisi mati.
 Nilai dari 244 kondisi kesehatan dihitung dengan
rangkaian nilai (value set) untuk masing-masing negara
sesuai dengan kondisi masyarakatnya.
 Di Indonesia belum ada rangkaian nilai tersebut, oleh
karena itu digunakan value set Internasional atau dari
negara dengan karakteristik penduduk mendekati
penduduk Indonesia misalnya : Thailand atau Malaysia
 Contoh perhitungan berdasarkan kuesioner yang diisi
oleh pasien :
 11223
Value set Internasional
EuroQoL Level 1 Level 2 Level 3
Dimension
Mobility 0 0,069 0,314
Selfcare 0 0,104 0,214
Usual activity 0 0,036 0,094
Pain / discomfort 0 0,123 0,386
Anxiety / 0 0,071 0,236
depression
Constant = 0,081 N3 = 0,269
(jika ada level 2 (jika ada level 3)
atau 3)
Value set Internasional
Contoh perhitungan :
 nilai sempurna adalah 1 (11111).
 Untuk nilai abcde = 1 – nilai a – nilai b – nilai c – nilai
d – nilai e – 0,081 (jika ada unsur level 2) – 0,269 (jika
ada unsur level 3),
 misalnya : 11223 = 1 – 0 – 0 - 0,036 – 0,123 – 0,236 –
0,081 – 0,269 = 0,255, maka nilai indeks dari kondisi
kesehatan tersebut adalah : 0,255.
Value set Thailand
Dimensi Level 1 Level 2 Level 3
Kemampuan berjalan/bergerak 0 0,121 0,432
Perawatan diri 0 0,121 0,241
Kegiatan yang biasa dilakukan 0 0,059 0,118
Rasa kesakitan/tidak nyaman 0 0,072 0,209
Rasa cemas (depresi) / sedih 0 0,032 0,110
Konstanta = N3=0,139
0,202 (jika ada level 3)
(jika ada level 2
atau 3)
Value set Thailand
Contoh perhitungan
 Tanggapan dinilai pada skala mulai dari -0,59 sampai
1,00.
 Nilai lebih rendah menunjukkan kualitas hidup yang
lebih buruk.
 Nilai 0 tidak mewakili kualitas hidup dan skor kurang
dari 0 mewakili kualias hidup yang dirasakan oleh
responden lebih buruk daripada kematian.
 Untuk nilai sempurna adalah 1 (11111).
Contoh perhitungan :
 Untuk nilai abcde = 1 – nilai a – nilai b – nilai c – nilai
d – nilai e – 0,202 (jika ada unsur level 2) – 0,139 (jika
ada unsur level 3),
 misalnya : 11223 = 1 – 0 – 0 - 0,059 – 0,072 – 0,110 –
0,202 – 0,139 = 0,418, maka nilai indeks dari kondisi
kesehatan tersebut adalah : 0,418.
Utility Value
(pd pasien kanker serviks)
Utility index
stage n Pre- Post p
chemotherapy chemotherapy
mean SD Mean SD
I 8 0.50 0.20 0.89 0.10 0.00a
II 29 0.43 0.21 0.81 0.17 0.00b
III 21 0.27 0.46 0.63 0.31 0.00b
IV 3 0.13 0.59 0.44 0.55 0.10a
n= number patients ;a Wilcoxon test (p<0.05); b
t-test (p<0.05). SD=Standard Deviation
EQ-5D
EQ-5D VAS
 Pada bagian kedua, pasien diminta untuk menentukan
status kesehatan yang dirasakan pada saat diwawancarai
dengan cara memilih skor pada skala.
 menilai kondisi kesehatan pada saat tersebut, diukur pada
10 titik interval dalam skala 20 cm.
 Kondisi kesehatan terburuk yang dibayangkan dinilai
sebagai 0 pada bagian bawah skala
 kondisi kesehatan terbaik yang dibayangkan dinilai sebagai
100 pada bagian atas.
 Pasien diminta memberi tanda pada garis yang
menurutnya menunjukkan kondisi kesehatannya
(EuroQoL Group, 2008).
 Bagian kedua dari kuesioner EQ-5D-3L ini
mencantumkan alat ukur berupa VAS 20 cm yang
mempunyai end point berlabel:
 “best imaginable health state” (status kesehatan
terbaik yang dapat dibayangkan) dgn skor 100
 “worst imaginable health state” (status kesehatan
terburuk yang dapat dibayangkan), dengan skor 0
 Penelitian mengenai outcome humanistik pasien baik kualitas hidup maupun
kondisi kesehatan umum dan utility pada pasien sangat penting untuk
dilakukan.
diperlukan untuk mengetahui :
 perubahan kualitas hidup baik status fungsional, gejala yang diderita, dan
status kesehatan / kualitas kehidupan global pasien dari waktu ke waktu,
 kondisi kesehatan umum
 utility pasien.

Data-data bermanfaat untuk :


 memantau efek pengobatan
 dapat dijadikan acuan keberhasilan dari suatu terapi.
 data awal untuk pertimbangan dalam merumuskan tindakan yang tepat bagi
pasien, membantu dokter dalam memilih regimen terapi yang efektif dan
ditoleransi dengan baik oleh pasien
Kuesioner EORTC QLQ-C30
 EORTC QLQ : European Organization
for Research and Treatment of Cancer
Quality of Life Questionnaire
 Spesifik dipergunakan untuk
pengukuran HRQOL pasien kanker
(terdiri dari 30 pertanyaan)
Kuesioner EORTC QLQ-C30
kategori Jumlah No mor skor representasi
pertanyaan pertanyaan

Fungsional 8 1-5; 26-28 1-4 1=tidak;


Gejala 20 6-25 1-4 2=sedkit;
3=sering;
4=sangat sering
Status 2 29-30 1-7 1=sangat buruk;
kesehatan 2=buruk;
global 3=agak buruk;
4=sedang;
5=agak baik;
6=baik;
7=sangat baik
Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Nomor pertanyaan untuk setiap domain
Domain Nomor
Pertanyaan
Fungsional
Fisik 1-5
Peran 6-7
Emosi 21-24
Kognitif 20,25
Sosial 26-27
16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 29
Kuesioner EORTC QLQ-C30
Domain Nomor
Pertanyaan
Gejala
Kelelahan 10,12,18
Mual & muntah 14-15
Nyeri 9,19
Sesak nafas 8
Sulit tidur 11
16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 30
Kuesioner EORTC QLQ C-30
Domain Nomor
Pertanyaan
Gejala
Penurunan 13
nafsu makan
Sembelit 16
Diare 17
Kesulitan 28
Keuangan
16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 31
Kuesioner EORTC QLQ C-30

Domain Nomor
Pertanyaan
Status kesehatan 29-30
global

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 32


Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Contoh kuesioner
EORTC QLQ-C30
Cara menghitung skor kualitas hidup
dengan menggunakan kuesioner
EORTC QLQ C-30 terdiri dari dua
tahap.
 Tahap pertama : menghitung raw
score
 Tahap yang kedua : transformasi linear.
EORTC QLQ-C30
Tahap menghitung raw score
menggunakan rumus :
 Raw Score = RS = (I1 + I2 + I3 + ….
In)/n
 dengan I = nilai untuk tiap item
pertanyaan dan n =jumlah item
pertanyaan.
EORTC QLQ C-30
Tahap transformasi linear dilakukan untuk
menstandarkan raw score, sehingga rentang skor
menjadi antara 0 – 100.
Terdapat tiga persamaan yang digunakan, masing-
masing untuk skala fungsional, skala gejala dan status
kesehatan global seperti yang tercantum pada Tabel .
Persamaan untuk menghitung skor pada tahap
transformasi linear

skala persamaan
fungsional S = [1-((RS-1)/rentang)] x 100
gejala S = [(RS – 1)/rentang] x 100
Status kesehatan global S = [(RS - 1)/rentang] x 100

Keterangan :
S :skor; RS : raw score
Rentang : perbedaan antara nilai mungkin maksimum dari
raw score dan nilai mungkin minimum. Karena skor untuk
tiap item antara 1 – 4, maka rentang = 3. Kecuali pada item
yang berkontribusi pada status kesehatan global/QoL, skor
untuk tiap item antara 1-7, maka rentang = 6
EORTC QLQ-C30
 untuk fungsional dan status kesehatan
global: Skor yang lebih tinggi
merepresentasikan level yang lebih
baik
 untuk gejala : skor yang lebih tinggi
merepresentasikan level yang lebih
buruk
EORTC QLQ-C30
 Contoh perhitungan berdasarkan kuesioner yang diisi
oleh pasien
Kuesioner EORTC QLQ-C30
Domain Nilai
Fungsional
Fisik
Peran
Emosi
Kognitif
Sosial

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 40


Kuesioner EORTC QLQ-C30
Domain Nilai
Gejala
Kelelahan
Mual & muntah
Nyeri
Sesak nafas
Sulit tidur
16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 41
Kuesioner EORTC QLQ C-30
Domain Nilai

Gejala
Penurunan
nafsu makan
Sembelit
Diare
Kesulitan
Keuangan
16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 42
Kuesioner EORTC QLQ C-30

Domain Nilai
Status kesehatan
global

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 43


Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Contoh kasus : pasien kanker serviks Stadium I
Domain Sebelum Setelah p r
kemoterapi kemoterapi*

Rata- SD Rata-rata SD
rata
Fungsional
Fisik 83,55 14,83 88,89 9,57 0,13 -
Peran 84,88 21,73 93,89 7,76 0,19 -
Emosi 77,20 14,69 98,61 4,81 0,08 -
Kognitif 94,71 10,60 100,0 0,00 0,08 -
Sosial 79,50 15,84 81,94 16,60 0,48 -
*3 siklus

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 44


Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Contoh kasus : pasien kanker serviks Stadium I

Domain Sebelum Setelah p r


kemoterapi kemoterapi*
Rata- SD Rata-rata SD
rata
Gejala
Kelelahan 17,89 18,33 7,41 5,47 0,03 -0,03
Mual & 11,15 16,43 20,83 18,97 0,53 -
muntah
Nyeri 22,96 19,53 11,11 14,79 0,06 -
Sesak nafas 6,38 10,77 1,39 4,81 0,09 -
Sulit tidur 22,95 21,45 2,78 9,62 0,04 -0,25
*3 siklus

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 45


Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Contoh kasus : pasien kanker serviks Stadium I
Domain Sebelum Setelah p r
kemoterapi kemoterapi*
Rata- SD Rata-rata SD
rata
Gejala
Penurunan 22,07 17,79 33,33 24,62 0,08 -
nafsu makan
Sembelit 12,09 17,38 0,00 0,00 0,06 -
Diare 11,34 16,26 0,00 0,00 0,05 -
Kesulitan 15,19 21,23 8,33 20,72 0,34 -
Keuangan

*3 siklus

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 46


Kuesioner EORTC QLQ-C30
 Contoh kasus : pasien kanker serviks Stadium I
 Stadium I
Domain Sebelum Setelah p r
kemoterapi kemoterapi*
Rata- SD Rata- SD
rata rata
Status 33,30 35,52 79,17 7,54 0,00 0,20
kesehatan
global

*3 siklus

16 June 2019 Program Studi S3 Ilmu Farmasi UGM 47

Anda mungkin juga menyukai